logo agrodana futures official
Buka Akun

BOJ Mengindikasikan Akan Bertindak Seiring Dengan Pelemahan Yen

  -  27-Jun-2024

Dolar berlanjut menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya terutama terhadap Yen hingga kembali membuat rekor tertinggi dalam 38 tahun terakhir atau sejak Desember 1986. Mata uang Yen bahkan juga melemah terhadap hampir semua mata uang lainnya termasuk terhadap Euro yang menyentuh level tertinggi dalam 32 tahun terakhir atau sejak September 1992. Wakil Menteri Keuangan urusan Hubungan Internasional - Masato Kanda kembali memberikan peringatan kalau otoritas keuangan Jepang sangat khawatir dengan pergerakan mata uang Yen saat ini dan siap beraksi jika memang diperlukan. Di akhir bulan Mei dan awal bulan April lalu Bank Sentral Jepang (BOJ) melakukan 2 kali intervensi setelah mata uang Yen menembus level 160. Dan saat ini mata uang Yen kembali di level tersebut. Fundamental ekonomi di AS yang masih solid dibandingkan dengan negara lain membuat nilai mata uang dolar terus meningkat. Selain itu Federal Reserve juga masih gigih mempertahankan suku bunga acuannya di tengah bank sentral lainnya yang sudah mulai melonggarkan kebijakan moneternya. Laju turun inflasi yang cenderung lambat membuat pejabat Fed terus bertahan dengan suku bunga acuan saat ini dan hanya memproyeksikan pemangkasan suku bunga acuan sebanyak 1 kali saja di tahun ini. Gubernur Fed - Michelle Bowman beberapa hari lalu kembali menegaskan kebijakan untuk tetap mempertahankan suku bunga saat ini untuk waktu yang lebih lama dirasa sudah cukup untuk menekan inflasi hingga mencapai target yang diinginkan. Hal ini diindikasikan bahwa Bowman berpeluang akan tetap memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan hingga akhir tahun ini. Malam ini akan dirilis data pertumbuhan ekonomi GDP yang diperkirakan menurun namun dari sisi price index yang berpengaruh pada inflasi justru meningkat. Hal ini kemungkinan akan berpengaruh pada data indikator inflasi dari sisi personal/rumah tangga yaitu data Personal Consumpion Expenditure (PCE) yang baru akan dirilis esok hari. Selain itu hari ini juga akan dirilis data dari sektor tenaga kerja berupa laporan mingguan klaim pengangguran yang diperkirakan menurun. Laporan dari sektor tenaga kerja di AS belakangan ini mulai menunjukkan tanda-tanda menurun meski secara data masih relatif positif. Debat capres pertama antara Presiden Biden sebagai petahana dan kandidat dari Partai Republik - Donald Trump juga akan menjadi perhatian pasar besok pagi.

Yen melemah hampir terhadap semua mata uang dunia setelah kembali mencapai rekor terendah dalam 38 tahun terakhir. Kondisi ini menyebabkan otoritas keuangan Jepang kembali mengeluarkan pernyataan yang nmengindikasikan peluang dilakukannya langkah intervensi seperti yang sudah dilakukan pada akhir bulan Maret dan awal April lalu. Setelah intervensi, Bank Sentral Jepang (BOJ) tidak menindaklanjuti dengan langkah moneter seperti yang diharapkan sehingga pelaku pasar kecewa dan mata uang Yen kembali melemah hingga saat ini kembali mencapai level dimana BOJ melakukan intervensi tersebut. Perbedaan tingkat suku bunga di Jepang dengan negara lain yang secara agresif menaikkan suku bunga acuan paska pandemik menjadi pemicu aksi carry trade. Dengan investor mengambil keuntungan dari perbedaan besar dalam suku bunga di kedua negara dengan meminjam mata uang dengan imbal hasil rendah untuk berinvestasi pada mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi. Data ekonomi di Jepang sendiri relatif membaik dengan sektor ritel mengalami peningkatan 3.0% yang lebih baik dari perkiraan 2.0% meski data periode sebelumnya direvisi menurun dari 2.4% menjadi hanya 2.0%.

Euro cenderung melemah terhadap dolar namun tertahan oleh penguatan terhadap mata uang Yen yang mencapai level tertinggi sejak September 1991 yang lalu atau dalam 32 tahun terakhir. Euro sendiri masih dibayangi oleh sentimen negatif dari pemilu di Prancis yang dijadwalkan pada akhir pekan ini dan dilanjutkan dengan pemilu putaran kedua pada tanggal 7 Juli mendatang. Selain itu juga masih terbukanya peluang bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk melanjutkan memangkas suku bunga acuan semakin mengurangi minat akan mata uang Eropa ini. Anggota Dewan ECB - Olli Rehn dalam wawancara dengan Bloomberg mengatakan ECB sewajarnya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 2 kali di tahun ini. Cukup kontras dengan pernyataan Fed Bowman yang tidak mengharapkan pemangkasan suku bunga Fed.  Dari data ekonomi Kepercayaan Konsumen dari GfK juga mengalami penurunan dari -21.0 menjadi -21.8 yang jauh lebih jelek dari perkiraan membaik -19.4. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis.

Poundsterling juga terus melemah terhadap dolar menjelang pergantian kepemimpinan pada pemilu di Inggris yang dijadwalkan pada 4 Juli mendatang. Dengan peluang oposisi Partai Buruh akan memenangkan pemilu tersebut yang direspon positif dengan harapan akan memberikan angin segar dalam pengelolaan pemerintah yang baru nanti. Dengan kebijakan fiskal yang dapat dikatakan bertolak belakang dengan kebijakan dari Partai Konservatif dibawah Perdana Menteri - Rishi Sunak saat ini diharapkan akan menjaga stabilitas ekonomi. Data ekonomi yang dirilis kemarin berupa Realized Sales mengalami penurunan cukup tajam dari 8 menjadi -24 yang jauh lebih buruk dari perkiraan hanya turun menjadi 1. Dengan kondisi ekonomi yang semakin menurun, maka peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk segera menurunkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan Agustus mendatang semakin terbuka. Hari ini akan dirilis nota pertemuan moneter dua pekan lalu dan juga pidato dari Gubernur BOE - Andrew Bailey malam ini.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down