ECB Berpeluang Menaikkan Suku Bunga Melampaui 50 Bps

high-rise-office

Dolar masih terus melemah terhadap terhadap Euro pasca semakin tegasnya rencana kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang disampaikan oleh Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) – Christine Lagarde. Setelah sebelumnya mengunggah postingan di blog, Lagarde semalam kembali menegaskan hal tersebut dengan secara tidak langsung akan menaikkan setidaknya 50 bps. Tentu saja hal ini memicu spekulasi akan kenaikan suku bunga acuan yang lebih tinggi seiring dengan inflasi yang masih ada kecenderungan untuk naik. Sementara itu fundamental di AS juga masih cenderung menurun, dengan data PMI baik di sektor manufaktur maupun jasa keduanya turun lebih buruk dari perkiraan. Di sektor manufaktur data PMI turun ke 57.5 dari perkiraan 57.6 dan periode sebelumnya juga di revisi turun dari 59.7 menjadi hanya 59.2. Di sektor jasa turun signifikan ke 53.5 cukup jauh dari perkiraan 55.1. Walaupun data periode sebelumnya di revisi naik dari 54.7 menjadi 55.6. Ini merupkan penurunan terbanyak dalam 4 bulan terakhir. Sedangkan data indeks manufaktur negara bagian Richmond juga menurun drastis ke -9 dari periode sebelumnya +14 dan jauh dari perkiraan +9. Data ini menunjukkan terjadinya penurunan aktifitas bisnis yang mengalami pelambatan seiring dengan masih tingginya harga komoditi minyak dan gas sehingga perusahaan membatasi produksi karena tingginya biaya operasional. Sementara Ketua Fed – Jerome Powell dalam pidato tadi malam tidak membahas kebijakan moneter yang akan diambil pada pertemuan-pertemuan mendatang. Hari ini akan dirilis nota minuta pertemuan moneter FOMC yang lalu, dengan rencana kenaikan suku bunga yang disuarakan oleh pejabat Fed beberapa hari terakhir laporan ini mungkin tidak akan berdampak besar di pasar. Selain itu  akan dirilis juga data Durable Goods Orders yang mungkin akan lebih mendapat respon dari pasar untuk mengafismasi akan data-data di sektor manufaktur tersebut diatas. Dan juga data inventori BBM milik AS serta pidato dari Gubernur Fed – Lael Brainard.

Euro menguat terhadap dolar hingga melampaui level 1.07 seiring dengan rencana Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menaikkan suku bunga setidaknya 50 bps dalam pertemuan moneter di bulan Juli mendatang. Hal ini disampaikan Presiden ECB – Christine Lagarde dalam pidato tadi malam yang mengatakan suku bunga Uni Eropa akan berada di teritori positif di akhir kuartal 3 tahun ini. ECB berada dijajaran bank sentral yang paling belakang menaikkan suku bunga acuan guna meredam tingginya inflasi yang disebabkan oleh pulihnya ekonomi paska pandemik dan ditambah dengan naiknya harga-harga komoditi paska invasi Rusia di Ukraina. Pernyataan Lagarde diatas menjadi sentimen positif untuk mata uang Euro meskipun fundamental ekonomi relatif menurun. Data PMI baik sektor manufaktur maupun jasa keduanya turun lebih buruk dari perkiraan. Begitupula secara parsial terjadi di Prancis dan hanya data manufaktur di Jerman yang lebih baik melampaui perkiraan. Hari ini Lagarde kembali dijadwalkan akan memberikan pidato dan juga data penting berupa pertumbuhan ekonomi GDP serta data kepercayaan konsumen dari GfK. Selain itu ECB juga akan merilis laporan stabilitas finansial untuk Uni Eropa secara keseluruhan.

Poundsterling kembali melemah terhadap dolar dan Euro seiring dengan fundamental ekonomi yang kembali menjadi kekhawatiran akan terjadinya resesi di Inggris. Data PMI baik sektor manufaktur maupun jasa keduanya turun lebih buruk dari perkiraan yang jika cenderung terus turun dikhawatirkan dapat mengarahkan ekonomi di Inggris ke dalam resesi. Data PMI di sektor manufaktur turun 54.6 meleset dari perkiraan 54.9 dan di sektor jada turun 51.8 jauh dibawah perkiraan 56.9. Ini merupakan level teredah sejak Februari tahun lalu. Walaupun data periode sebelumnya di kedua sektor ini direvisi naik. Kondisi ini akan kembali menjadi pertimbangan bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter selanjutnya. Data lain berupa hutang di sektor publik meski naik jika dibandingkan dengan bulan lalu namun menurun GBP 144.6 juta yang jika dikonversikan akan terjadi penurunan 6.1% GDP. Sementara di sektor ritel masih cukup menjanjikan dengan data Realized Sales meningkat -1 jauh lebih baik dari perkiraan -29 dan periode sebelumnya -35. Hari ini tidak ada data ekonomi hanya pidato dari pejabat ekternal BOE yang menjadi anggota voting MPC – Silvana Tenreyro.

WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Email
Print
Telegram

Related Posts

Subscribe to our newsletter

Never miss daily news and analysis
Agrodana Futures

Bantu kami mengenal Anda lebih baik dengan melengkapi data berikut. Pertanyaan yang masuk Sabtu & Minggu akan dijawab pada hari Senin.

agrodana-newsletter-subscription
Don't Miss The Latest Analysis! Subscribe Now