Laporan Tenaga Kerja Non-Farm Payroll Akan Dicermati Pasar Malam Ini

us-jobs-data

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya menjelang rilis laporan sektor tenaga kerja Non-Farm Payroll malam ini. Meskipun banyak pejabat Fed yang terus menyuarakan peluang kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut, namun pasar mengantisipasi data fundamental malam ini. Gubernur Fed Minneapolis – Neel Kashkari sepakat dengan sejawatnya Gubernur Fed San Fransisco – Mary Daly yang menegaskan suku bunga tidak akan segera di pangkas pada pertengahan tahun 2023 mendatang seperti spekulasi yang beredar di pasar. Meskipun peluang tersebut ada namun sepertinya tidak akan terjadi mengingat tingginya inflasi yang masih jauh dari target 2% Fed sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai target tersebut. Daly sebelumnya juga mengatakan kenaikan 50 bps pada pertemuan moneter FOMC di bulan September mendatang dirasakan cukup, kecuali inflasi masih terus naik dan sektor tenaga kerja tetap solid maka kenaikan 75 bps lebih tepat. Hal yang sama juga disampaikan oleh Gubernur Fed Cleveland – Lorreta Mester tadi malam. Selain itu Mester juga sepakat dengan Gubernur Fed St. Louis – James Bullard yang optimis AS tidak akan mengalami resesi dan ekonomi akan mengalami soft landing. Ketergantungan kenaikan suku bunga acuan Fed berikutnya terhadap data terutama data inflasi dan di sektor tenaga kerja membuat laporan Non-Farm Payroll yang akan dirilis malam ini menjadi penting sekali. Dengan perkiraan terjadi penurunan dengan hanya penambahan sebanyak 250K dari periode sebelumnya 372K. Dari laporan PMI dari ISM di sektor jasa tercatat komponen tenaga kerja mengalami sedikit peningkatan dari 47.4 menjadi 49.1 meski masih dibawah ambang 50. Sedangkan dari sektor manufaktur juga naik ke 49.9 dari periode sebelumnya 47.3. Sedangkan rata-rata dari 4 laporan mingguan klaim pengangguran diperoleh terjadi penambahan 255K dari periode sebelumya 233K yang berkorelasi negatif. Yang semakin mendukung terjadinya penurunan data NFP malam ini. Namun data ini relatif tidak dapat diprediksi dan cenderung volatile sehingga dapat saja berbeda sama sekali dengan perkiraan. Jika laporan ini dirilis dengan angka diatas 300K maka dolar akan kembali menguat sedangkan jika hanya 200K atau lebih rendah maka dolar akan terus melemah. Perlu diperhatikan juga data tingkat pengangguran dan upah rata-rata yang akan dirilis bersamaan dengan NFP.

Euro rebound seiring dengan koreksi yang terjadi pada mata uang dolar hingga level 1.0253 dan juga terhadap GBP. Kenaikan ini semata karena sentimen mata uang lain yang memburuk. Dengan fundamental ekonomi masih cenderung menurun, inflasi yang masih tinggi, ancaman krisis energi dan tekanan dari suku bunga acuan yang berpeluang masih akan akan naik membuat aktifitas ekonomi di kawasan ini cenderung tertekan dan berpotensi anak menjadi ancaman resesi di wilayah ini. Sementara situasi politik yang memanas di Italia juga akan mewarnai sentimen dipasar. Hari ini akan dirilis data industrial production di Jerman, Prancis dan Italia.

Poundsterling cenderung turun terhadap dolar dan Euro meski Bank Sentral Inggris (BOE) menaikkan suku bunga acuan 50 bps yang merupakan kenaikan terbanyak sejak 1995 pada pertemuan moneter mereka kemarin. Pelemahan ini dipicu oleh peringatan dari BOE akan datangnya resesi yang berkepanjangan dan inflasi masih akan menembus 2 digit hingga 13%. Mengikuti langkah moneter bank sentral lainnya dalam melawan inflasi dengan langkah moneter yang agresif, BOE menaikkan suku bunga sebanyak 50 bps dari 1.25% menjadi 1.75% sesuai perkiraan pasar. Dengan hasil voting 8-1 dengan hanya pejabat BOE –  Silvana Tenreyro yang memilih kenaikan 25 bps. Kenaikan yang sudah diantsipasi pasar ini membuat perhatian tertuju pada komentar dari Gubernur BOE – Andrew Bailey dalam konferensi pers-nya yang memperingatkan akan peluang terjadinya resesi ekonomi walau diperkirakan tidak akan seburuk saat pandemi lalu. Biaya hidup yang tinggi karena inflasi dan krisis energi yang semakin mengancam serta suku bunga yang terus naik menjadi alasan utama akan terjadinya resesi di Inggris. Hari ini akan dirilis data indeks harga perumahan dan pidato dari Ketua ahli ekonomi BOE – Huw Pill.

WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Email
Print
Telegram

Related Posts

Subscribe to our newsletter

Never miss daily news and analysis
Agrodana Futures

Bantu kami mengenal Anda lebih baik dengan melengkapi data berikut. Pertanyaan yang masuk Sabtu & Minggu akan dijawab pada hari Senin.

agrodana-newsletter-subscription
Don't Miss The Latest Analysis! Subscribe Now