3 September 2010
» Nikkei
- Indeks
Saham rata-rata Nikkei Jepang telah berakhir menguat 1,5% pada sesi
perdagangannya hari Kamis (02/09), bergerak menjauhi level terendah
16-bulan yang dicapai sehari sebelumnya, setelah data manufaktur dan China
mengurangi kekhawatiran para investor terhadap ekonomi global.
- Para pelaku pasar mengatakan Nikkei cukup stabil
menyusul koreksi 7,5% pada bulan Agustus, diperkirakan dibantu oleh
pembelian dari para investor institusi domestik di level terendah dan
dengan pembelian kontrak berjangka dari investor asing.
- Rebound
manufaktur di China dan
pertumbuhan di Australia
yang melampaui prediksi membantu menghambat kenaikan yen dan memperkuat
pasar Tokyo
pada hari Rabu (01/09).
- Saham-saham
global kemudian juga menguat setelah Institute for Supply Management
mengatakan indeks aktivitas industri Amerika bertumbuh mencapai 56,3 pada
bulan Agustus dari 55,5 pada bulan Juli, jauh lebih tinggi dibandingkan
perkiraan para ekonom.
- Kewaspadaan
menjelang rilis data lapangan kerja Amerika juga menghambat investor
membeli secara agresif. Laporan ADP Employment Services menunjukkan
perusahaan-perusahaan swasta Amerika secara tak terduga mengurangi 10.000
lapangan kerja pada bulan Agustus.
- Data
pemerintah juga mengindikasikan pengeluaran konstruksi Amerika turun pada
level terendah dalam 10 tahun.
- Honda
Motor Co dan eksportir lain yang sensitif terhadap kondisi ekonomi dunia
memimpin kenaikan pasar secara makro. Honda menguat 1,9% di level 2,859
dan Kyocera Corp menguat 3,3% di level 7,510. Tapi kekhawatiran
terus-menerus tentang kekuatan yen menekan beberapa eksportir.
- Toyota
Motor Corp melemah 0,3% di level 2,850, setelah koreksi beberapa hari
terakhir membawanya ke level terendah 17-bulan pada hari Rabu (01/09).
- Banyak
perusahaan Jepang telah menetapkan asumsi rate dolar/yen mereka di level
90 yen dan di 110-115 yen untuk euro/yen dalam setahun sampai Maret 2011.
Pada hari Rabu, dolar diperdagangkan pada level 84,19, mendekati level
terendah 15 tahun di level 83,58 yang dicapai pekan lalu, sementara euro
turun 0,5% di level 107,59 yen.
» Hang Seng
- Indeks
Saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan hari Kamis (02/09),
diperkuat oleh kenaikan saham perusahaan asuransi Ping An setelah kembali
diperdagangkan menyusul suspensi dua bulan, karena rencana perusahaan
untuk membeli lebih banyak saham Shenzhen Development Bank.
- Saham
blue-chip Hang Seng Index menguat 245,09 poin, atau 1,2%, di level
20.868,92 setelah diperdagangkan antara level 20.819,61 dan 20.938,29
selama sesi perdagangan. Volume pasar melambung mencapai HK$66,13 miliar
dari HK$56,52 miliar pada hari Rabu (01/09).
- Sentimen
pasar diperkuat oleh kenaikan Wall Street malam sebelumnya akibat data
lapangan kerja yang kuat serta rebound tak terduga sektor manufaktur
Amerika.
- Dow
Jones Industrial Average menguat 2,54% mencapai 10.269,47, kenaikan
terbesar dalam sehari sejak 7 Juli. Para
trader mengatakan kenaikan pasar lokal merupakan rebound teknis dipicu
oleh short-covering daripada awal trend menguat baru. Mereka mengatakan
berharap indeks mencapai resistan kuat di level 21.000.
- Ping
An, yang ditunda perdagangannya pada tanggal 30 Juni, menguat 2,7% di
level HK$66,10, menjauhi level tertinggi hari ini HK$69,20, setelah
mengatakan berencana untuk mengakuisisi 32% saham Shenzhen Development
Bank senilai CNY29,1 miliar, sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk
menjadi konglomerat keuangan.
- China
Mobile menguat 0,7% di level HK$79,75, tertinggal dari saham-saham lain,
karena ketidakpastian mengenai potensi penjualan saham Vodafone yang masih
membayangi.
- The
Sunday Times memberitakan Chief Executive Vodafone Vittorio Colao telah
menyetujui penjualan 3,2% saham perusahaan di China
Mobile.
Juru bicara Vodafone menolak untuk mengomentari laporan tersebut awal
pekan ini.
- Perusahaan-perusahaan
otomotif China yang terdaftar di Hong Kong menguat setelah sebuah laporan
Xinhua menyatakan penjualan mobil China bulan Agustus melambung 55,7% dari
bulan yang sama tahun lalu, dan mengalami kenaikan 15,1% dari bulan Juli.
GAC Group menguat 8,1% di level HK$9,86 dan pemimpin sektor tersebut,
Dongfeng Motor menguat 2,1% di level HK$12,70.
» Kospi
- Indeks
Kospi berakhir lebih tinggi pada perdagangan hari Kamis (02/09) seiring
dengan kuatnya hasil laporan data manufaktur AS sehingga membuat reda
kondisi kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi global dan memicu adanya
aksi bargain hunting.
- Kospi
mengalami kenaikan sebesar 0.6% atau 11.04 poin pada level 1775.73.
- Namun,
analis memperkirakan pasar sepertinya masih akan menunggu hasil laporan
data ekonomi AS lainnya.
- "Kospi
mungkin tidak akan naik tajam seperti yang terjadi di bursa AS meskipun
data manufaktur AS mengalami kenaikan lebih dari yang diperkirakan",
ujar Lee Kyung-soo, analis dari Shinyoung Securities.
- "Saya
memperkirakan indeks Kospi akan mengalami kenaikan secara bertahap seiring
dengan besarnya likuiditas di pasar. Jika Fed memberikan beberapa langkah
dorongan dimana pasar saat ini sudah sabar menunggu, maka disinilah indeks
Kospi baru akan melanjutkan kenaikan", ujar Lee.
- Samsung
Electronics naik sebesar 0.9% pada level KRW759.000 sedangkan Hynix
Semiconductor naik sebesar 1.2% pada level KRW21.100.