Awalnya US Treasury Yield bergerak naik saat tarif resiprokal resmi berlaku di jam 11.00 WIB sesuai agenda. Hal ini menekan dolar dan emas berperan sebagai safe haven benar-benar mulus tanpa gangguan sedikitpun, dan naik dari 2972 hingga tembus 3088. Di malam hari situasi berbalik, US Treasury Yield mulai turun sedangkan dolar berbalik rebound setelah Trump umumkan menunda tarif resiprokal untuk semua negara, kecuali China. Emas sempat turun terkoreksi singkat hingga 3048 sebelum akhirnya mampu naik kembali dan bertahan di 3090an.
China menjadi pengecualian bagi Trump karena dianggap melawan sehingga tarif tambahan tetap berlaku dan China dikenakan total tarif 125% dan tetap berjalan per 9 April. Hal ini tentunya membuat kekhawatiran perang dagang tetap membayangi sehingga emas tetap naik sampai penutupan.
Resiprokal Ditunda, Tarif Dasar Tetap Berlaku
Tarif tidak sepenuhnya dicabut atau ditunda. Trump menekankan bahwa tarif resiprokal untuk semua negara resmi ditangguhkan sampai 90 hari ke depan, dan selama itu AS terbuka untuk jalur negosiasi. Trump bahkan menekankan bahwa penundaan hanya berlaku untuk negara-negara yang tidak melakukan tarif balasan (retaliation) sehingga membuat pengecualian buat China yang sejak diumumkannya tarif di bulan Februari cenderung merespon dengan tarif balasan.
Di sisi lain, tarif dasar 10% yang sudah diberlakukan sejak 5 April 2025 tetap berlaku untuk semua negara sehingga pada dasarnya kebijakan tarif tetap berjalan. Kini menjadi pertanyaan besar bagi para pelaku pasar dan pengamat, apa yang akan terjadi berikutnya dalam waktu 90 hari ke depan. Apakah AS berniat menyelesaikan negosiasi terkait tarif resiprokal tersebut dengan lebih dari 70 negara? Beberapa meragukan penundaan tersebut akan berujung pada pencabutan atau penghapusan tarif sepenuhnya.
Trump menargetkan memperkecil defisit perdagangan antara AS dengan mitra dagang. Trump beranggapan bahwa negara-negara lain bertindak tidak adil terhadap AS sehingga defisit perdagangan AS membengkak. Jika negosiasi cenderung menguntungkan dan bisa memperkecil defisit perdagangan AS, maka mungkin saja Trump hentikan kebijakan tarif. Tapi pasar tidak bisa menebak apa yang ada di pikiran Trump.

Dengan membuat pengecualian bagi China, maka Trump masih menabuh genderang perang dagang dengan China. Trump bahkan mengatakan tidak bisa membayangkan memberlakukan tarif lebih besar terhadap China.
Di sisi lain, China juga tidak menunjukkan tanda-tanda melunak. Mereka siap bernegosiasi asalkan AS mengedepankan keadilan dan saling menghargai antara negara, dan juga saling menguntungkan. Tapi jika Trump terus menggunakan caranya untuk menekan China, China menegaskan akan terus berjuang sampai akhir, termasuk upaya penanganan di WTO.
Fokus Hari ini
Pasca ditundanya resiprokal, fokus tertuju pada respon China berikutnya. Pasar khawatir China akan kembali membalas tarif Trump. Terakhir China membalas dengan kenaikan menjadi 84% terhadap semua barang AS saat AS berlakukan 104% tarif. Dan berujung pada tekanan Trump dengan tarif total menjadi 125%.
Di sisi lain, para pemimpin China dikabarkan akan melakukan pertemuan untuk membahas langkah-langkah stimulus. Kami rasa ini yang dinantikan pasar untuk melihat seberapa effort China untuk mendukung ekonominya, termasuk sebagai reaksi dari kenaikan tarif Trump. Bloomberg mengutip bahwa China akan fokus pada langkah-langkah dukungan terhadap sektor perumahan, pengeluaran konsumen dan inovasi teknologi dan juga stimulus ekonomi tambahan. Jika terwujud, maka seharusnya emas masih mendapatkan dorongan dari hal ini.
Sedangkan data inflasi CPI AS akan dirilis di jam 19.30 WIB. Data diperkirakan turun dari 2.8% menjadi 2.5% y/y untuk inflasi utama, dan 3.1 menjadi 3.0% untuk core CPI. Semntara basis bulanan diperkirakan core CPI naik dari 0.2% menjadi 0.3% m/m dan inflasi utama turun dari 0.2% menjadi 0.1% m/m.
Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan memicu kenaikan emas kembali, sedangkan data yang lebih kuat dari ekspektasi akan berpeluang memicu koreksi turun lebih lanjut pada emas. Data ini bisa menjadi catatan tambahan bagi Fed yang butuh data pendukung sebelum memutuskan kebijakan moneter berikutnya.
Dan kembali mengingatkan, secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dan kembali ke jalur kenaikan setelah koreksi turun yang terjadi sejak 3 April sampai 7 April 2025 yang lalu. Level terendah tertahan di 2969, dan kenaikan sejak sesi Asia berlanjut hingga penutupan sesi NY di atas 3062.
Jika pola yang terjadi di periode 26 Sept 2024 – 14 Nov 2024 terulang, maka penurunan di 7 April ke 2956 bisa menjadi penurunan terakhir sebagai koreksi sehingga kenaikan di hari kemarin menjadi pemicu awal untuk kenaikan berikutnya. Namun 3135 (high 4 Apr 2025) dan 3167 (high 3 Apr 2025) akan menjadi resistance yang perlu dicermati. Strong bullish butuh konfirmasi penembusan keduanya. Sedangkan area 3057-3060 akan menjadi support terdekat.

Di H4, pola double bottom berhasil terkonfirmasi setelah harga mampu naik dan tembus neckline 3022. Sejak saat itu emas lanjutkan kenaikannya. Meski sempat terhambat di zona 3088-3090 dan terkoreksi sampai 3048, tapi kenaikan tetap berlanjut di malam hari.
Selanjutnya bullish harus berhadapan dengan zona orange yang ada di kisaran 3122-3155 sebelum akhirnya berhadapan dengan resistance 3167 yang merupakan all time high sementara waktu. Jika syarat terpenuhi dan harga mampu naik lebih tinggi, maka kita berpeluang kembali melihat rekor tertinggi baru dalam beberapa waktu ke depan.
Sebaliknya, jika zona orange gagal ditembus, maka peluang penurunan bisa kembali melirik zona 3088 (FR 23.6%) atau paling jauh FR 38.2% di 3039. Area hijau saat ini di 3002-3022 adalah sebagai support psikologis. Secara teori, selama tidak tembus support psikologis, maka penurunan tetap terbatas dan tren naik tetap dominan. Sehingga penurunan di bawah 3050 cenderung dianggap penurunan sementara atau terbatas dan Anda hanya memiliki peluang sell dengan target terbatas hingga zona 3002-3022 (area hijau).
Di sisi lain, FR 61.8% 2960 adalah pemicu reversal bearish. Artinya meski terjadi penurunan di bawah 3050 sampai 3000, selama tidak ada penurunan di bawah 2960, maka Anda masih bisa kembali incar buy. Tapi jika 2960 ditembus, maka Anda bisa ubah strategi menjadi sell dan mempertahankannya sampai ke support berikutnya 2930-2940.
Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3119.85, dengan high di 3120.31 dan low 3071.34. FR ditarik dari bottom 2969 ke puncak 3101, dan saat ini di sesi Asia harga sedang berada di atas FR 0% yang secara teori berarti kelanjutan tren naik. Namun kita belum bisa simpulkan ke tahap itu dikarenakan harga masih berjalan dan masih rentan terjadi false breakout.
Dengan demikian, dalam 2 jam ke depan (berarti 2 candle H1) harus dipastikan. Jika 2 candle berturut-turut tetap bertahan di atas FR 0% 3101, maka tren resmi berlanjut naik, dan area 3100 menjadi new support yang bisa menjadi patokan area buy terbaru. Sebaliknya, jika 2 candle berikutnya tetap masih di bawah FR 0% 3101, maka kenaikan yang terjadi dianggap false breakout, dan level support FR 23.6% di 3070 ataupun FR 38.2% 3051 tetap menjadi opsi terbaik untuk buy.
Opsi alternatif, Anda bisa juga melakukan buy directly saat terjadi penembusan resistance 3120 untuk peluang melirik resistance 3130-3135. Meski hal ini cenderung high risk, tapi kondisi fundamental yang mendukung akan membuat kenaikan berikutnya cenderung terbuka. Resistance kuat diperkirakan akan berada di kisaran 3130-3135 dan 3165-3167..
Sedangkan sell diperkirakan bisa terjadi jika terjadi penurunan di bawah FR 61.8% 3020. Atau jika area 3167 gagal ditembus.
Data CPI AS nanti malam kemungkinan bisa menjadi jawaban apakah emas lanjut naik atau berbalik turun. CPI yang lebih tinggi akan memperkecil ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga emas cenderung turun atau terhambat kenaikannya. Sebaliknya, CPI yang lebih rendah dari ekspektasi akan memperkuat alasan penurunan suku bunga Fed sehingga emas berpeluang lanjut naik.
Sorotan juga akan tertuju pada ketegangan hubungan dagang AS-China yang saat ini meningkat dan stimulus China yang dinantikan pasar untuk mendukung ekonomi domestik akibat dari tarif.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 3078.00 – 3080.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 3092.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3120.00,
Target terdekat 3128, terjauh 3140, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3072.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3070.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELLÂ jika support ditembus
Entry : 3030.00 – 3032.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 3018.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3038.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3036)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



