Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun turun, diikuti pelemahan USD setelah kabar menyebut tentang pemanggilan Powell oleh kejaksaan Agung AS dengan tuduhan perbuatan kriminal terkait renovasi Gedung Federal Reserve. Hal ini memicu kekhawatiran terbaru tentang independensi bank sentral dan membuat ketidakpastian seputar kepemimpinan Fed. Emas terdorong lebih cepat di tengah suramnya situasi geopolitik.
Powell Didakwa Lakukan Penipuan
Departemen Kehakiman AS mengeluarkan surat panggilan pengadilan terhadap Federal Reserve. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya sehingga memperburuk konflik yang sedang berlangsung antara pemerintah dan Federal Reserve.
Dalam keterangannya, Departemen Kehakiman berusaha untuk melakukan penyelidikan apakah Powell berusaha menipu atau membuat keterangan palsu terkait skala dan biaya proyek renovasi Gedung Federal Reserve di hadapan Komite Perbankan Senat.
Banyak pihak yang menganggap bahwa hal tersebut hanya dalih politik yang diarahkan ke Ketua Fed Jerome Powell untuk menekan Powell karena selalu menolak penurunan suku bunga secara agresif. Ini juga terjadi pada Gubernur Fed Lisa Cook tahun lalu saat Trump mencoba memecat dengan alasan tertentu, tapi kemudian gagal. Status Lisa Cook pun sampai saat ini masih menunggu keputusan Mahkamah Agung AS di 21 Januari mendatang.
Trump pernah mengatakan bahwa dia ingin memecat Powell, tapi batal karena melihat reaksi pasar yang negatif sehingga pernyataan tersebut ditarik kembali. Namun dalam kunjungan ke Gedung Federal Reserve saat meninjau proses renovasi, Trump kembali lontarkan pernyataan yang berupaya memojokkan Powell saat itu di tengah wawancara tv AS. Trump menyebut biaya renovasi yang membengkak di era Powell, dan Powell sempat menyanggahnya bahwa anggaran yang dimaksud adalah anggaran yang yang berbeda. Kini dengan proses pemanggilan Powell oleh Departemen Kehakiman membuka kembali ketegangan hubungan antara pemerintah dan Federal Reserve, dan pasar saham kembali merespon negatif terkait ancaman terhadap independensi bank sentral. Emas mendapat dukungan tambahan selain dari geopolitik, dan memicu kenaikan cepat hingga 4630.

Fokus CPI Lebih Dulu
Malam nanti alihkan lebih dulu perhatian Anda ke data CPI! Geopolitik yang tidak menentu mungkin menjadi pertimbangan. Pola pergerakan ataupun respon pasar diperkirakan akan serupa dengan hari Jumat saat data NFP dan tingkat pengangguran dirilis, di mana pasar hanya merespon singkat, dilanjutkan dengan kekhawatiran geopolitik di malam hari sehingga emas terus lanjutkan kenaikannya.
Data akan dirilis di jam 20.30 WIB dengan konsensus 2.7% y/y untuk CPI utama dan juga core. Sedangkan basis bulanan diperkirakan di 0.3% m/m untuk CPI utama maupun core CPI.
Skenario #1 : CPI lebih tinggi (asumsi : 2.8-2.9% y/y). Dalam skenario ini, US Yield dan USD menguat sehingga emas berpeluang turun. Namun, penurunan emas diperkirakan terbatas sehingga dampaknya kemungkinan akan membuat emas mampu kembali bangkit/naik.
Skenario #2 : CPI “jauh lebih tinggi” (asumsi : di atas 3.0% y/y). Dalam skenario ini, ekspektasi penurunan suku bunga 2026 semakin pudar sehingga USD berpotensi menguat lebih lanjut, dan emas berpotensi tertekan atau koreksi lebih lanjut di bawah 4500. Panic selling akan membuka peluang emas turun ke kisaran 4490 atau 4470.
Skenario #3 : CPI lebih rendah atau sama dengan ekspektasi (asumsi 2.6-2.7% y/y). Dalam skenario ini, US Yield akan turun, emas berpeluang uji kembali resistance, meskipun kenaikan di atas 4630 tetap butuh waktu. Geopolitik bisa jadi pengimbang.
Skenario #4 : CPI “jauh lebih rendah” (asumsi : di bawah 2.5% y/y). Pasar kembali pricing kemungkinan cut rate di 2026. Didukung dengan ketidakpastian geopolitik yang masih dominan akan membuat emas melanjutkan rally yang tertunda. ATH 4630 berpeluang ditembus.
Sebagai catatan tambahan, khusus reaksi dari skenario #1 maupun #3, kemungkinan reaksi emas tidak sebesar dibandingkan #2 maupun #4 sehingga perlu waspada dengan pergerakan terbatas saat data dirilis. Dan di atas jam 21.00 WIB trader harus kembali fokus dengan teknikal maupun situasi geopolitik yang masih mengganggu!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish, rekor ATH baru saat ini tercatat di 4630, dan emas terkoreksi turun di pagi hari hingga 4575. Secara teknis, tren naik masih kuat, tapi RSI menunjukkan puncak kedua yang lebih rendah dibanding puncak pertama sehingga perlu waspadai peluang koreksi turun ataupun profit taking yang didukung peluang bearish divergence.
Di sisi lain, penurunan diharapkan masih terbatas mengingat situasi geopolitik yang masih tidak menentu dan kecemasan tentang independensi bank sentral. Namun, data CPI AS malam nanti juga perlu diwaspadai. Support terdekat zona 4534-4540, jika ditembus, maka terbuka untuk turun lebih lanjut, dengan support 4500 dan 4480 sebagai potensi yang terlihat. Sebaliknya, resistance ada di zona 4607 dan 4630. Jika tembus, maka peluang kenaikan berlanjut, dan ATH baru sangat terbuka.

Di H4, kenaikan sesuai ekspektasi berlanjut ke zona tertinggi baru 4630. FE 61.8% 4590 kembali diuji karena harga lanjut dengan koreksi turun di pagi hari sampai 4575. Pasar akan menantikan data CPI AS nanti malam di tengah situasi geopolitik yang masih tidak menentu dan juga kecemasan baru terkait independensi bank sentral setelah Powell didakwa melakukan tindakan kriminal atas renovasi Gedung Federal Reserve.
Secara struktural, tren utama masih valid untuk kenaikan berikutnya. Area 4548-4549 yang sebelumnya merupakan area ATH, kini menjadi support terdekat untuk peluang koreksi turun ataupun profit taking. Level kunci zona ungu kisaran 4510-4563 adalah zona yang dipertimbangkan sebagai zona buy terdekat, dan zona coklat 4481-4517 adalah area koreksi maksimal yang diharapkan juga sebagai area demand yang lebih kuat jika terjadi penurunan tajam. Dan dorongan di atas 4630 akan semakin membuka peluang ATH berikutnya.
CPI nanti malam akan menjadi kunci utama untuk melihat sejauh apa koreksi turun bisa terjadi, atau seberapa jauh lagi emas bisa lanjutkan kenaikannya. CPI yang lebih tinggi akan mendukung koreksi turun berlanjut, mendukung strategi sell, dan zona orange akan menjadi target potensial kisaran 4407-4439. Dan jika CPI “jauh lebih tinggi dari ekspektasi”, maka penurunan berpeluang berlanjut, dan zona hijau 4315-4431 adalah zona terjauh yang bisa dijangkau. Ini dengan asumsi bahwa belum ada eskalasi geopolitik apapun sampai nanti malam.
Tapi jika geopolitik masih tetap tidak menentu, maka penurunan maksimal hanya diharapkan di zona coklat 4481-4517 atau zona orange 4407-4439 sehingga trader perlu fluktuasi pasar setelah data CPI dirilis, di atas jam 21.00 WIB kemungkinan kembali mewaspadai situasi geopolitik.

Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4471.50 dengan high 4607.41, dan low 4575.68. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 13 Januari 2026, rekomendasi masih sama, belum ada perubahan signifikan karena penurunan atau swing low sejak pagi hari hingga siang ini di sesi Asia masih tertahan di zona 4575, dan kenaikan juga tertahan di 4599 sehingga kami tidak perlu mengupdate strategi yang ada.
Fibonacci Retracement (FR) diperbarui, penarikan dari low 4407 ke puncak 4630 dan koreksi pagi ini sementara tertahan di zona FR 23.6% 4577. Menariknya adalah FR sebelumnya ditarik dari 4407 ke puncak 4601 (high saat sesi Asia kemarin), penurunan atau swing low juga tertahan di FR 23.6% yang saat itu di zona 4555, dilanjutkan kenaikan hingga malam hari cetak ATH baru di 4630. Jika pola ini terulang, maka swing low di 4575 pagi ini bisa saja menjadi area terendah untuk hari ini, diikuti kenaikan hingga menguji kembali zona 4630, mendekati, atau bahkan melewati (new ATH).
Tapi mengingat malam nanti akan dirilis data CPI, maka skenario kemarin belum tentu terulang 100% sama di hari ini sehingga kami lebih sarankan untuk tetap waspada. Kalaupun terjadi kenaikan lebih dulu, maka tembus 4607 adalah peluang untuk follow buy, dengan target terdekat 4615 atau terjauh 4625. Lalu apapun hasilnya, jika terjadi sebelum data CPI, maka sore hari sebaiknya tunda entry, tunggu sampai data CPI benar-benar dirilis.
Ekspektasi skenario adalah profit taking masih dominan dan zona ungu kisaran 4544-4570 swing low terdekat, atau zona merah kisaran 4510-4536 swing low terjauh diharapkan cukup efektif sebagai zona demand sehingga buy bisa dilakukan di salah satu zona tersebut.
Sebaliknya, penurunan di bawah 4510 kemungkinan menekan emas dalam jangka pendek, dan sell bisa dilakukan dengan peluang penurunan diperkirakan terdekat ke 4500 atau 4490.
Strategi di malam hari akan sangat sensitif dengan data CPI sehingga tetap disarankan di sore hari untuk tunda entry, dan tunggu sampai data ekonomi selesai dirilis!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4553.00 – 4555.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4567 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4607, target terdekat 4615, terjauh 4625,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4547.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4548.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4488.00.00 – 4490.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4502.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4482.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4482)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



