Dolar melemah bersama penurunan imbal hasil Treasury setelah kenaikan besar yang terjadi di 2 hari berturut-turut sebelumnya. Data ekonomi AS dirilis beragam, dengan poin data utama tertuju pada klaim pengangguran yang terus meningkat, pesanan barang-barang tahan lama yang lebih lemah, juga laju pertumbuhan ekonomi GDP AS yang tercatat melambat.
Meski data GDP dirilis di atas ekspektasi, 1.4% vs 1.3% q/q, tapi angka ini cenderung turun jika dibandingkan data GDP final Q4 2023 yang tercatat di 3.2% q/q. Angka ini menunjukkan tanda-tanda perlambatan pada ekonomi AS sehingga dolar bergerak lebih rendah saat data dirilis.
Namun demikian, pasar tidak menunjukkan sikap yang berlebih merespon data ekonomi tersebut. Pasar menunggu data inflasi PCE yang akan dirilis malam ini.
Kabar baiknya adalah pasar obligasi AS kembali naik pasca data ekonomi terbaru dari AS yang memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve berpeluang memangkas suku bunga tahun ini untuk mencegah perlambatan ekonomi AS yang lebih besar. Ini yang membuat imbal hasil Treasury turun sehingga memicu dolar bergerak lebih rendah.
Di sisi lain, pelemahan dolar masih relatif terbatas. Hal ini terutama setelah pernyataan dari 2 pejabat Fed yang cenderung dinilai kurang dovish, atau bahkan cenderung hawkish dari Bowman.
Bowman mengatakan Fed belum berada pada titik di mana mereka akan mempertimbangkan pemangkasan suku bunga. Bowman menekankan jika inflasi bergerak menuju 2%, maka pada akhirnya pemangkasan suku bunga akan dilakukan. Kebijakan moneter saat ini bersifat restriktif, dan Bowman yakin bahwa inflasi seharusnya turun dengan pengaturan kebijakan saat ini. Namun demikian, risiko kenaikan inflasi tetap ada. Bowman bahkan mengatakan masih bersedia menaikkan suku bunga lagi jika inflasi tetap naik.
Sementara Bostic mengatakan dirinya melihat 1 kali pemangkasan tahun ini diikuti dengan 4 kali pemangkasan di tahun 2025. Menurut Bostic inflasi saat ini bergerak ke arah yang benar sehingga pemangkasan suku bunga kemungkinan akan dilakukan di Q4, termasuk juga 4 kali pemangkasan di 2025.
Bostic ingin benar-benar yakin bahwa inflasi akan kembali ke 2% sebelum memutuskan pemangkasan suku bunga pertama, yang nantinya dilihat sebagai yang pertama dari serangkaian pemangkasan suku bunga. Bostic melihat inflasi bisa mencapai 2% meski pasar kerja tetap ketat. Dan tentang data GDP Q1 final yang baru dirilis, Bostic menilai hal tersebut sebagai perlambatan yang teratur yang menyeimbangkan penawaran dan permintaan sehingga bisa menurunkan inflasi.

Satu-satunya fokus yang perlu dicermati pasar hari ini adalah laporan PCE AS di jam 19.30 WIB. Core PCE diperkirakan turun ke 2.6% y/y dan 0.1% m/m. Sementara PCE diperkirakan turun ke 2.6% y/y dan 0% m/m.
Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan jauh lebih rendah, maka dolar berpeluang melemah sehingga emas memiliki kesempatan untuk kembali naik di atas 2330/2332, atau bahkan lebih tinggi. Sebaliknya, jika data dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, atau bahkan jauh lebih tinggi, maka dolar berpeluang menguat sehingga emas berpotensi kembali tertekan, dan support psikologis 2277-2285 bisa terancam.
Ada kekhawatiran bahwa inflasi akan sulit turun. Hal ini dipicu oleh data inflasi Kanada dan Australia yang secara mengejutkan naik minggu ini sehingga membuat peluang kenaikan suku bunga RBA di bulan Agustus kembali terbuka. Tentunya bukan kabar yang bagus bagi pasar, dan menjadi pengingat bahwa bank-bank sentral akan memerangi inflasi sampai akhir.
Sementara jam 21.00 WIB, pasar akan melihat sentimen konsumen juga ekspektasi inflasi yang dirilis oleh Michigan. Tidak diharapkan mempengaruhi market secara signifikan, tapi angka yang lebih lemah memberi kabar bagus untuk pasar.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick ditutup bullish dengan real body putih yang cukup panjang sehingga 2 candle terakhir bisa dianggap sebagai bullish engulfing. Hal ini tentunya menjadi kabar bagus bagi emas di mana bullish akan kembali memiliki kesempatan untuk naik lebih tinggi. Resistance 2329-2332 dan juga 2336-2340 akan menjadi area yang wajib dicermati! Jika tembus, maka bullish akan semakin membuka peluang untuk lanjut naik. Sebaliknya jika gagal tembus, maka bullish belum cukup kuat. Sementara support 2293-2295, 2286 dan 2277 akan menjadi area-area yang juga wajib dicermati di sisi penurunan. Selama tidak terjadi tekanan di bawah support psikologis 2277-2285, kemungkinan bullish masih punya peluang berbalik naik. Tapi jika tembus 2277, maka emas berpeluang turun ke 2260 atau 2240-2245 sebagai support terdekat berikutnya.

Di H4, level 2318-2320 berhasil ditembus, dan emas sentuh level tertinggi 2330 tadi malam, Dan di pagi hari, sesi Asia saat artikel ditulis, penurunan tertahan di zona 2318.84 dan sedikit rebound ke 2323.30 untuk sementara waktu. Rintangan terdekat terdapat pada 2 resistance yang berdekatan, yaitu 2329-2332, dan 2336-2340. Jika emas mampu naik di atas kedua zona tersebut, maka bullish semakin terbuka untuk melanjutkan.
Resistance berikutnya yang juga cukup penting akan berada di MA 200 grafik H4 yang saat ini berada di 2344.76 dan area arsir orange yang merupakan resistance psikologis berikutnya yang harus ditaklukkan, yaitu 2365-2368. Area ini yang berpotensi menjadi penentu akhir nantinya.
Sementara di sisi penurunan, waspadai zona 2304-2306 sebagai support terdekat! Ekspektasi kami area ini tidak ditembus jika terjadi swing low sehingga pola naik secara bertahap mulai kembali mendominasi.
Tapi jika support 2304-2306 ditembus, maka 3 support berikutnya yang relatif berdekatan akan menjadi catatan, yaitu 2293-2295, 2286-2288, dan 2277-2280. Ketiganya berpeluang dilirik sebagai target penurunan berikutnya jika support 2304-2306 ditembus. Namun, demand kuat diperkirakan akan menahan laju penurunan tersebut di kisaran 2277-2280 sehingga peluang rebound kembali terbuka, kecuali jika data PCE nanti malam dirilis mengejutkan jauh lebih kuat dari perkiraan.
Dan penembusan area 2277 akan membuka peluang melirik zona 2260 dan 2255 sebagai support terdekat berikutnya.

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 2322.68, dengan high di 2328.03 dan low 2318.84. Fibonacci Retracement (FR) ditarik dari bottom 2296.31 (FR 100%) ke puncak 2330.76 (FR 0%). Ekspektasi skenario koreksi turun terbatas di kisaran FR 38.2% 2317.60, FR 50% 2313.53, atau maksimal tidak tembus FR 61.8% 2309.47.
Golden Area yang dikenal sebagai zona ideal pada Fibonacci biasanya efektif di antara FR 50%-61.8%. Ini berarti di kisaran 2309-2313 akan lebih ideal untuk lakukan buy dengan SL di bawah 2309. Namun, opsi buy lainnya adalah di zona FR 38.2% 2317 atau FR 50% 2313. Jika berjalan sesuai skenario, dan malam nanti PCE lebih rendah, maka peluang berikutnya diharapkan naik menembus FR 0% 2330 sehingga peluang uptren akan berlanjut lebih tinggi menuju resistance terdekat berikutnya, 2345 maupun 2355.
Sebaliknya, jika FR 61.8% 2309 ditembus, maka perlu diwaspadai penurunan lanjutan ke kisaran 2300-2304 yang terdekat, dan 2293-2296 yang terjauh. Namun, waspada dengan area support psikologis yang diperkirakan masih efektif menahan penurunan lanjutan di kisaran 2277-2285, kecuali jika PCE ternyata dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support
Entry: 2313.00 – 2315.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2327.00 ($12 - $14)Â
(bisa follow/pertahankan BUY jika tembus 2332,
Target terdekat 2340, terjauh 2355, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2307.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2305)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY jika resistance ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2332.00 – 2334.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2346.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2326.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2325)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



