Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun kembali naik di sesi perdagangan hari Jumat, tapi dolar justru ditutup melemah. Hal ini membuat emas berada di persimpangan dengan kenaikan yang tertahan setelah data NFP dan juga penurunan yang tidak lebih rendah dibanding sehari sebelumnya.
Non Farm Payrolls dirilis 177K vs ekspektasi 130K. Data bulan sebelumnya direvisi turun dari 228K menjadi 185K. Sementara tingkat pengangguran tetap di 4.2% dengan angka partisipasi kerja naik tipis dari 62.5% menjadi 62.6%.
Pasar Tetap Tunggu AS-China
Meskipun minggu lalu China mengkonfirmasi bahwa ada inisiatif dari AS untuk mengajaknya negosiasi, tapi pertemuan kedua pemimpin negara ataupun para staf yang berkepentingan belum terjadi.
Trump mengatakan bahwa dia tidak ada rencana untuk berbicara dengan Xi Jinping minggu ini. Bahkan Trump menghindari menjawab pertanyaan apakah akan ada kesepakatan perdagangan minggu ini dengan China. Hal ini dilakukannya untuk tidak membuat kebingungan pasar seperti sebelumnya meskipun kembali melontarkan nada optimis bahwa AS akan segera mencapai kesepakatan tersebut.
Di akhir pekan, Trump mengatakan akan menurunkan tarif untuk China sampai poin tertentu karena menyadari bahwa AS tidak akan pernah bisa berbisnis dengan China jika tarif terlalu besar, sedangkan China juga dinilai sangat ingin berbisnis dengan AS. Hal ini membuat perusahaan-perusahaan AS yang semula berpikir untuk membangun pabrik di AS untuk menggantikan impor dari China kemungkinan berpikir ulang tentang rencananya tersebut.
Di sisi lain, WSJ menulis laporan bahwa China mempertumbangkan tawaran Fentanyl kepada AS untuk mulai membuka pembicaraan perdagangan.

Sementara itu, OPEC+ memajukan pertemuan virtual mereka yang seharusnya dilakukan minggu ini menjadi hari Sabtu, 3 Mei kemarin. Hasilnya mereka sepakat untuk kembali lanjutkan kenaikan produksi untuk bulan Juni, sesuai ekspektasi. Bahkan kabarnya OPEC+ juga diperkirakan akan menyetujui program yang sama sebesar 411K barel per hari untuk produksi Juli 2025.
Yang menarik adalah kesepakatan mempercepat kenaikan produksi akan berlanjut sampai Oktober. Reuters menulis laporan tentang OPEC+ yang bersiap mempercepat kenaikan produksi minyak sampai Oktober dan bisa membatalkan pengurangan produksi sukarela 2.2 juta barrel per hari (bph) yang semula ditargetkan selesai akhir 2026, menjadi lebih cepat di bulan November. Hal ini ditekankan Arab Saudi untuk anggotanya yang tidak menunjukkan kepatuhan.
Keputusan tersebut membuat harga minyak turun di bawah $57 per barel dan pagi ini dibuka gap down. Jika harga minyak turun lebih rendah, maka hal ini bisa mengurangi dampak harga minyak terhadap inflasi sehingga tekanan inflasi relatif berkurang. Hal ini tentunya sesuai dengan yang diinginkan Trump saat melontarkan keinginannya di bulan Januari di pertemuan Davos untuk harga minyak yang lebih rendah.
Dengan harga minyak yang lebih rendah, maka inflasi lebih rendah. Inflasi yang rendah, maka suku bunga akan turun. Dan emas cenderung positif dalam lingkungan suku bunga yang rendah.
Fokus Minggu ini
Pertemuan AS dan China tetap dinanti meskipun agak sulit untuk mendapatkan pertemuan tersebut diwujudkan minggu ini sehingga ketidakpastian tarif masih akan tetap membayangi.
Di sisi lain, pasar juga akan mencermati keputusan suku bunga bank sentral. Fed dan BOE akan umumkan kebijakan tersebut minggu ini. FOMC diperkirakan menahan suku bunga tetap, sedangkan beberapa jam setelahnya BOE diperkirakan akan menurunkan suku bunga 25 bps. Powell akan menjadi sorotan utama. Pasar akan mencermati petunjuk lebih lanjut tentang syarat apa yang diperlukan untuk membuat Fed mulai mempertimbangkan penurunan suku bunga.
Pasar akan mencermati pandangan bank sentral tentang perkembangan data terbaru setelah GDP AS Q1 menunjukkan perlambatan ekonomi, sedangkan laporan NFP menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih solid. Tekanan pada Powell dari Trump kemungkinan akan kembali menguat terutama setelah mendapatkan kenyataan bahwa Fed menahan suku bunga, sedangkan BOE justru lanjut turunkan suku bunganya.
Dari sisi data ekonomi, kami hanya melihat ISM services di hari Senin dan klaim pengangguran mingguan di hari Kamis.
Secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji yang muncul dengan real body kecil dan tail atas lebih panjang daripada tail bawah sehingga cocok dikategorikan sebagai pola candle inverted hammer. Ini menandakan peluang rebound segera dimulai setelah penurunan 3 hari berturut-turut minggu lalu. Selain itu level terendah yang lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya (3222 vs 3202) memberi indikasi bahwa penurunan kemungkinan untuk saat ini bisa dianggap selesai.
Secara teori kenaikan butuh memvalidasi penembusan resistance yang terbentuk di 2 hari terakhir secara berturut-turut. Ini berarti 3269.21 (high Jumat) dan 3290 (high Kamis) adalah target kenaikan yang harus dicapai sekaligus ditembus untuk membuka jalur kenaikan yang lebih kuat. Sebaliknya, penurunan harus bisa tembus 3202 untuk membuatnya kembali terdepresiasi.

Di H4, Fibonacci Retracement (FR) yang ditarik dari bottom 2969 (FR 100%) sampai puncak 3500 (FR 0%) menunjukkan area FR 61.8% yang masih bertahan, seiring penurunan 2 hari berturut-turut Kamis dan Jumat yang lalu tertahan di antara FR 61.8% 3172 - FR 50% 3235 (low tercatat di 3202 dan 3222). Secara teori, ini berarti mengindikasikan bahwa penurunan hanya sebagai koreksi turun atau profit taking. Belum ada indikasi reversal bearish yang sesungguhnya karena tidak terjadi penembusan di bawah FR 61.8% 3172.
Meski demikian, proses bullish juga harus memvalidasi kenaikan di atas resistance psikologis yang saat ini berada di zona orange kisaran 3282-3307. Kemungkinan kita butuh pemicu yang lebih kuat untuk membuatnya tembus. Namun dengan ‘bargain hunting’ yang terjadi dalam 2 hari terakhir seiring penurunan yang dianggap cukup cepat minggu lalu, membuat pergerakan harga kemungkinan tidak terlalu sulit untuk menguji area orange, atau bahkan menembusnya.
Jika sesuai perhitungan, maka seharusnya double bottom dengan low yang lebih tinggi (3202 dan 3222), maka neckline 3278 akan menjadi pemicu kenaikan yang sesungguhnya. Data ekonomi AS malam nanti (ISM services) akan menjadi salah satu data yang perlu diperhatikan, meskipun diragukan bisa mendorong harga terus naik karena beberapa bulan terakhir data ISM services yang cenderung berada di zona ekspansi. Jika data lebih lemah atau bahkan kembali di bawah 50 (kontraksi), maka emas punya peluang untuk naik lebih lanjut.
Sebaliknya, SELL jangka pendek juga diperkirakan masih membayangi selama syarat utama 3278 tadi gagal ditembus, atau data ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi. Dan penurunan di bawah 3202 bisa memicu penurunan lebih lanjut, meskipun bullish kemungkinan bisa kembali menghadang di kisaran 3168 (MA 200) – 3172 (FR 61.8%).
Mengingat kondisi fundamental yang mendasari bullish emas saat ini belum hilang seluruhnya, seperti: pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang masih berjalan (meskipun nantinya AS dan China sepakat bertemu negosiasi), ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, sehingga diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven. Dengan demikian penurunan diperkirakan relatif terbatas.

Per jam 10.10 WIB, harga berada di 3261.40, dengan high di 3272.28 dan low 3238.92. Meski sempat terhadang oleh data NFP Jumat yang relatif lebih baik dari ekspektasi, tapi demand yang kuat membuat emas tetap bertahan di atas 3220 dan pagi ini beranjak naik tembus resistance 3252 yang merupakan area resistance dari pola yang dicurigai sebagai falling wedge. Artinya bullish secara teori seharusnya akan lebih mendominasi kembali.
Meski demikian, dalam waktu dekat area FR 61.8% 3274 akan menjadi resistance kuat untuk beberapa waktu. Jika berhasil ditembus, maka reversal bullish akan lebih kuat dan berpotensi mendukung kenaikan lebih lanjut dengan proyeksi 3290 (high hari Kamis) bisa menjadi potensi target berikutnya.
Sebaliknya, jika resistance 3274 gagal atau belum berhasil ditembus, maka peluang sell masih bisa dilakukan dengan SL di atas 3274, tapi kemungkinan hanya berlangsung singkat dengan target koreksi kembali melirik atau menguji area falling wedge kisaran 3141-3147. Area ini yang akan menjadi area ideal untuk buy sehingga buy lebih direkomendasikan di zona tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 3241.00 – 3243.00
(atau cek di artikel untuk opsi buy lainnya)
Target/Reward :Â 3255.00 ($13 - $15)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3278.00,
Target terdekat 3284, terjauh 3295, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3235.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3235.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELLÂ jika support ditembus
Entry : 3218.00 – 3220.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif jangka pendek)
Target/Reward: 3206.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3226.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3226)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



