Bagaimana Cara Mengurangi Risiko

Cut Loss, Averaging Atau Cut & Reverse

Mengenali dan mengatur risiko adalah bagian penting dari investasi yang sukses

Sebelum dapat menentukan suatu posisi akan dibuka/ditutup, perlu untuk mengetahu terlebih dahulu apakah saat ini market UPTREND, DOWNTREND atau SIDEWAYS (RANGE). Setelah itu diketahui maka baru dapat ditentukan posisi BUY/SELL yang mau diambil dan dimanakah level SUPPORT dan RESISTANCE

Beberapa hal yang dapat dilakukan pada saat harga bergerak berlawanan dengan posisi yang dimiliki:

Yang dimaksud adalah menutup posisi yang ada pada harga saat ini dan merealisasikan kerugian yang dialami. Pada platform MT4, double click pada order yang mengalami kerugian. Pertama pastikan untuk memilih INSTANT EXECUTION (1) dan klik bar kuning seperti dibawah (2). Setelah posisi ditutup maka kita dapat menganalisa kembali arah pergerakan.

how-to-minimize-risks-mt4

2 tipe averaging:

1. Averaging profit

Misal saat ini ada open order BUY 1.1255. Apabila harga naik dan posisi awal memiliki keuntungan, dapat dilakukan average profit dengan BUY lagi, misal di setiap kenaikan 100 pips profit (1.1355, 1.1455, 1.1555 dan seterusnya). Semua posisi akan ditutup pada saat harga mulai bergerak berlawanan dengan posisi. Cara ini cocok untuk market yang sedang trending (1 arah)

2. Averaging loss

Kebalikan dari cara poin 1. Misal saat ini ada open order BUY 1.1255. Apabila harga bergerak berlawanan (turun) maka akan dilakukan BUY kembali di harga yang lebih rendah dengan harapan untuk menurunkan harga rata-rata dari order yang dimiliki, sehingga pada saat harga kembali naik maka posisi dapat memperoleh keuntungan lebih cepat. Cara ini lebih cocok pada saat market sedang range-trading atau bergerak dalam 1 range tertentu. Apabila market sedang trending dan cara ini diterapkan maka resiko yang dihadapi sangatlah besar karena posisi yang dimiliki dibandingkan dengan modal disetor akan tidak sehat.

Example:

=>Buy @1.1255 1 lot

=>Harga turun ke 1.1155, BUY lagi @1.1155 1 lot

=>Harga turun ke 1.1000, BUY lagi @1.1000 1 lot

=>Total order 3 lot dengan harga rata-rata (1.1255+1.1155+1.1000)/3 => 1.1136

=>Saat harga bergerak naik kembali, misal ke 1.1200, maka semua posisi dapat ditutup

=>Tapi saat harga kembali turun, maka kerugian yang diderita juga semakin besar

Hampir sama dengan “CUT LOSS”, namun untuk cut & reverse kita akan menutup posisi yang mengalami kerugian dan kemudian akan membuka posisi baru yang merupakan kebalikan posisi pertama. Contoh:

a. Posisi awal: BUY 1.1255

b. Harga turun terus. Diputuskan untuk cut & reverse

c. Cut loss posisi seperti poin 1 di atas.

d. Setelah posisi ditutupa, double click pada kolom market watch dan klik SELL untuk reverse (3)

cut-reverse-mt4

e. Posisi sekarang SELL 1.1255 (4) dan bukan BUY 1.1255

cut-reverse-mt4

Harap diperhatikan karena Cut & Reverse harus dilakukan secara manual, maka ada kemungkinan harga yang didapat untuk kedua posisi tersebut tidak akan sama.

Stop Loss Orders

Salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengatur risiko adalah Stop Loss Order. Alat ini digunakan untuk menghentikan kerugian (stop losses). Anda dapat menghentikan kerugian secara manual atau secara langsung dengan menggunakan stop loss order.

Stop loss order menghilangkan faktor emosi dalam trading dan membantu Anda untuk lebih disiplin.

Agrodana Futures

Bantu kami mengenal Anda lebih baik dengan melengkapi data berikut. Pertanyaan yang masuk Sabtu & Minggu akan dijawab pada hari Senin.

agrodana-newsletter-subscription
Don't Miss The Latest Analysis! Subscribe Now