Weekly Newsletter Ed. 112

oil-push-inflation

Periode: 1 - 5 Agustus 2022

What to Expect from OIL?

Harga minyak menguat pasca Exxon dan Chevron mengatakan mereka optimis tentang prospek permintaan minyak mentah dan ekspektasi bahwa OPEC+ kemungkinan tidak akan menaikkan produksi di bulan September. Pasar minyak diperkirakan akan tetap ketat ke depan karena tingkat produksi OPEC+ di bawah 320%.

Dengan tidak adanya tanda-tanda utama terjadinya kehancuran pada permintaan bahan bakar, minyak sepertinya akan segera menemukan titik support terbaru di level $100 per barel. Jumlah rig minyak di AS pun membukukan kenaikan 6 sumber sehingga totalnya menjadi 605 rig. Tapi hal itu kemungkinan tidak banyak berarti untuk mendorong keseimbangan dalam waktu dekat.

Tapi kenaikan tidak bertahan di atas level $100 karena aksi ambil untung yang terjadi menjelang penutupan sesi NY Jumat. (marketpulse)

OPEC+ Meeting: Arab – Rusia Kecewakan Permintaan AS?

Harga minyak naik sekitar $1 di awal perdagangan hari Jumat, terangkat oleh kekhawatiran pasokan dan pelemahan dolar AS karena perhatian pasar beralih ke apa yang akan disetujui oleh OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia di pertemuan minggu depan yang juga menandai berakhirnya pakta pengurangan produksi mereka di 2020, saat awal pandemi melanda.

Minyak mentah berjangka WTI AS untuk pengiriman September naik $1.09 atau 1.1% menjadi $97.51 per barel pada 0041 GMT, dan membalikkan kerugian dari sesi sebelumnya saat sentimen pasar dilanda oleh kekhawatiran resesi di AS.

Fokus Ke Pertemuan OPEC+

Analis CMC Markets Tina Teng mengatakan bahwa harga minyak memiliki sedikit peluang penurunan di balik pelemahan dolar AS dan krisis pasokan yang sedang berlangsung. Minyak biasanya terdorong naik saat dolar jatuh karena membuat minyak mentah lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Pertemuan berikutnya dari OPEC dan juga sekutu yang dipimpin oleh Rusia atau disebut OPEC+ akan berlangsung 3 Agustus. Pertemuan tersebut akan menjadi kunci karena produsen saat ini telah membatalkan rekor pengurangan pasokan 9.7 juta barel per hari yang disepakati di April 2020, saat pandemi COVID-19 menghantam tingkat permintaan.

OPEC+ Kemungkinan Bertahan

Sumber OPEC+ mengatakan bahwa kelompok tersebut kemungkinan akan mempertimbangkan untuk menjaga produksi minyak tidak berubah di bulan September. Dua sumber OPEC+ juga mengatakan kepada Reuters bahwa kenaikan moderat kemungkinan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Keputusan OPEC Berpotensi Kecewakan Presiden Biden

Keputusan untuk tidak menaikkan produksi tentu akan mengecewakan AS setelah Presiden AS Joe Biden berkunjung ke Arab Saudi bulan Juli dengan harapan bisa mencapai kesepakatan tentang produksi minyak.

Seorang pejabat senior di pemerintahan AS mengatakan di hari Kamis bahwa Gedung Putih cukup optimis tentang pertemuan OPEC+, dan mengatakan bahwa pasokan tambahan akan membantu menstabilkan pasar.

Para analis bagaimanapun berpandangan bahwa akan sulit bagi OPEC+ untuk meningkatkan pasokan karena banyak negara produsen yang masih berjuang untuk memenuhi kuotra produksi mereka karena kurangnya investasi di ladang minyak.

“Produksi OPEC dibatasi, meskipun pasokan di Libya dan Ekuador stabil. Kurangnya investasi di banyak negara anggota akan membuat produksi dibatasi,” menurut analis dari ANZ Research.

(livemint, timesnownews)

Weekly Technical Outlook

FOREX

EURUSD: Weekly candle ditutup oleh pola Hanging Man, dekat dengan resistance dari 50% real body long black candle. Ini sekaligus menandakan adanya beban bagi Euro untuk lanjutkan kenaikan. Meskipun sebenarnya posisi Euro masih bisa mendapatkan harapan dari kebijakan yang dilakukan ECB. Hanya saja, sepinya data minggu depan dan redupnya euphoria kebijakan ECB praktis akan membuat pasar tertuju pada kekhawatiran Nord Stream 1 yang mulai membebani fokus pasar karena pasokan gas di Eropa berkurang untuk menghadapi musim dingin.  Low minggu lalu di 1.0095 juga menjadi sorotan jika tekanan turun ini terjadi. Tapi jika dolar kembali melemah minggu depan, maka Euro memiliki kesempatan untuk pertahankan kondisi bullishnya, setidaknya untuk tidak kembali tergelincir. Namun, resistance 1.0347 dan 1.0462 akan menjadi panduan apakah kenaikan tersebut cukup kuat apa tidak. Jika gagal tembus, maka Bearish lebih dominan minggu depan dengan dukungan efek negatif  Nord Stream 1.

Resistance :  1.0278, 1.0347, 1.0449

Support :   1.0129, 0.9951, 0.9621

Outlook :  Bearish

INDEKS SAHAM ASIA

Hang Seng: Nasib bullish di grafik Weekly berpotensi digagalkan karena penutupan candle weekly kemarin berakhir tragis dan sedikit di bawah trendline support. Tapi, masih dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut dari efek tekanan ini. Hanya saja jika melihat fundamental yang masih negatif, maka turun di bawah 20000 akan sangat terbuka dan berpeluang incar kembali support 19090. Jika rally di Wall Street AS bisa terjadi, maka kenaikan di Hang Seng setidaknya bisa ikut menarik, hanya saja 20936 akan menjadi resistance wajib tembus.

Resistance :  20200, 20525, 20960

Support : 19877, 19633, 19092

Outlook : Bearish

NIKKEI: Posisi Bullish terancam jika minggu depan gagal lanjut naik di atas resistance trendline. Hal ini akan mendukung juga pola penurunan dari closing candle minggu lalu dalam posisi Hanging Man. 27900 menjadi keharusan untuk ditembus jika ingin melihat lanjutan rally. Jika tidak, maka peluang penurunan kembali di bawah 28000 sangat besar potensinya. Data NFP AS akan menjadi pemicu terbesar.

Resistance :  27900, 28345, 28725

Support : 27570, 27435, 27145

Outlook : Bearish

CFD

Dow Jones: Weekly candle menunjukkan sinyal bullish masih cukup kuat. Hal ini berkat pernyataan Powell yang dinilai kurang hawkish saat konferensi pers FOMC. Termasuk juga pernyataan tidak adanya resesi yang mendera ekonomi, sehingga pasar cenderung bereaksi positif pada pandangan tersebut. Namun, kondisi tersebut akan kita lihat dari Fed speaker minggu depan, dan juga data NFP. Data kuat bisa menjadi buruk untuk pasar karena bisa membuka kembali peluang Fed menaikkan suku bunga agresifnya. Weekly resistance trendline mungkin bisa berpeluang ditembus, tapi kenaikan di atas 33227 dibutuhkan untuk menghapus tekanan dari posisi candle long black 5 Juni 2022. Jika gagal, maka penurunan bisa diharapkan terjadi, meskipun sangat mungkin baru terjadi di pertengahan atau mendekati akhir pekan, pasca NFP. Sisi support akan berada di 32178, dan juga 31668 jika terjadi kegagalan penembusan resistance trendline weekly. Bisa dianggap bahwa kenaikan akan menjadi penentuan bagi nasib Dow Jones berikutnya.

Resistance :  32954, 33226, 33691  

Support :  32402, 32188, 31668

Outlook : Bullish

CRUDE OIL: Inverted Hammer muncul dalam penutupan candle weekly dan tepat di zona support. Ini berarti ekspektasi kenaikan minggu depan sangat tinggi. Resistance 102/104 menjadi sinyal kuat jika berhasil tembus. Target terdekat melirik 107 bahkan bisa kembali lebih tinggi di 110. Namun, kegagalan tembus 102/104 akan membuat oil tergerus hingga zona 94/95 kembali. Ketatnya pasokan dan kemungkinan keputusan OPEC+ sama sekali tidak menaikkan produksi akan mendukung pola kenaikan ini. Tapi kekhawatiran resesi ataupun kabar lockdown China yang akan berpotensi menghalangi atau menggagalkan kenaikan ini. Untuk saat ini, kekhawatiran resesi kemungkinan diredam, sehingga bullish cenderung mendominasi. Dan di sisi lain data ekonomi AS seperti NFP juga akan berpotensi membalikkan keadaan untuk dolar, sehingga akan membebani Oil.

Resistance : 99.59, 102.34, 105.01

Support :  95.43, 93.53, 90.55

Outlook : Bullish

FOREXLATESTEND OF LAST WEEK3-MONTHS AGO1-YEAR AGO
GBPUSD1.21781.19961.25971.3758
EURUSD1.02241.02141.07311.1811
USDJPY133.28136.04128.68110.00
AUDUSD0.69860.69250.71720.7314
COMMODITIES
XAUUSD1765.201724.601837.201813.50
CLSCID98.1395.11115.2668.49
INDEKS SAHAM
DJI32807318513302835382
HSI20091206112138925753
NKI27870276302731028120
KSP323.60318.05354.30419.40
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Email
Print
Telegram

Related Posts

Subscribe to our newsletter

Never miss daily news and analysis
Agrodana Futures

Bantu kami mengenal Anda lebih baik dengan melengkapi data berikut. Pertanyaan yang masuk Sabtu & Minggu akan dijawab pada hari Senin.

agrodana-newsletter-subscription
Don't Miss The Latest Analysis! Subscribe Now