Pivot point adalah indikator analisa teknikal yang digunakan untuk menentukan level support dan resistance potensial untuk hari itu. Secara sederhana, pivot point adalah rata-rata dari harga high, low dan close hari sebelumnya. Pivot point juga digunakan untuk memperkirakan arah pergerakan harga dengan membandingkan harga saat ini terhadap pivot point hari sebelumnya. Harga di atas pivot indikasi sentimen bullish.
Terdapat lebih dari 1 cara untuk menghitung pivot point. Cara paling banyak dipakai adalah cara "standard". "Fibonacci Pivot" akan menggunakan rasio fibonacci dalam menghitung level support/resistance pivot point.
2 macam strategi trading menggunakan pivot point adalah:
1. Pivot bounce Jika harga turun mendekati pivot point dan memantul, maka dapat BUY dan Stop Loss di bawah support Jika harga naik mendekati pivot point dan memantul, maka dapat SELL dan Stop Loss di atas resistance
2. Pivot breakout Jika harga turun dan tembus pivot point, maka dapat SELL dan Stop Loss di atas resistance Jika harga naik dan tembus pivot point, maka dapat BUY dan Stop Loss di bawah support
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.