Dolar bergerak naik, meski akhirnya ditutup lebih rendah dari kenaikan tersebut. Namun, imbal hasil Treasury AS 10-tahun ditutup turun, dan hal ini menjadi kabar baik bagi emas sehingga berhasil mempertahankan kenaikannya di sesi perdagangan hari Kamis. Di sisi lain, kondisi ini belum sepenuhnya membuat emas leluasa naik lebih tinggi. Pasar masih dihadapkan pada beberapa data ekonomi di akhir pekan, selain risiko geopolitik yang menjadi topik hangat dalam seminggu terakhir.
Data klaim pengangguran mingguan tercatat lebih rendah dari yang dikhawatirkan, 206K vs 225K. Dan indeks bisnis dari Fed Philadelphia menunjukkan angka yang tinggi, +16.3 vs 8.5. Keduanya sempat membebani emas, meski tidak terlalu signifikan. Sedangkan laporan neraca perdagangan AS yang lebih lemah, -70.3B vs -55.5B, membuka peluang beberapa revisi turun terhadap laporan GDP AS Q4 yang akan dirilis malam nanti sehingga kemungkinan angka GDP untuk setahun penuh 2025 diperkirakan akan berada di bawah 3%.
Secara umum, pasca pertemuan Selasa, Iran diberi waktu 2 minggu untuk kembali dengan proposal yang lebih rinci, tapi pejabat AS ragu akan tercapai kesepakatan mengingat gap pandangan kedua pihak yang disebut-sebut masih terlalu jauh dari kesepakatan. Hal ini kemudian memicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan konflik militer dari AS seperti yang ditekankan Trump sebelum pertemuan. Situasi tersebut sampai saat ini masih simpang siur dan masih menjadi tanda-tanya besar di pasar sehingga membuat emas di satu sisi naik, tapi di lain sisi tidak naik agresif karena pasar masih melihat Trump tarik ulur dengan statementnya.
Situasi terbaru menunjukkan Trump mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran. WSJ menulis laporan bahwa serangan awal akan menargetkan lokasi militer atau pemerintah tertentu dalam beberapa hari ke depan (ditafsirkan pasar akan terjadi akhir pekan). Serangan ditujukan untuk menekan Iran agar menghentikan pengayaan uranium dan menyetujui kesepakatan nuklir dalam waktu dekat. Jika Iran menolak, maka konsekuensinya adalah AS bisa meningkatkan serangan menjadi kampanye yang lebih luas dengan menargetkan fasilitas rezim yang berkuasa.
Meski diplomasi tetap menjadi pilihan utama Trump, tapi opsi militer sedang dibahas secara aktif belakangan ini.
Hal yang menjadi catatan kami adalah sejarah 2025, bulan Juni. Saat itu AS dan Iran bertemu, berdiplomasi ketat, sampai akhirnya nyaris mencapai kesepakatan. AS lalu memberi waktu pada Iran 2 minggu (pola yang sama dengan pertemuan 2026) untuk mencapai kesepakatan yang ditentukan. Namun, selang beberapa hari (saat itu terhitung 3 hari setelah pertemuan), pejabat AS memberi peringatan bahwa serangan akan terjadi dalam beberapa jam ke depan, dan terjadilah serangan yang diinisiasi Israel terhadap fasilitas nuklir Iran. Konflik berlanjut dengan aksi balasan, dan saat itu AS juga mulai ikut menyerang Iran.
Hal yang sama dikhawatirkan terjadi kali ini mengingat pola yang dilakukan cenderung memiliki kesamaan : tekanan – diplomasi – deadline 2 minggu – konflik militer (tidak menunggu 2 minggu). Apakah ini akan terulang? Mayoritas Analis melihat situasinya sangat mungkin, meskipun Trump sebut akan memutuskan tentang serangan tersebut 10 hari ke depan.

Pasar akan diwarnai beberapa risk event tingkat tinggi yang berpeluang membuat emas bergejolak di malam hari hingga penutupan. Diawali dengan data ekonomi, GDP-PCE-PMI akan dirilis sejak 20.30 WIB sampai 22.00 WIB. Jika data dirilis lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan kembali, bisa lebih tinggi dari high sebelumnya 5022. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka emas rentan terkoreksi turun kembali.
Agenda kedua adalah keputusan pengadilan AS terhadap tarif Trump. Jika tarif dibatalkan, emas peluang turun lebih dulu. Jika tarif tetap berlanjut, emas lanjutkan kenaikan.
Dan akhirnya pasar akan kembali fokus dengan risiko geopolitik akhir pekan. Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven sehingga penurunan dari dampak data yang kuat maupun keputusan pengadilan membatalkan tarif, akan berbalik dengan kenaikan kembali karena pasar cemas dengan situasi geopolitik memasuki akhir pekan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, tapi range pergerakan relatif lebih sempit dibanding sehari sebelumnya. Emas bergerak di kisaran 4960-5022. Tapi secara keseluruhan tren cenderung naik.
Secara teknis, area 4960 dalam jangka pendek akan menjadi support yang perlu dicermati. Tembus zona ini akan membuat emas kembali dibayangi tekanan turun, dan zona 4842 – 4854 berpeluang menjadi target dari tekanan tersebut. Sedangkan resistance terdekat di 5018-5022 akan menjadi area yang perlu ditembus untuk membuat kenaikan berlanjut. Pasar akan dibebani oleh keputusan Mahkamah Agung AS tentang tarif Trump dan risiko geopolitik akhir pekan, selain data ekonomi AS yang juga diperhitungkan.

Di H4, harga tertahan di zona ungu 4969-4997, dan untuk sementara waktu pola kenaikan dari falling wedge tersebut terhambat. Meski demikian, secara teknis, swing low atau penurunan diharapkan tidak tembus support 4930 atau maksimal 4906. Dengan demikian nantinya penurunan tersebut masih menjadi bagian dari koreksi normal dan berpeluang untuk diikuti kenaikan berikutnya.
Secara hitungan, kami masih melihat peluang wave 3 untuk kenaikan yang dominan selama support 4906-4930 tidak ditembus. Pemicu utama akan lebih kuat jika kenaikan berhasil lanjut tembus zona orange 5039-5083. Hal ini berpeluang dominan jika didukung data ekonomi AS yang lebih lemah dari ekspektasi dan situasi geopolitik yang memanas.
Sebaliknya, bearish juga tetap dipertimbangkan. Penurunan di bawah zona pink 4854-4907 (terutama tembus level terendah 4854) berpeluang memicu penurunan lebih lanjut dan menunda tren bullish. Jika ini terjadi, maka strategi sell dominan dan berpeluang melirik zona 4780-4790, dan jika AS dan Iran mencapai kesepakatan resmi, maka penurunan bisa lebih lanjut hingga zona coklat 4631-4712.
Secara umum, selama risiko geopolitik masih mengintai, tidak ada kesepakatan apapun di antara kedua pihak, maka hal ini berpotensi menahan penurunan emas, dan strategi buy tetap dipertahankan, meskipun data ekonomi AS nanti malam bisa saja sedikit menghambat jika dirilis lebih kuat dari ekspektasi atau Mahkamah Agung AS batalkan tarif Trump.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4992.10 dengan high 5014.71, dan low 4981.46. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 20 Februari 2026, rekomendasi masih tetap sama. Zona 4961-4975 diperkirakan masih cukup potensial sebagai area demand sehingga buy lebih disarankan di zona tersebut. Sementara breakout resistance, kini perlu memastikan tembus 5014 agar terjadi breakout yang lebih dominan.
Di sisi lain, swing low lebih rendah ke zona biru 4906-4917 diperkirakan menjadi area support terjauh jika terjadi swing low lebih lanjut yang disebabkan data ekonomi AS yang lebih kuat atau keputusan pengadilan AS untuk membatalkan tarif Trump. Namun, secara agregat, risiko geopolitik di akhir pekan akan membuat investor berhati-hati, dan safe haven emas kemungkinan dilirik sehingga zona biru bisa kembali dilirik sebagai alternatif buy paling rendah.
Sebaliknya, bearish akan jauh lebih dominan jika 4900 ditembus, dengan anggapan bahwa risiko geopolitik berkurang, ditandai dengan tercapainya kesepakatan AS dengan Iran.
Jika syarat-syarat ini dipenuhi : 1) data ekonomi “jauh lebih kuat” dari ekspektasi, 2) pengadilan AS batalkan tarif Trump, 3) AS dan Iran mencapai kesepakatan, maka ubah strategi menjadi Sell, dan pertahankan jika berlanjut tembus 4900. Zona merah di kisaran 4801-4839 berpeluang menjadi targetnya. Tapi jika risiko geopolitik tetap ada, terutama kekhawatiran serangan AS ke Iran di akhir pekan, maka tekanan apapun terkait data ekonomi maupun keputusan pengadilan AS terhadap tarif Trump pada emas kemungkinan relatif terbatas, dan demand kemungkinan kembali mendorong harga kembali ke jalur kenaikan. Tetap buy on dip selama risiko geopolitik tetap ada!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4975.00 – 4977.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4989 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5014, target terdekat 5022, terjauh 5040, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4969.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4968.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4906.00 – 4908.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4920.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4900.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4900)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




