Indeks Dolas AS Turun 0,1% di 102,025

wp8185477

Indeks Dolar AS , yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya, diperdagangkan turun 0,1% di 102,025.

Dolar AS melemah di awal perdagangan Eropa Senin (06/06) petang dengan aktivitas terbatas menjelang rilis data inflasi konsumen utama AS serta pertemuan utama European Central Bank (ECB).

Angka inflasi yang tinggi akan mendorong ekspektasi pengetatan agresif oleh Federal Reserve AS, dan kemungkinan mengakhiri spekulasi bulan lalu bahwa Fed akan mengambil jeda dari menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

Indeks telah naik sekitar 0,5% minggu lalu setelah laporan pekerjaan AS menunjukkan bahwa pengusaha menambahkan 390.000 pekerjaan di bulan Mei, lebih besar daripada yang diperkirakan, yang menambah ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan tetap maju dalam mengatasi inflasi.

Perhatian minggu ini akan dipusatkan pada indeks harga konsumen AS  untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada akhir pekan.

Meskipun demikian, inflasi inti, yang tidak termasuk energi dan harga bahan bakar yang volatil dan merupakan ukuran pilihan Fed, diperkirakan akan mencapai 5,9% tahun ke tahun , turun dari 6,2% bulan sebelumnya. Itu akan menandai bulan ketiga penurunan berturut-turut dan membuat kasus bahwa inflasi inti mungkin telah mencapai puncaknya.

USD/CNY turun 0,1% di 6,6541 setelah  indeks manjer pembelia layanan Caixin China naik menjadi 41,4 di bulan Mei dari 36,2 di bulan April. Ini menunjukkan pemulihan yang lambat untuk negara ekonomi terbesar kedua di dunia ketika negara itu melonggarkan pembatasan COVID-19 di kota-kota seperti Shanghai.

Juga diperhatikan minggu ini adalah pertemuan hari Kamis oleh European Central Bank, yang diharapkan untuk mempersiapkan landasan bagi kenaikan suku bunga pada pertemuan Juli, terutama setelah data terbaru menunjukkan Inflasi konsumen zona euro meningkat di bulan Mei hingga mencapai rekor tertinggi baru 8,1%.

EUR/USD naik 0,1% di 1,0726, GBP/USD naik 0,3% menjadi 1,2528, sementara USD/JPY turun 0,2% ke 130,54, tetapi tetap tidak jauh dari puncak 20 tahun bulan lalu 131,34.

Sensitif risiko AUD/USD beranjak turun ke 0,7204 menjelang pertemuan hari Selasa Reserve Bank of Australia, yang diharapkan menghasilkan kenaikan suku bunga 25 basis poin saat bank sentral itu memperketat kebijakan untuk memerangi inflasi.

WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Email
Print
Telegram

Related Posts

Subscribe to our newsletter

Never miss daily news and analysis
Agrodana Futures

Bantu kami mengenal Anda lebih baik dengan melengkapi data berikut. Pertanyaan yang masuk Sabtu & Minggu akan dijawab pada hari Senin.

agrodana-newsletter-subscription
Don't Miss The Latest Analysis! Subscribe Now