Dalam perdagangan berjangka, transaksi umumnya menggunakan leverage. Keberadaan leverage sering dikatakan pedang bermata dua. Jika dipergunakan dengan tepat, maka akan sangat bermanfaat bagi trader. Namun sebaliknya, jika digunakan dengan cara yang salah, leverage dapat menghancurkan akun tradingmu dalam waktu yang sangat singkat. Sebelum menggunakannya, kamu perlu terlebih dahulu memahami apa itu leverage.
Leverage adalah suatu strategi trading / investasi yang menggunakan borrowed capital untuk meningkatkan potensi keuntungan suatu transaksi dan investasi. Jaminan untuk borrowed capital ini adalah dana yang sudah disetorkan. Penggunaan leverage akan meningkatkan potensi keuntungan hingga faktor tertentu. Sebagai contoh, kamu memiliki modal awal USD 1 juta dan dengan leverage, kamu bisa meminjam USD 2 juta. Total saat ini, kamu memiliki USD 3 juta. Artinya, leverage saat ini adalah 3 kali dan potensi keuntungan juga naik 3 kali lipat.
Leverage: Baik dan Buruk
Investor dan trader menggunakan leverage dengan tujuan untuk meningkatkan potensi keuntungannya. Hal sebaliknya juga berlaku. Leverage juga akan meningkatkan potensi kerugian suatu transaksi. Leverage dapat diibaratkan seperti pedang bermata dua. Pada saat menggunakan leverage dan harga bergerak berlawanan dengan posisi yang dimiliki maka potensi kerugian akan lebih besar jika dibandingkan dengan trader yang tidak menggunakan leverage.
| Non-Leverage | 10% Leverage | |
| Buy 100oz Gold: USD 1,300/oz | Bayar USD 130,000 | Bayar USD 13,000 |
| Harga gold naik jadi: USD 1,400/oz | Profit USD 10,000 | Profit USD 10,000 |
| Harga gold turun jadi: USD 1,200/oz | Loss USD 10,000 | Loss USD 10,000 perlu top-up deposit USD 10,000 Total deposit USD 23,000 |
| Harga gold turun jadi: USD 800/oz | Loss USD 50,000 | Loss USD 50,000 perlu top-up deposit USD 50,000 Total deposits USD 63,000 |
Efek Leverage
Tabel diatas menunjukkan bahwa dengan menggunakan leverage, modal yang digunakan jauh lebih kecil untuk mendapatkan potensi keuntungan/kerugian yang sama, sehingga Return on Investment menjadi jauh lebih tinggi dengan menggunakan leverage.
Margin trading adalah fasilitas yang disediakan broker yang memungkinkan kamu melakukan beli dan jual instrumen finansial dalam jumlah yang lebih besar daripada dana yang disetorkan.
Dana yang telah disetorkan akan digunakan sebagai jaminan transaksi. Jaminan ini disebut margin requirement. Untuk dapat terus mempertahankan posisi yang dimiliki, trader wajib untuk menjaga jaminan yang dibutuhkan. Agrodana Futures menyediakan leverage 100:1 untuk trading forex. Ukuran kontrak per lot transaksi adalah 100.000 unit untuk akun reguler.
Margin requirement (MR) untuk setiap lot transaksi adalah USD 1.000 untuk akun reguler.
Hal ini berarti, dengan modal USD 1.000, kamu dapat mengambil posisi BELI/JUAL 100x lebih besar. Contoh, kamu ingin beli 1 lot EURUSD pada harga 1,1300. Margin atau jaminan yang dibutuhkan untuk transaksi ini adalah USD 1.000, tetapi nilai transaksi adalah 100.000 units x USD 1,1300, atau sama dengan USD 113.000. Jadi dalam contoh ini, dengan USD 1.000, kamu dapat bertransaksi hingga senilai USD 113.000.
Karena leverage atau margin trading melibatkan penggunaan borrowed capital, terdapat biaya suku bunga (swaps) yang akan dikenakan atau dibayarkan untuk setiap posisi terbuka yang masih ada saat penutupan hari trading setiap harinya. Swaps rate berbeda-beda untuk masing-masing instrumen. Ini adalah faktor lain yang perlu dipertimbangkan pada saat menggunakan leverage.



