Imbal hasil obligasi dan dolar AS naik lebih tinggi setelah pengumuman FOMC tadi malam (dinihari). Fed memangkas suku bunga 25 bps sesuai ekspektasi, dan dolar berbalik naik setelah di waktu bersamaan dot plot terbaru menunjukkan proyeksi penurunan suku bunga 2025 hanya sekitar 50 bps (total) yang berarti 1x penurunan suku bunga “jumbo” 50 bps atau 2x penurunan suku bunga 25 bps.
Hal ini lebih rendah dibanding ekspektasi para Analis yang memperkirakan setidaknya masih ada sekitar 75 bps penurunan suku bunga di tahun depan. Dot plot juga menunjukkan angka lebih rendah dibanding proyeksi pada dot plot September yang memperkirakan 4 kali pemangkasan suku bunga di 2025.
‘Dot Plot’ terbaru Fed
Sesuai dengan yang sempat diulas beberapa kali di artikel maupun youtube channel @AgrodanaFuturesOfficial bahwa penggerak utama market bukan lagi tertuju pada pemangkasan suku bunga Desember yang sudah diantisipasi hampir sepenuhnya (96% peluang) melainkan dot plot terbaru yang dirilis di jam yang bersamaan.
Dot plot Desember menunjukkan pemangkasan suku bunga 1 kali lebih sedikit dari yang diantisipasi pasar untuk tahun 2025 dan 2026, yang semula mengharapkan akan ada sekitar 3 kali penurunan total 75 bps dibanding dot plot September 4 kali penurunan total 100 bps.
Meski demikian kami menilai bahwa potensi tersebut masih cukup sesuai dengan Analisa kami sebelumnya yang memperkirakan masih ada sekitar 2-3x pemangkasan di 2025 dengan kisaran total 50-75 bps. Dengan demikian secara umum emas masih memiliki harapan untuk tetap naik di tahun 2025 karena Fed masih membuka peluang untuk penurunan suku bunga tersebut.
‘Bounty Hunter’ dan Rumor Januari ‘Hold’ Suku Bunga
Penurunan diperkirakan sebagai reaksi dari pasar yang harus mengkalibrasi ulang ekspektasi mereka terhadap sikap kebijakan Fed sehingga rally akhir tahun kemungkinan sedikit tertahan. Namun kesempatan untuk naik tetap terbuka, meskipun dengan opsi kenaikan yang mungkin terbatas.
‘Bounty hunter’ mendominasi di pergerakan sesi Asia pagi ini karena harga yang relatif murah dan mendekati libur Natal dan akhir tahun. Kenaikan juga didukung oleh ‘seasonal event’ yang cenderung positif bagi emas di bulan Desember dan Januari, dengan perkiraan rally hanya akan terjadi sampai kurang lebih minggu pertama atau maksimal di minggu kedua Januari 2025. Ini jika dikaitkan dengan rumor ataupun spekulasi yang memperkirakan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga di bulan Januari 2025.
Terlepas dari hal tersebut, Fed tetap menunjukkan bahwa kebijakan tersebut bukan hal yang ‘fix’ atau tetap, melainkan akan terus memantau data-data ekonomi yang masuk. Setidaknya akan ada data PCE besok malam, NFP di awal Januari dan juga CPI sebelum akhirnya FOMC meeting di 28-29 Januari 2025.

Investor akan mencermati data GDP dan initial jobless claims AS di jam 20.30 WIB. GDP diperkirakan turun dari 3.0% menjadi 2.8%, sedangkan jobless claims diperkirakan turun dari 242K menjadi 229K.
Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan jauh lebih rendah dari ekspektasi, maka dolar berpeluang melemah sehingga emas berpotensi naik. Sebaliknya, jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi kembali turun.
Khusus jobless claims, angka yang naik akan mendukung kenaikan emas. Dan perlu mewaspadai potensi ‘seasonal event’ yang masih mendukung emas sehingga penurunan diperkirakan mulai terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body hitam yang panjang dan penurunan tajam hingga 2582.68 setelah pengumuman Fed yang cenderung kurang dovish atau ke arah hawkish. Support historical akan berada di kisaran 2571, 2554 dan 2536 yang terjauh. Sebaliknya, resistance akan berada di 2605, 2623 dan 2651.
Secara umum tekanan kemungkinan masih mendominasi karena market masih merespon pengumuman Fed tadi malam. Namun ‘bounty hunter’ di sesi Asia saat ini berhasil mendorong naik kembali di atas 2600-an, dengan high sementara di 2618. Kenaikan kemungkinan masih relatif terbatas.

Di H4, penurunan tertahan sementara waktu di area orange kisaran 2580-2582 saat pengumuman dot plot Fed. Dan rebound terjadi di sesi Asia pagi ini didukung dengan kondisi RSI yang sudah oversold. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari puncak 2664.34 ke bottom 2582.38.
Rebound secara teknis diperkirakan bisa terjadi dengan area target kisaran FR 38.2% 2613, FR 50% 2623 atau maksimal FR 61.8% 2633. Dengan catatan, harga masih dianggap dalam tren turun selama tidak tembus FR 61.8% 2633 tersebut. Ini berarti zona sell masih bisa dilakukan di kisaran FR 38.2%-50% atau dengan kata lain selama tidak terjadi kenaikan di atas 2633 (FR 61.8%).
Di sisi lain, opsi buy juga bisa dilakukan untuk jangka pendek karena demand yang masih efektif di zona orange tersebut (2580-2582) karena kondisi RSI yang oversold tersebut. Namun waspada karena kenaikan kemungkinan masih relatif terbatas.
Opsi buy juga dibenarkan jika harga akhirnya tembus FR 61.8% 2633, yang berarti reversal bullish. Tapi target terdekat akan berpotensi tertahan di MA 200 H4 yang ada di 2651. Artinya posisi buy akan relatif pendek, kecuali jika MA 200 tersebut berhasil ditembus.
Dan penurunan akan kembali dominan jika harga kembali tembus FR 0% 2582, dan support berikutnya yang berpotensi dilirik adalah 2554-2560 yang terdekat, atau 2536-2540 yang terjauh, berdasarkan low historical yang terjadi di bulan November 2024.
Data GDP dan jobless claims nanti malam juga berpotensi pengaruhi pergerakan di malam hari , jadi harus waspada skenario bisa berubah jika data relatif lebih rendah!
Secara umum, kondisi fundamental yang cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut), meskipun pengumuman Fed tadi malam cenderung hawkish.

Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2607.52, dengan high di 2618.00 dan low 2582.68. Jika berdasarkan perhitungan sebelumnya, maka penurunan tajam ke 2582 bisa dianggap sebagai wave 5 sehingga seharusnya secara bertahap kita melihat kenaikan dari wave ABC. Dengan demikian kenaikan di sesi Asia bisa dianggap sebagai wave A.
Meski demikian kenaikan diperkirakan masih terbatas, sehingga koreksi wave B nantinya berlaku selama tidak terjadi penurunan di bawah 2582. Tapi jika penurunan kembali tembus 2582, maka rebound wave ABC belum konfirm terbentuk.
Sebaliknya, jika perkiraan kami benar dan swing low tetap bertahan di atas 2590-2600 (tidak tembus 2582), maka peluang kenaikan wave C bisa terjadi.
Ini berarti Sell masih bisa dilakukan dengan asumsi market masih merespon pengumuman Fed tadi malam, dan buy akan bergantung dari apakah support ditembus kembali atau tidak, atau bergantung pada data ekonomi nanti malam.
Dan kembali mengingatkan, bahwa seasonal trend kemungkinan tetap dominan untuk saat ini sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas, meskipun pengumuman Fed tadi malam sempat menekan emas!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 2621.00 – 2623.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2609.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2600.00,
Target terdekat 2594, terjauh 2585, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2629.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2628.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support gagal ditembus
Entry : 2580.00 – 2582.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2594.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2574.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2572)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



