logo agrodana futures official
Buka Akun

Data Non-Farm Payroll (NFP) Akan Jadi Fokus Pasar Malam Ini

  -  05-Jul-2024
close-up-us-payroll

Dolar terus melemah terhadap mata uang lainnya seiring dengan US Market yang libur merayakan hari kemerdekaan - Independent Day. Sebelumnya data-data fundamental ekonomi menunjukkan sektor tenaga kerja di AS mulai melambat. Mulai dari data JOLTS, ADP dan Challenger serta komponen tenaga kerja dari data PMI di sektor jasa juga menurun. Tidak hanya sekedar turun namun merosot dari zona ekspansif di atas ambang batas 50 turun hingga 48.5 di zona kontraksi yang juga merupakan level terendah sejak pertengahan tahun 2020 yang lalu. Sektor jasa memberikan kontribusi ekonomi hampir 3/4 ekonomi di AS secara keseluruhan. Dengan sektor tenaga kerja yang melambat dan didukung data-data inflasi yang cenderung menurun semakin memperkuat peluang bagi Fed untuk segera menurunkan suku bunga acuannya. Dengan data-data ini sekaligus mempertegaskan kondisi ekonomi terkini yang semakin menurun yang menjadi pendekatan pejabat Fed untuk memutuskan menurunkan suku bunga acuan seperti yang tercermin dalam nota minuta pertemuan moneter FOMC lalu. Spekulasi di pasar akan peluang Fed menurunkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan September terus meningkat hingga mencapai 74% dari sebelumnya yang hanya 64% menurut LSEG dan masih memungkinkan untuk pemangkasan kedua di tahun ini juga. Hari ini akan dirilis data terpenting di sektor tenaga kerja yaitu Non-Farm Payroll (NFP) dengan perkiraan penambahan lapangan kerja yang mengalami penurunan dari 272K menjadi hanya 190K. Dan upah rata-rata juga diperkirakan mengalami penurunan dari 0.4% menjadi 0.3%. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan masih stabil di angka 4.0%. Dari semua data di sektor tenaga kerja yang sudah dirilis sebelumnya seperti data di atas termasuk data PMI di sektor manufaktur dan jasa menunjukkan komponen tenaga kerja sedang mengalami perlambatan sehingga data NFP berpeluang untuk turun dari periode sebelumnya. Selain itu Federal Reserve juga akan merilis laporan kebijakan moneter termasuk testimoni dari Ketua Fed - Jerome Powell di depan parlemen.

Yen bergerak menguat seiring dengan melemahnya mata uang dolar secara umum. Perkiraan intervensi yang akan dilaksanakan saat US Market libur sepertinya tidak menjadi kenyataan selain karena jaraknya terlalu dekat dengan level intervensi sebelumnya dan juga pergerakan mata uang Yen tidak terlalu volatil dan kembali cenderung menguat sehingga otoritas keuangan Jepang merasa masih belum perlu untuk bertindak. Meskipun menteri Keuangan - Shunichi Suzuki sebelumnya beberapa kali mengatakan pemicu intervensi bukan pada level tertentu namun lebih kepada seberapa besar pergerakan mata uang Yen. Dan saat ini masih belum dapat dikategorikan seperti yang dimaksudkan tersebut. Perbedaan tingkat suku bunga acuan antara Jepang - AS dan UE masih menjadi daya tarik bagi investor untuk melakukan aksi carry trade. BOJ meski berencana untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di akhir bulan ini, namun sepertinya kenaikan suku bunga tersebut baru akan efektif jika Fed mulai menurunkan suku bunga. Sehingga perbedaan tingkat suku bunga acuan keduanya semakin mengerucut. Hari ini ada data Household Spending yang mengindikasikan daya beli rakyat Jepang cenderung turun dari 0.5% menjadi -1.8% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 0.2%. Data ekonomi berikutnya adalah Leading Indeks.

Euro meski menguat terhadap dolar namun berpotensi mengalami tekanan dari pemilu putaran kedua di Prancis. Setelah Partai Reli Nasional (RN) memenangkan pemilu pada putaran pertama diperkirakan tidak akan sama pada putaran kedua seiring dengan sejumlah partai yang mengundurkan diri dan berkoalisi untuk menggagalkan kemenangan RN pada putaran kedua kali ini. Hal ini berpotensi terjadinya hung parlement dimana tidak ada kursi mayoritas dalam parlemen. Dengan tidak adanya mayoritas, maka partai pemenang pemilu sebelumnya yaitu Partai Renaissance pimpinan Presiden Emmanuele Macron masih akan menjalankan pemerintahan secara utuh. Meski demikian hal ini direspon positif karena akan menjadi penghalang manuver untuk rencana anggaran agresif yang menjadi kampanye awal partai RN yang lalu. Pemungutan suara putaran kedua dijadwalkan pada akhir pekan ini tanggal 7 Juli. Sementara dalam nota pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) pada awal bulan lalu yang dirilis tadi malam menyebutkan meski ECB secara bertahap memulai untuk melonggarkan kebijakan moneter, namun masih akan mempertahankan suku bunga tetap tinggi lebih lama untuk menjamin inflasi tetap terkendali. Hari ini akan dirilis data Retail Sales dan juga pidato dari Presiden ECB - Christine Lagarde yang diperkirakan akan senada dengan nota pertemuan moneter tersebut di atas.

Poundsterling juga berlanjut menguat terhadap dolar seiring dengan berakhirnya pemilu di Inggris dengan kemungkinan akan digantikannya Perdana Menteri - Rishi Sunak dengan rivalnya Keir Starmer dari Partai Buruh yang akan mengakhiri 14 tahun kekuasaan Partai Konservatif di Inggris. Perubahan kepemimpinan ini diharapkan akan membawa angin segar setelah sebelumnya terus merosot tingkat kepercayaan masyarakat Inggris terhadap kepemimpinan sebelumnya. Sebaliknya Partai Buruh mendapat respon yang positif dan juga rekam jejak Keir Starmer dan Rachel Reeves cukup baik dalam meyakinkan investor dan elektorat akan membawa kebijakan yang produktif. Pemilu kali ini tidak secara langsung memilih Perdana Menteri, melainkan akan menentukan mayoritas di parlemen yang kemudian akan memilih pengganti Sunak. Optimisme akan pergantian mayoritas pada panggung politik di Inggris diharapkan akan membawa stabilitas fiskal dan politik di Inggris yang lebih stabil serta hubungan dagang lebih baik dengan Uni Eropa.  Hari ini akan dirilis data di sektor perumahan.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down