Sampai hari Jumat tidak ada katalis yang mengubah sentimen sehingga dolar tetap kuat dan imbal hasil Treasury yang juga naik. Hal ini dipicu oleh ketidakpastian seputar pemilu AS yang semakin dekat dan juga geopolitik memasuki akhir pekan kemarin. Jajak pendapat sejauh ini masih menunjukkan dukungan yang ketat antara Trump dan Harris. Ketidakpastian membuat emas cenderung dilirik sebagai safe haven sehingga emas tetap naik di tengah penguatan dolar AS.
Ketidakpastian juga menaungi Jepang setelah partai yang berkuasa LDP kehilangan suara mayoritasnya dalam pemilu akhir pekan kemarin. Ketidakstabilan politik di Jepang saat ini menambah unsur ketidakpastian di pasar.
Seperti yang diulas di hari Jumat baik di artikel maupun live streaming di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial bahwa market akan memasuki fase krusial di 2 minggu ke depan secara beruntun. Dimulai di minggu ini jelang akhir bulan Oktober dan juga memasuki awal November, hingga minggu depan pasca FOMC Meeting.
Minggu ini pasar dikejutkan dengan kehilangan suara mayoritas partai LDP di parlemen. Meskipun LDP tetap sebagai partai pemenang, tapi perolehan suaranya tidak memenuhi syarat untuk memerintah sendirian. Dibutuhkan 233 kursi, sementara perolehan setelah voting kemarin menunjukkan angka 205 sehingga LDP bersama Komeito perlu meyakinkan partai kecil untuk ikut mendukung pemerintah. Ketidakstabilan politik membayangi Jepang beberapa ke depan.
BOJ akan melakukan pertemuan di minggu ini dan diperkirakan suku bunga akan tetap. Pasar akan mencari petunjuk apa yang akan dilakukan BOJ di tahun ini dan rencana kenaikan suku bunga berikutnya. Kemungkinan dengan ketidakstabilan politik akan menunda BOJ dari menaikkan suku bunga November sehingga pasar akan mencari petunjuk untuk Desember.
Data ekonomi AS akan berkisar pada laporan pekerjaan. Dimulai dengan angka JOLTS job openings, ISM, ADP, GDP, inflasi PCE hingga ditutup oleh NFP di hari Jumat. Semua itu akan sensitif untuk melihat peluang penurunan suku bunga Fed di FOMC 7 November mendatang. Laporan yang solid akan membuat pasar menghitung ulang tentang pemangkasan suku bunga Fed. Meski demikian pejabat Fed mayoritas masih mendukung untuk penurunan suku bunga November 25 bps, karena inflasi yang tetap dingin.
Pemilu AS 5 November dan FOMC Meeting 6-7 November sebagai pemuncak di 2 minggu berturut-turut yang diperkirakan krusial bagi pasar. Dengan raihan suara yang imbang antara kedua calon Presiden, saat ini pasar memperhitungkan potensi kemenangan Trump dan diwarnai dengan kekhawatiran tentang perang dagang yang bisa kembali terjadi, dan juga potensi berkurangnya penurunan suku bunga Fed ke depan. Namun independensi Fed dipertaruhkan. Meski demikian, Powell dan kawan-kawan tetap menekankan bahwa Fed hanya bertindak berdasarkan data ekonomi, bukan karena Politik.
Dan akhirnya Kongres Rakyat Nasional (NPC) China yang ditunggu-tunggu. Semula diperkirakan akan terjadi di akhir Oktober. Namun informasi terbaru menyebut bahwa NPC Meeting baru akan dilakukan 4-8 November sehingga banyak spekulasi yang beredar bahwa pengunduran jadwal tersebut berkaitan erat dengan pemilu di AS di mana China perlu mengantisipasi kemenangan Trump. Hal ini sangat sensitif dengan rencana stimulus fiskal yang diumumkan pemerintah China karena dikhawatirkan akan tidak cukup jika tidak memperhitungkan risiko perang dagang yang dipicu kemenangan Trump nantinya.

Tidak ada data ekonomi AS yang signifikan dirilis hari ini sehingga secara teknis zona support dan resistance akan relatif sama dengan sebelumnya. Namun secara fundamental, ketidakpastian pada pasar cenderung menjadi faktor penggerak utama market saat ini hingga terdekat besok malam saat data ekonomi AS mulai dirilis.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish meskipun harga sempat ditekan turun hingga kisaran 2717.01. Emas berbalik naik di malam hari dan sentuh level tertinggi 2744.96. Secara umum kita belum mendapatkan rekor baru, tapi rebound di malam hari menunjukkan kondisi emas yang masih cenderung bullish sehingga penurunan relatif terbatas.
Meski demikian strong bullish baru akan terlihat valid saat resistance 2758 yang juga sebagai all time high berhasil ditembus. Proyeksi selanjutnya semakin terbuka untuk bertahap tembus 2800-an. FE 100% Daily berada di 2809.83. Sementara support terdekat FE 61.8% 2729.48 dan terjauh 2708.61 (low 23 Okt 2024) akan menjadi zona support psikologis, sekaligus menentukan apakah profit taking berikutnya bisa lebih rendah dibanding 23 Okt yang lalu.Â

Di H4, pola penurunan dari correction wave ABC sebelumnya ternyata relatif terbatas, dengan penurunan wave C yang berada sedikit di atas wave A. Namun secara umum jika mengacu pada tren channel naik, maka uptrend memang masih cenderung lebih kuat. Penomoran untuk Elliott wave pada tren besar yang paling utama digambarkan dengan text warna biru, terlihat bahwa wave 5 (text biru) belum tercapai. Sementara text merah menggambarkan pola kenaikan 5 wave untuk wave terakhir yang belum terwujud tersebut.
Dengan kata lain, penurunan jangka pendek sebelumnya dianggap selesai, dan masih dalam bagian pola kenaikan yang utama. Dan ekspektasi berikutnya bertahap mendorong naik hingga kisaran 2783 atau bahkan 2800an sebagai target kenaikan.
Head & Shoulders yang sebelumnya terdeteksi gagal mendapatkan validasi setelah gagal tembus neckline support 2708-2710 dan justru rebound sejak 2717 hingga 2745.
Dengan minimnya data ekonomi, pasar masih diliputi ketidakpastian jelang pemilu AS, dan jelang FOMC Meeting minggu depan. Sementara minggu ini fokus menunggu data pekerjaan AS sehingga dorongan naik cenderung dominan.
Sebaliknya, bearish akan lebih kuat jika mampu tembus 2708 (low 23 Oktober 2024), dengan potensi koreksi terdekat 2698/2700 dan terjauh 2680-2683. Dengan ketidakpastian yang masih membayangi, maka penurunan ke zona tersebut relatif kecil untuk saat ini.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2732.00, dengan high di 2740.14 dan low 2724.35. FR ditarik dari bottom 2672.34 ke puncak 2758.35 (FR 0%). Dan penurunan terjauh dalam 1 minggu terakhir tercatat tertahan di 2708 (23 Okt 2024), sedikit di bawah FR 50% H1 @2715.34. Sementara penurunan terakhir di hari Jumat tertahan di 2717, sedikit di atas FR 50%. Dan pagi ini penurunan sedikit tertahan di zona FR 38.2% 2725.49.
Dengan demikian uptrend cenderung masih dominan untuk saat ini, meskipun bullish akan jauh lebih kuat jika resistance FR 0% di 2758.35 berhasil ditembus. Kenaikan di atas FR 0% diperlukan untuk menunjukkan lanjutan tren naik. Sebaliknya, akan berubah turun lebih kuat jika FR 61.8% 2705.19 berhasil ditembus.
Strategi buy lebih dominan karena belum terjadi penembusan FR 61.8%, dan fundamental sejauh ini yang masih mendukung bullish (ketidakpastian seputar pemilu, ketidakpastian geopolitik, penurunan suku bunga Fed, stimulus China).
Sebaliknya, penurunan jangka pendek sebagai profit taking akan lebih kuat jika FR 61.8% ditembus, sehingga strategi sell lebih tepat jika dilakukan saat FR 61.8% 2705 konfirm ditembus.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY on Dip
Entry: 2722.00 – 2724.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2736.00 ($12 - $14)Â
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2736.00,
Target terdekat 2745, terjauh 2755, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2716.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2714.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY jika Support ditembus
Entry : 2704.00 – 2705.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2692.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2711.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2712)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



