US Treasury Yield dan dolar ditutup melemah setelah pidato Trump memberi isyarat bahwa Trump lebih menyukai suku bunga rendah daripada suku bunga tinggi. Hal tersebut disambut positif oleh market hingga mengalami kenaikan dari level terendah 2735, terendah di sesi NY.
Meski terdapat ancaman tentang diberlakukannya tarif, tapi pasar melihat cenderung soft dan bertahap sehingga ancaman tersebut tidak terlihat lebih menakutkan dari yang diperkirakan.
Sedangkan data ekonomi, sesuai ulasan kemarin, data tersebut sama sekali tidak direspon secara signifikan oleh pasar. Meski emas sempat turun hingga 2735, tapi pergerakan saat itu juga relatif terbatas karena pasar menahan diri untuk mencermati pidato Trump.
Pidato Trump di Davos Angin Segar untuk Pasar
Awalnya Trump menyinggung tentang tarif dalam pertemuan ekonomi global di Davos. Tapi bisa dikatakan tidak terlalu terlihat berdampak signifikan, meskipun sempat terjadi aksi beli dolar, namun hal tersebut tidak bertahan lama dan dolar pun melemah.
Pernyataan Trump berlanjut menyoroti harga minyak. Dia menyebut OPEC harus menekan harga minyak sehingga perang Rusia-Ukraina bisa berakhir. Secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan upaya Trump untuk memaksa Rusia menerima kesepakatan gencatan senjata. Jika harga minyak rendah, maka Rusia kemungkinan hanya memiliki sedikit dana untuk melanjutkan perang sehingga akhirnya mengakhiri perang tersebut. Jika Arab Saudi menolak menurunkan harga, Trump mengatakan bahwa AS memiliki cadangan yang cukup banyak untuk dikeluarkan sehingga bisa mempengaruhi harga minyak.
Tidak hanya itu, pembahasan minyak oleh Trump juga mengarah pada suku bunga. Menurut Trump dengan harga minyak yang rendah berarti inflasi juga relatif rendah sehingga Trump akan meminta Federal Reserve untuk segera menurunkan suku bunga, dan juga berlaku untuk global. Pernyataan ini tentunya memberi angin segar bagi market yang sempat khawatir kebijakan tarif Trump akan menyebabkan inflasi naik sehingga Fed dipaksa menaikkan suku bunga. Ternyata Trump justru lebih suka dengan suku bunga rendah. Hal ini sekaligus mementahkan anggapan para pengamat bahwa Trump mengincar dolar yang kuat, inflasi yang tinggi dan suku bunga tinggi.
Tarif China dan Cadangan Emas China
Pagi ini angin segar kembali bertambah setelah Trump mengatakan bahwa dirinya lebih baik tidak memberlakukan tarif terhadap China. Dalam acara di Davos Trump mengatakan dia berpikir akan mampu membuat kesepakatan dengan China. Menurut agenda, Trump berbicara dengan Presiden China Xi Jinping di hari Kamis dan mengklaim pembicaraan cukup baik. Di sisi lain, laporan China Gold Asscociation menyebut bahwa di tahun 2024 saja bank sentral China (PBOC) sudah menambah cadangan emasnya sebanyak 44,17 ton dan saat ini menjadi negara dengan cadangan emas terbesar keenam di dunia. Total cadangan emas China mencapai rekor tertinggi 2.279,57 ton. Di tahun 2024, China memproduksi sekitar 377,24 ton emas, sementara konsumsi mencapai 985,31 ton. Impor emas mencapai 156.864 ton, menunjukkan kenaikan 8,83% y/y.

Dolar juga melemah setelah BOJ memutuskan menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 0.50%, sesuai ekspektasi. Ini merupakan suku bunga tertinggi dalam 17 tahun terakhir. BOJ juga merilis proyeksi inflasi harga, dengan 6 proyeksi dinaikkan lebih tinggi. BOJ memandang positif pada kenaikan upah. Pernyataan hawkish dari BOJ juga memberi indikasi bahwa bank berjanji untuk terus menaikkan suku bung.
Di malam hari, pasar akan mencermati data PMI services AS di jam 21.45 WIB, existing home sales di jam 22.00 WIB dan Michigan consumer sentiment di jam 22.00 WIB. Fokus diperkirakan tertuju pada PMi services dan home sales. Namun market kemungkinan akan lebih sensitif pada PMI services.
Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka waspadai potensi penguatan dolar di malam hari sehingga emas bisa saja terkoreksi turun, ataupun profit taking jelang penutupan akhir pekan. Sebaliknya, data yang lemah akan membuat emas berpeluang ditutup lebih tinggi dari level penutupan sehari sebelumnya, dan semakin terbuka untuk tembus zona 2800-an.
Dan kembali mengingatkan, kami masih menilai 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup doji yang cenderung mengarah pada bentuk hanging man. Secara teori seharusnya berpotensi membuka peluang koreksi turun atau profit taking di akhir pekan. Namun jika dilihat dari kondisi fundamental, justru penurunan yang sempat terjadi terindikasi sebagai koreksi singkat dan berbalik naik karena kondisi fundamental yang kembali bullish.
Resistance 2790 diperkirakan akan menjadi target kenaikan berikutnya sehingga peluang munculnya 2800-an semakin terbuka. Bahkan posisi RSI juga belum terlihat overbought sehingga laju kenaikan diperkirakan masih terbuka. Sebaliknya, potensi profit taking mungkin membayangi. Tapi selama support 2735 (low 23 Jan 2025) tidak ditembus, maka peluang buy tetap dominan.
.

Jika perhitungan kami tepat, maka seharusnya sulit untuk mendapatkan penurunan kembali di bawah 2750 ataupun 2740. Dengan demikian area buy kemungkinan akan berada di kisaran 2755-2762 sebagai peluang terbaik dan relatif minim risiko. Sedangkan kenaikan diharapkan mulai memasuki zona ungu kisaran 2786-2790, dan kalaupun terkoreksi turun, diperkirakan tidak terlalu banyak. FE 161.8% berada di 2799.74, atau jelang 2800. Jika 2786-2790 tembus, maka selamat datang 2800, yang muncul lebih cepat dari perkiraan kami, minggu depan atau saat imlek.
Sebaliknya, posisi sell direkomendasikan hanya jika terjadi penurunan di bawah zona 2735. Artinya selama tidak turun di bawah area tersebut, maka dominan buy. Sedangkan tembus 2735 cenderung turun dengan potensio target terdekat 2724-2726, terjauh 2710-2713. Anda bisa switch to sell jika memang konfirm tembus di bawah 2735. Alternatif lan adalah sell di zona resistance saat mulai naik ke 2800-an. Namun ini cukup berisiko mengingat posisi saat ini market masih euphoria menyambut positif pernyataan Trump di Davos tadi malam.
Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim. Ditambah dengan semakin dekat dengan imlek yang biasanya permintaan emas cenderung meningkat.

Per jam 12.25 WIB, harga berada di 2773.60, dengan high di 2777.22 dan low 2753.42. Saat ini harga mulai bergerak lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, tembus di atas FE 100% H1 yang ada di 2760.52. Ini berarti menjadi support baru dan potensi buy cenderung lebih aman (lower risk) di zona 2757-2762, dengan Stop Loss idealnya ditempatkan di bawah 2753 (jangka pendek).
Secara teknis, FR FE 161.8% 2787 akan menjadi target berikutnya dari kenaikan. Jika tidak ada perubahan sentimen yang signifikan, maka kenaikan akan lebih mudah mencapai resistance, atau bahkan sedikit lebih tinggi.
Waspadai profit taking di malam hari, atau saat data ekonomi dirilis! Jika ini terjadi, sebaiknya Anda mencari level buy lebih rendah dari buy sebelumnya (di bawah 2755) dengan patokan low tadi malam 2735 terjauh atau terdekat kisaran 2740-2745. Tapi jika data sangat kuat, jauh di atas ekspektasi, maka posisi sell lebih dipilih, dengan potensi target maksimal di 2735.
Karena fundamental yang masih mendukung kenaikan, maka posisi SELL hanya relatif terbatas sehingga BUY tetap diperkirakan masih lebih aman, dengan tetap menggunakan Stop Loss di bawah support psikologis untuk antisipasi terjadinya perubahan sentiment dari pernyataan Trump.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support
Entry: 2762.00 – 2764.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2776.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2790.00,
Target terdekat 2800, terjauh 2810, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2756.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2753.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Â
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2735.00 – 2737.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2723.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2743.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2742)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



