Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun berhasil rebound di sesi perdagangan hari Kamis. Hal ini juga mendukung penguatan dolar berlanjut di hari pertama Mei. Emas sempat mendapatkan kenaikan saat data AS dirilis relatif lebih rendah dari perkiraan, kecuali ISM yang tidak selemah yang dikhawatirkan.
Data ISM Manufacture dirilis 48.7 vs ekspektasi 48.0, sedangkan versi S&P Global berada di 50.2 vs ekspektasi 50.7. Dan initial jobless claims melonjak menjadi 241K, vs ekspektasi 224K. Lonjakan klaim pengangguran tersebut membuat pasar berpikir tentang dampak ketidakpastian tarif yang mulai berdampak pada tenaga kerja. Meski demikian secara agregat lonjakan tersebut pernah terlihat di sekitar Februari 2025 dengan angka 242K saa itu, naik dari 220K sebelumnya.
Faktor Penyebab Penurunan
Ada dua faktor yang diperkirakan menjadi penyebab penurunan emas di hari Kamis. Yang pertama datang dari kesepakatan mineral antara AS dan Ukraina. Kesepakatan tersebut membuat AS memiliki hak Istimewa untuk mengelola sumber daya alam Ukraina, termasuk di dalamnya minyak dan gas alam (selain aluminium dan grafit).
Kesepakatan tersebut menjadi sinyal bahwa AS serius ingin perang Ukraina dan Rusia segera berakhir. Dengan AS menaruh kepentingan di Ukraina, maka Rusia diperkirakan tidak lagi melakukan serangan ke Ukraina sehingga diharapkan perdamaian segera terwujud. Meredanya geopolitik membuat safe haven emas mereda.
Faktor kedua datang dari informasi seputar hubungan AS dan China. Setelah berkali-kali pihak AS termasuk Trump selalu mengklaim bahwa China sudah berdiskusi tentang tarif dan Xi Jinping dikabarkan sudah menelpon Trump yang berakhir dengan sanggahan dari pihak China, kabar terbaru menyebut bahwa AS sudah lebih proaktif melalui semua channel untuk mengajak China melakukan negosiasi.
Kabar tersebut dikonfirmasi pihak China. Via Bloomberg, Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa AS sudah mengambil inisiatif untuk menyampaikan kepada China bahwa AS berharap untuk berbicara tentang perdagangan. China saat ini sedang melakukan penilaian terhadap negosiasi perdagangan AS.
China ingin AS memperbaiki kesalahan tarif karena AS dianggap secara sepihak sudah memulai perang dagang tarif. China mendesak AS untuk menunjukkan kesungguhan jika ingin melakukan negosiasi. China sedang mengevaluasi kemungkinan negosiasi tersebut dan mengatakan bahwa pintu terbuka untuk melakukan negosiasi tersebut.
Seperti yang pernah diulas di artikel sebelumnya, jika terdapat kabar minimal “ada komunikasi untuk mengadakan negosiasi”, maka safe haven akan reda karena ekspektasi meredanya ketegangan dagang kedua pihak. Dan itulah yang terjadi pada emas kemarin. Namun, kita perlu melihat lebih lanjut dari komitmen kedua pihak apakah segera terjadi pertemuan dan bagaimana hasil dari kesepakatan tersebut untuk mendapat kepastian dan juga kemungkinan meredanya ketegangan tentang perang tarif keduanya.

Apakah dengan rencana negosiasi AS dan China akan menjadi pertanda berakhirnya kenaikan emas? Jawabannya bisa dipastikan tidak!
Cek kembali dengan apa yang selalu kami ingatkan di akhir artikel bahwa masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi.
Ini artinya meredanya ketegangan dagang AS dan China hanya akan meredam kenaikan emas sementara waktu. Hal lain yang juga dinantikan pasar (termasuk Trump) adalah tentang penurunan suku bunga bank sentral (Federal Reserve AS). Dalam pernyataannya Powell selalu menekankan bahwa bank sentral masih menahan diri untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut karena ingin memastikan tentang dampak tarif terhadap inflasi.
Tarif dikhawatirkan akan mengakibatkan tekanan inflasi kembali terjadi (yang berarti inflasi kembali naik) sehingga membuat Fed urung menurunkan suku bunga. Bahkan sempat dikhawatirkan akan membuat Fed terpaksa menaikkan suku bunga jika inflasi menjadi tidak terkendali akibat tarif.
Jika memang kesepakatan dagang keduanya tercapai, dan ketidakpastian akibat tarif mereda, maka inflasi secara teori seharusnya relatif mudah turun dan berarti juga menandakan proses disinflasi yang diinginkan Fed berlanjut. Dengan turunnya inflasi, maka Fed akan lebih mudah dan lebih cepat untuk menurunkan suku bunga. Emas akan berpotensi naik jika Fed semakin dekat dengan penurunan suku bunga.
Jika negosiasi berjalan lambat atau kembali stuck, maka kekhawatiran tentang ketidakpastian ekonomi akibat tarif kembali menguat, dan status safe haven emas kembali mendorong harga mengalami kenaikan.
Fokus Malam ini
Investor akan mencermati data ekonomi AS sebagai acuan untuk pertimbangan suku bunga Fed di pertemuan berikutnya. Data nonfarm payrolls dan unemployment rate di jam 19.30 WIB akan menjadi pemicu pergerakan selanjutnya.
NFP diperkirakan turun menjadi 133K dari sebelumnya 209K, dan tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 4.2% Jika sesuai ekspektasi atau jauh lebih rendah (NFP turun, tingkat pengangguran naik), maka emas punya peluang untuk naik tembus resistance 3260 atau bahkan lanjut di atas 3380. Sebaliknya, jika data lebih baik dari ekspektasi (NFP naik, tingkat pengangguran turun), atau bahkan secara mengejutkan jauh lebih kuat dari ekspektasi, maka emas berpeluang turun dan koreksi berpotensi lanjut tembus di bawah 3200.
Secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish,dan pertahanan 3260 berhasil dijebol setelah bertahan selama 1 minggu terakhir. Penurunan juga sentuh 3202 dan jika menghitung penurunan sejak cetak rekor 3500, maka sudah terjadi koreksi turun $298. Beberapa bulan terakhir, setiap emas cetak rekor baru, selalu diikuti dengan koreksi turun kisaran $240-$300. Dengan demikian penurunan sampai tadi malam ke 3202 tercatat sebagai range koreksi yang cukup besar dan secara teori sangat mungkin tekanan turun sudah mulai berkurang.
Secara teknis, area 3200 adalah support psikologis, dan terjauh area 3167-3170 sebagai support critical jika terjadi tekanan kembali pasca data NFP nanti malam. Namun demand diperkirakan akan cukup kuat menahan tekanan tersebut. Sedangkan bullish dianggap kembali lebih kuat jika mampu naik minimal di atas 3260 kembali, atau lebih baik jika di atas 3280.

Di H4, Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2969 (FR 100%) sampai puncak 3500 (FR 0%). Secara teknis, penurunan masih dalam ukuran wajar dari area koreksi yang terlihat di FR 50%. Meski sempat turun hingga 3202, harga berangsur-angsur pulih dan di sesi Asia pagi ini berhasil naik hingga 3253.
Tapi bullish belum pulih secara keseluruhan selama resistance 3260, yang sebelumnya berperan sebagai support kuat, ditembus. Artinya, dalam jangka pendek, Anda masih bisa lakukan sell selama tidak tembus 3260. Namun di sisi penurunan, area 3202 kemarin akan menjadi area support psikologis, termasuk juga dengan FR 61.8% di 3172 dan MA 200 di 3160. Zona demand diperkirakan akan lebih kuat di kisaran MA 200 dan FR 61.8% tersebut. Artinya, jika penurunan sudah sentuh atau mendekati zona tersebut, maka Buy bisa dipertimbangkan dengan SL idealnya di bawah 3160 (di bawah MA 200).
Dengan pertimbangan NFP nanti malam dirilis lebih lemah, maka kami mengincar buy di kisaran terdekat dengan low tadi malam 3202. Tapi jika tidak terjadi penurunan sampai 3202, maka alternatif buy bisa dilakukan saat terjadi penembusan di atas 3260-3262, dan bisa dipertahankan jika data NFP mendukung penembusan di atas resistance 3282 (area orange kisaran 3282-3307 menjadi resistance psikologis).
Sebaliknya, SELL jangka pendek selain bisa dilakukan selama 3260 tidak ditembus, Anda bisa pertimbangkan SELL jika data NFP dirilis secara mengejutkan lebih kuat dari perkiraan. Data NFP di atas 210K akan berpeluang membuat emas kembali ditekan hingga kisaran 3200 kembali atau lebih.
Mengingat kondisi fundamental yang mendasari bullish emas saat ini belum hilang seluruhnya, seperti: pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang masih berjalan (meskipun nantinya AS dan China sepakat bertemu negosiasi), ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, sehingga diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven. Dengan demikian penurunan diperkirakan relatif terbatas.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 3255.40, dengan high di 3255.48 dan low 3227.40. Harga mengalami rebound pagi ini pasca tekanan turun tadi malam sentuh 3202. Secara umum, hal ini masih sesuai perkiraan kami sebelumnya di mana meskipun 3260 dan 3245 berhasil ditembus, area 3200 adalah zona support psikologis, sehingga ada kecenderungan untuk menahan laju penurunan sementara waktu.
Secara teori, kami mendeteksi adanya pembentukan pola falling wedge seperti terlihat pada grafik. Jika perhitungan kami benar, maka seharusnya kenaikan pagi ini di sesi Asia bukanlah sinyal buy selama resistance 3274 tidak ditembus (resistance falling wedge). Artinya akan ada potensi swing low terakhir yang diperkirakan akan kembali mendekati support 3202, bisa sedikit lebih tinggi atau sedikit lebih rendah.
Zona 3193-3167 sebagai potensi area demand sehingga peluang rebound diperkirakan akan lebih kuat di zona tersebut. Namun, area support kisaran 3197-3202 diperkirakan cukup efektif untuk diincar sebagai area buy, dengan asumsi bahwa swing low masih bisa terjadi ke area tersebut. Alternatif lainnya buy bisa tetap dilakukan asalkan resistance 3174 berhasil ditembus, dan menjadi pemicu reversal bullish karena resistance dari falling wedge berhasil ditembus.
Sebaliknya, jika resistance 3174 gagal atau belum berhasil ditembus, maka peluang sell bisa dilakukan dengan SL di atas 3174 untuk mengantisipasi sewaktu-waktu terjadi penembusan tersebut. Tapi target penurunan diperkirakan hanya akan berada di kisaran 3245 atau 3235. Sedangkan skenario terburuk adalah penurunan sampai 3200, itu bisa terjadi hanya jika data NFP nanti malam benar-benar mengejutkan dirilis lebih tinggi dari ekspektasi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3200.00 – 3202.00
(atau cek di artikel untuk opsi buy lainnya)
Target/Reward : 3214.00 ($13 - $15)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3260.00,
Target terdekat 3268, terjauh 3280, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3194.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3195.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3190.00 – 3192.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif jangka pendek)
Target/Reward: 3178.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3198.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3196)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



