Kenaikan 75 bps Suku Bunga Acuan Fed Berikutnya Semakin Terbuka Lebar

images

Dolar rebound kembali terhadap mata uang lainnya pasca rilis laporan sektor tenaga kerja Non-Farm Payroll (NFP) Jumat lalu yang mengejutkan. Laporan  NFP secara mengejutkan diluar perkiraan meningkat tajam dengan terjadi penambahan lapangan kerja sebanyak 528K atau lebih dari dua kali perkiraan menurun 250K dan data periode sebelumnya juga di revisi membaik dari 372K menjadi 398K. Sementara tingkat pengangguran berkurang 3.5%, lebih baik dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 3.6%. Sedangkan upah rata-rata juga meningkat ke 0.5% jauh lebih baik dari perkiraan 0.3% dan data periode sebelumnya juga di revisi membaik dari 0.3% menjadi 0.4%. Kesemuanya menunjukkan sektor tenaga kerja yang sehat dan solid sekaligus menghilangkan kekhawatiran akan data sektor tenaga kerja sebelumnya yang cenderung variatif. Data ini semakin membuktikan keyakinan Fed akan sektor tenaga kerja yang masih kuat menghadapi rencana agresif kenaikan suku bunga acuan Fed sepanjang tahun ini. Pekan lalu Fed menaikkan suku bunga acuan sebanyak 75 bps untuk kedua kalinya hingga mencapai level suku bunga sebelum terjadi pandemi. Dengan level tersebut sebagian memperkirakan Fed tidak akan agresif lagi menaikkan suku bunga. Meskipun dalam konferensi pers pasca pertemuan tersebut, Ketua Fed – Jerome Powell mengungkapkan peluang kenaikan yang tidak biasa pada pertemuan moneter di bulan September mendatang. Namun dengan data sektor tenaga kerja ini, spekulasi di pasar kembali menaikkan peluang kenaikan 75 bps untuk ketiga kalinya dalam pertemuan mendatang. Hal ini juga didukung oleh komentar dari Gubernur Fed – Michelle Bowman yang hari Sabtu lalu mengatakan kenaikan yang sama akan menjadi pertimbangan dalam pertemuan yang akan datang sampai inflasi benar-benar menurun.  Bowman menambahkan pandangannya tetap terbuka akan kenaikan suku bunga tergantung pada laju ekonomi di AS. Pekan ini akan dirilis data penting lainnya berupa inflasi CPI yang menjadi patokan utama bagi Fed dalam menentukan laju rencana kenaikan suku bunga acuan berikutnya.

Euro kembali melemah seiring dengan penguatan mata uang dolar hingga turun dibawah level 1.02 lagi. Meskipun fundamental ekonomi relatif positif dengan data Industrial Production di Prancis, Spanyol dan Jerman yang meningkat jauh lebih baik dari perkiraan menurun. Industrial Production di Prancis naik ke 1.4% jauh lebih baik dari perkiraan turun ke -0.2% dari periode sebelumnya 0.2%. Industrial Production di Jerman naik ke +0.4% jauh lebih baik dari perkiraan turun ke -0.4% dari periode sebelumnya -0.1% dan Industrial Production di Spanyol juga naik ke 1.1% dari periode sebelumnya 0.1%.Hanya industrial porduction di Italia yang semakin menurun ke -2.1% lebih jelek dari perkiraan membaik -0.1% dari periode sebelumnya -1.1%. Sementara ancaman krisis energi, inflasi yang masih tinggi dan tekanan dari suku bunga acuan yang masih akan akan naik membuat aktifitas ekonomi di kawasan ini cenderung tertekan dan berpotensi akan menjadi ancaman resesi di wilayah ini. Hari ini akan dirilis data kepercayaan konsumen dari Sentix dan data lainnya pekan ini berupa data inflasi CPI di Jerman dan Prancis.

Poundsterling juga ikut melemah terhadap dolar dan juga terhadap Euro sejak pekan lalu pasca kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Inggris (BOE) terbanyak dalam 27 tahun terakhir dengan kenaikan 50 bps. Meski demikian BOE memperingatkan akan peluang terjadinya resesi yang diperkirakan akan dirasakan pada kuartal ke-4 tahun ini. Dengan inflasi diperkirakan masih akan terus naik hingga menembus 2 digit sampai 13 % dan resesi baru akan pulih di tahun 2024 yang akan datang. Peringatan oleh BOE ini membuat sentimen negatif di pasar sehingga mata uang GBP bertambah melemah. Hari ini akan dirilis data Retail Sales monitor dan data penting yang akan dirilis pekan ini adalah data pertumbuhan ekonomi GDP pada hari Jumat nanti bersamaan dengan data Industrial Production dan neraca perdagangan.

WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Email
Print
Telegram

Related Posts

Subscribe to our newsletter

Never miss daily news and analysis
Agrodana Futures

Bantu kami mengenal Anda lebih baik dengan melengkapi data berikut. Pertanyaan yang masuk Sabtu & Minggu akan dijawab pada hari Senin.

agrodana-newsletter-subscription
Don't Miss The Latest Analysis! Subscribe Now