Imbal hasil obligasi dan dolar AS kembali naik lebih tinggi, melanjutkan kenaikan sesuai perkiraan kami di youtube @AgrodanaFuturesOfficial kemarin. Hal tersebut didukung dengan data GDP AS yang dirilis lebih baik dari ekspektasi, dan juga jobless claims yang kembali turun dibanding minggu sebelumnya.
GDP AS untuk Q3 final dirilis 3.1%, lebih tinggi dari ekspektasi 2.8%, dan naik dibanding bulan sebelumnya 3.0%. Sementara initial jobless claims menunjukkan klaim yang turun ke 220K, lebih rendah dari ekspektasi 230K, dan turun dibanding klaim minggu sebelumnya 242K.
Pembahasan ‘Debt Ceiling’ Kembali Menghangat
Di sisi lain, pembicaraan tentang debt ceiling (pagu utang) kembali menghangat di beberapa hari terakhir. Trump mengharapkan plafon utang dihapuskan atau diperpanjang. Trump menginginkan perlindungan untuk penghapusan pagu utang di bawah pemerintahan Biden sehingga nantinya dia bisa meningkatkan defisit saat mulai bekerja 20 Januari 2025 mendatang.
Namun sayangnya Partai Demokrat masih menguasai Senat sehingga akan sangat sulit bagi anggota Partai Republik untuk memberikan suara untuk menghapuskan pagu utang tersebut.
Dengan posisi “Red Sweep” di pemilu November 2024, kemungkinan Partai Republik baru akan leluasa saat mulai dilantik dan dengan mudah untuk mendukung tindakan yang akan dilakukan Trump nantinya.

Data PCE malam nanti bisa dianggap sebagai penentuan mengingat pasar segera masuk libur Natal dan juga Tahun Baru minggu depan sehingga data ekonomi relatif lebih ringan memasuki minggu terakhir Desember. Hal ini juga akan pengaruhi peluang rally akhir tahun yang dinantikan investor untuk Santa Claus Rally pada pasar ekuitas, juga seasonal event untuk emas.
Data akan dirilis di jam 20.30 WIB, dengan fokus tertuju pada core PCE. Data PCE atau Personal Consumption Expenditures adalah ukuran utama inflasi yang melacak perubahan harga barang dan jasa yang dibeli konsumen. Data tersebut dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi (BEA) setiap bulannya dan menjadi alat penting yang digunakan Federal Reserve untuk menilai inflasi dan memandu kebijakan moneter ke depan.
PCE utama mengukur perubahan harga secara keseluruhan untuk semua barang dan jasa, termasuk komponen yang mudah menguap seperti makanan dan energi yang bisa berfluktuasi tajam karena guncangan pasokan, perubahan musim, atau geopolitik. Sementara core PCE tidak memperhitungkan harga pangan dan energi yang dinilai lebih bergejolak dan memberi gambaran yang lebih jelas tentang tren inflasi yang mendasarinya. Core PCE inilah yang menjadi pengukur inflasi yang lebih disukai Fed karena gambaran yang lebih stabil tentang tekanan inflasi jangka panjang.
Data PCE mirip dengan CPI, hanya saja memiliki cakupan lebih luas dan mencerminkan perubahan perilaku konsumen.
Range perkiraan untuk core PCE kali ini diperkirakan ada di kisaran 0.1% - 0.3% untuk m/m, dan kisaran 2.8% - 3.0% untuk y/y. Sementara ekonom memperkirakan terjadi kenaikan pada Core PCE dari 2.8% menjadi 2.9% y/y dan penurunan pada basis bulanan dari 0.3% menjadi 0.2% m/m. Normalnya secara teori angka lebih tinggi dari ekspektasi akan mendorong penguatan dolar dan menekan emas. Namun, pasar butuh faktor kejutan sehingga angka yang ekstrim lebih tinggi di atas 3.0% y/y akan jauh lebih mendukung penguatan dolar sehingga emas lanjut tertekan. (berlaku juga untuk basis bulanan, diperlukan jauh di atas 0.3% m/m)
Sebaliknya angka lebih rendah dari ekspektasi akan menekan dolar dan menguntungkan untuk emas (naik). Namun, faktor kejutan dengan angka lebih rendah di bawah 2.8% y/y akan membuat dolar tertekan dan emas berpeluang naik. (begitu juga dengan basis bulanan, diperlukan jauh di bawah 0.2% m/m).
Dengan demikian untuk memanfaatkan ‘seasonal event’ emas jelang memasuki minggu terakhir Desember, maka pastikan swing low terakhir terjadi setelah data PCE (jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi). Secara history, emas punya peluang untuk naik di minggu terakhir Desember sehingga investor kemungkinan akan mengincar level terendah setelah data ekonomi dirilis sebagai kesempatan tersebut.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup inverted hammer dengan level tertinggi tertahan di 2626.35 akan menjadi resistance, dan level terendah tertahan di 2582.68 akan menjadi support untuk hari ini. Jika support ditembus, maka penurunan berikutnya berpeluang lirik support historical di kisaran 2571, 2554 dan 2536 yang terjauh. Sebaliknya, jika resistance ditembus, maka kenaikan berikutnya berpeluang lirik resistance 2651, 2664/266 dan 2686 terjauh.
Secara umum tekanan kemungkinan masih mendominasi, terutama setelah data GDP tadi malam menunjukkan angka yang lebih baik dari ekspektasi dan dolar yang masih kuat. Hari ini pasar akan ditentukan dari data PCE sehingga ekspektasi secara keseluruhan mengharapkan adanya penurunan terakhir pasca PCE sebelum akhirnya mulai rebound bertahap memasuki minggu terakhir Desember untuk memanfaatkan rally akhir tahun sampai awal Januari.

Di H4, sesuai perkiraan, kenaikan tertahan di bawah FR 61.8% 2633 dan kembali dengan penurunan di bawah 2600. Level tertinggi sentuh 2626, sedikit di atas FR50% 2623 yang kita incar sebagai area SELL. Dan nampaknya skenario tidak berubah jauh sehingga area optimal ataupun ideal untuk SELL masih bisa dilakukan di kisaran yang sama. Namun area sell terdekat bisa memanfaatkan area FR 38.2% 2613.
Selama tidak terjadi kenaikan di atas 2633, maka peluang Sell masih cenderung dominan. Dan saat penurunan skenario yang diharapkan adalah terjadi penurunan lebih lanjut di bawah FR 0% 2582 untuk turun hingga kisaran zona ungu, area 2536-3540 yang diperkirakan sebagai area potensial untuk demand. Dengan asumsi bahwa data PCE nanti malam tidak terlalu kuat, atau hanya selisih tipis dari ekspektasi sehingga peluang penurunan bisa diredam di malam hari.
Opsi buy bisa dilakukan di zona ungu tersebut, dengan harapan area 2536-3540 tidak ditembus, pastikan menggunakan Stop Loss di bawah 2530 untuk mengantisipasi penembusan dan low baru sebelum akhir sesi perdagangan.
Opsi buy juga dibenarkan jika harga tembus FR 61.8% 2633, yang berarti reversal bullish. Tapi target terdekat akan berpotensi tertahan di MA 200 H4 yang ada di 2647. Artinya posisi buy akan relatif pendek, kecuali jika MA 200 tersebut berhasil ditembus.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut, dan even musiman di akhir Desember hingga awal Januari).

Per jam 9.40 WIB, harga berada di 2596.73, dengan high di 2603.91 dan low 2589.55. Dalam perhitungan Elliott wave sebelumnya, kami menganggap penurunan wave 5 sudah selesai sehingga diperkirakan sudah mulai memasuki fase rebound wave ABC di mana kenaikan sesi Asia kemarin sebagai wave A, lalu diikuti dengan penurunan wave B, sehingga seharusnya kita akan mulai dengan fase wave C yang berarti kenaikan lebih tinggi dari wave A kemarin (2626).
Namun, skema ke 2 (alternatif), kami mencoba memperhitungkan ulang tentang Elliott wave tersebut sehingga didapatkan seperti pada gambar bahwa penurunan wave 5 justru belum selesai. Dengan demikian kenaikan kemarin hingga 2626 bisa dianggap sebagai wave 4. Ini berarti penurunan yang terjadi saat ini bagian dari wave 5 sehingga pantulan di kisaran 2605-2613 (di bawah resistance trendline merah) merupakan area sell yang relatif logis.
Penurunan kemungkinan bisa tembus di bawah support 2580-2582, dan berpeluang mengincar zona 2555 terdekat, atau 2531-2536 terjauh, dan kita anggap sebagai proyeksi target wave 5.
Sementara skenario buy dengan asumsi wave 5 selesai dilanjut dengan rebound wave ABC akan dimulai saat area wave 5 selesai, atau minimal 2536-2540 (low 14 Nov 2024 @2536) berhasil disentuh atau didekati. Buy bisa dipertimbangkan jika harga cukup dekat dengan zona ini.
Dan untuk peluang seasonal trend, kemungkinan tetap bisa terjadi memasuki minggu terakhir Desember sehingga dip atau koreksi tajam hari ini bisa dipertimbangkan untuk area buy, tapi pastikan lakukan setelah data PCE selesai dirilis!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL on Rally
Entry: 2610.00 – 2612.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2598.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2590.00,
Target terdekat 2583, terjauh 2575, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2618.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2620.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support gagal ditembus
Entry : 2538.00 – 2540.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2552.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2532.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2532)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



