
Imbal hasil Treasury AS 10 tahun mengalami kenaikan, meskipun secara umum tekanan turun tetap dominan. Bahkan pagi ini imbal hasil Treasury dibuka gap down bersama penurunan dolar yang berlanjut. Situasi geopolitik yang tidak menentu membuat emas masih dipertimbangkan sebagai safe haven sehingga penurunan yang terjadi cenderung masih terbatas. Tapi sayangnya kenaikan pun masih belum terlalu agresif karena pasar menunggu hasil pertemuan AS dan Iran yang baru akan berjalan hari ini.
Faktor Yang Bisa Menjadi Kendala Pertemuan AS dan Iran
Menjelang pertemuan putaran ketiga AS dan Iran, Menteri Luar Negeri AS Rubio menyebut memiliki bukti bahwa Iran sedang mengembangkan rudal balistik antar-benua, dan menyebut penolakan Iran terhadap pembahasan rudal tersebut akan menjadi masalah besar yang bisa pengaruhi hasil pertemuan. Meski demikian, Rubio kembali menekankan bahwa diplomasi tetap menjadi opsi yang tersedia, selain militer.
Putaran ketiga sendiri akan berfokus pada program nuklir Iran atas permintaan Iran. Sedangkan AS merasa permasalahan rudal menjadi ancaman serius bagi AS. Rubio menegaskan bahwa AS memandang tantangan tersebut lebih luas dari sekedar pengayaan uranium sehingga penolakan Iran untuk membahas rudal balistik berpotensi menjadi titik gesekan utama dalam negosiasi.
Secara keseluruhan, pernyataan Rubio mencerminkan sikap AS yang tetap membuka jalur diplomasi, tapi juga mempertimbangkan kemungkinan serangan jika pertemuan tidak menghasilkan kesepakatan. Hal ini seperti yang sudah ditekankan Trump beberapa waktu terakhir bahwa Iran menghadapi risiko serangan skala besar jika tidak menyepakati permintaan AS untuk hentikan program nuklir dan menjamin tidak akan melanjutkan program rudal balistiknya.

Dari sisi data ekonomi, AS hanya akan merilis data initial jobless claims di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan naik dari minggu sebelumnya 206K menjadi 217K. Jika data lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi terhambat. Sebaliknya, jika data lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpeluang mendapat dukungan naik lebih lanjut.
Di sisi lain, pertemuan AS dan Iran yang akan berlangsung hari ini, akan menjadi prioritas. Trump kemungkinan akan menunggu laporan dari Steve Witkoff tentang hasil pertemuan. Meski Iran optimis akan mencapai kesepakatan, tapi pihak AS di putaran kedua sempat menyebut masih terdapat gap yang terlalu jauh di antara kedua pihak tentang kesepakatan. Dan Witkoff saat itu menuduh Iran tidak sepenuhnya berupaya memenuhi permintaan AS.
Jika Witkoff menyebut hal yang sama dengan pertemuan putaran kedua minggu lalu (sulit mendapat kesepakatan karena Iran tidak mau memenuhi tuntutan AS), maka eskalasi kemungkinan meningkat, dan itu berarti emas rally lebih lanjut, bahkan dengan cepat tembus 5350.
Jika Witkoff menyebut Iran bersedia penuhi permintaan AS dan kedua negara berhasil mencapai kesepakatan tertentu, maka de-eskalasi akan membuat emas berpeluang terkoreksi tajam, dan cukup terbuka untuk turun di bawah 5080 kembali, atau bahkan jauh lebih rendah di bawah 5000.
Di luar pertemuan AS dan Iran, kekhawatiran kami juga tertuju pada Israel. Israel sangat memantau pertemuan tersebut. Sejarah Juni 2025 menunjukkan andil Israel menyerang fasilitas nuklir saat itu mendapat restu dari AS padahal pertemuan saat itu hampir mencapai kesepakatan tertentu. Namun, Israel menyerang di saat AS memberi waktu 2 minggu untuk kembali ke meja perundingan. Jika ini kembali terulang, maka trader perlu mencermati situasi hingga akhir pekan untuk kemungkinan terburuk.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup inverted hammer, secara teori membuka peluang untuk kembalinya bullish pasca tekanan turun 2 hari sebelumnya. Hal ini juga dimungkinkan setelah penurunan kemarin tertahan di zona support 5120, tidak lebih rendah dari low sehari sebelumnya 5093. Meski demikian, bullish butuh tembus resistance 5217 (high kemarin) dan 5249 (high 24 Feb 2026).
Secara struktural, tren utama masih cenderung bullish. Resistance 5217 dan 5250 akan menjadi zona penting. Jika tembus, maka jalur kenaikan berlanjut dan membuka ruang untuk kenaikan ke zona 5300-an. Sebaliknya, support berada di level 5120 dan 5093. Penurunan drastis di bawah 5080 akan memicu penurunan lebih lanjut. Pasar masih akan mencermati hasil pertemuan AS dan China yang diperkirakan akan pengaruhi sentiment hingga akhir pekan.

Di H4, zona orange bertindak sebagai support yang tetap efektif karena level terendah di sesi Asia 5121 bertahan sepanjang sesi perdagangan hari Rabu tanpa tersentuh. Penurunan malam hari hanya sempat sentuh 5145, tapi kemudian ditutup berbalik naik. Kondisi yang sama terjadi pada pembukaan pagi ini di sesi Asia, di mana level terendah sementara ini di 5154, bertahan di zona orange. Jika terus seperti ini, maka kenaikan diperkirakan bisa kembali berjalan bertahap, dan secara hitungan mulai di fase kenaikan wave 5 yang merupakan bagian dari kenaikan wave (iii).
Skenario bullish akan lebih dominan jika hasil pertemuan AS dengan Iran kembali buntu. Iran akan menghadapi konsekuensi serangan skala besar dari AS, atau kemungkinan serangan dari Israel sehingga demand safe haven akan kembali menguat. Jika ini terjadi, maka peluang kenaikan berlanjut melirik zona 5340-5345, atau jauh lebih tinggi ke zona coklat 5470-5549.
Sebaliknya, skenario bearish terbagi 2 peluang, yaitu peluang bearish pendek/terbatas, dan peluang bearish yang relatif lebih kuat. Pada skenario bearish pendek/terbatas, ditandai penurunan di bawah zona orange, atau di bawah 5093, yang akan menekan emas lebih lanjut sampai zona ungu 4981-5029 atau mendekati trendline support 5000. Pada skenario ini, sell disarankan jika tembus 5080, tapi target diperkirakan terbatas maksimal di zona ungu tersebut.
Sedangkan skenario bearish yang lebih kuat diperkirakan baru akan terjadi jika zona ungu tersebut ditembus. Artinya, bearish lebih kuat jika tembus support 4981 (area terendah dari zona ungu). Jika ini yang terjadi, sell bisa dilanjutkan dengan peluang kisaran zona pink 4904-4940.
Skenario bearish kuat atau pendek juga akan bergantung dari hasil pertemuan AS dan Iran sehingga trader perlu waspadai perkembangan geopolitik hari ini.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 5188.70 dengan high 5198.32, dan low 5154.97. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 26 Februari 2026, rekomendasi dipertahankan mengingat pergerakan yang masih tidak terlalu agresif di sesi Asia. Meski demikian strategi alternatif “buy on breakout” 5181 sudah berhasil sentuh TP 1 5192 (high tercatat di 5198), tapi belum sentuh TP 2 5205.
Secara umum, jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap bertahan di zona 5170-5185, maka buy tetap bisa dilakukan, dan kenaikan diharapkan mulai tembus zona 5200. Kenaikan bertahap dekati zona abu-abu 5230-5249 dan potensi tembus jika didukung oleh data ekonomi yang lemah atau eskalasi geopolitik jika AS dan Iran kembali buntu.
Sebaliknya, bearish jangka pendek bisa terjadi jika zona biru 5137 ditembus sehingga memicu penurunan lebih lanjut ke zona merah 5093-5114, dan diperkirakan cukup terbuka untuk turun lebih lanjut ke zona coklat 5007-5026 jika terjadi de-eskalasi atau kesepakatan AS dan Iran di pertemuan hari ini.Tapi selama risiko geopolitik tetap ada, maka penurunan diperkirakan masih terbatas sehingga zona biru atau merah kemungkinan sebagai penurunan maksimal.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 5157.00 – 5159.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5171 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5198, target terdekat 5210, terjauh 5225, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5152.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5150.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 5078.00 – 5080.00 (atau jika terjadi de-eskalasi AS-Iran)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5066.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5086.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 5085)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




