
Dolar relatif masih menguat terhadap mata uang lain meski sedikit tertahan paska rilis data sektor tenaga kerja dengan berkurangnya lowongan kerja yang tersedia yang dirilis semalam. Dari data JOLTS menunjukkan lowongan kerja semakin berkurang dengan hanya sebanyak 7.44M yang lebih rendah dari perkiraan sebanyak 7.99M. Ini merupakan penambahan paling sedikit dalam 3,5 tahun terakhir dan bahkan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 8.04M menjadi hanya 7.86M. Hal ini menunjukkan indikasi sektor tenaga kerja mulai menurun. Apakah hal ini akan tercermin pada laporan Non-Farm Payroll (NFP) yang akan dirilis Jumat nanti? Meski demikian data lain berupa Kepercayaan Konsumen mengalami peningkatan cukup tajam hingga level tertinggi dalam 9 bulan terakhir. Indeks kepercayaan konsumen menjadi 108.7 yang lebih tinggi dari perkiraan 99.5 dan bahkan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 98.7 menjadi 99.2. Hal ini dikaitkan dengan pemilu yang diharapkan akan membawa kebaikan bagi ekonomi di AS. Dengan hanya menyisakan beberapa hari lagi pemilu di AS akan disusul dengan pertemuan moneter FOMC dan data NFP pekan ini membuat sentimen terhadap dolar masih cenderung positif. Bursa saham maupun pasar mata uang masih berharap Trump kembali memimpin AS untuk 5 tahun mendatang karena kebijakan yang akan diambilnya lebih pro industrialis dengan rencana pengurangan pajak dan juga pengenaan tarif impor barang yang akan melindungi produk domestik AS. Meskipun dalam beberapa polling Kamala Harris terus mengungguli dalam perolehan suara. Hari ini akan dirilis data penting berupa terisinya lapangan kerja swasta ADP dan juga data pertumbuhan ekonomi GDP.
Yen juga tertahan meski masih cenderung melemah terhadap mata uang dolar. Setelah sempat melemah hingga level terendah dalam 3 bulan terakhir pasca hilangnya mayoritas Partai Liberal Demokratik (LDP) pimpinan Perdana Menteri - Shigeru Ishiba untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak perang dunia lalu. LDP harus membentuk koalisi baru untuk meraih kembali mayoritas suara dalam parlemen. Kompromi dan kesepakatan politik yang kemungkinan tidak sepenuhnya sejalan dengan kebijakan partai akan menjadi kendala tersendiri bagi LDP untuk menjalankan fungsinya melancarkan program kerja PM Ishiba. Ketidakpastian ini dipastikan akan menghalangi langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) yang dijadwakan akan dilaksanakan pada hari Kamis esok hari. Hari ini akan dirilis data Kepecayaan Konsumen dengan perkiraan sedikit mengalami penurunan.
Euro meski juuga tertahan namun masih cenderung melemah terhadap dolar meskipun fundamental ekonomi menunjukkan peningkatan. Data Kepercayaan/Iklim Konsumen dari GFK di Jerman mengalami peningkatan menjadi -18.3 yang jauh lebih baik dari perkiraan -20.4 dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari -21.2 menjadi hanya -21.0. Data meskipun membaik namun tidak dapat menghilangkan sentimen negatif dari prospek langkah moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang masih akan melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Karena data tersebut masih belum memperhitungkan peluang Trump kembali naik menjadi presiden yang akan berakibat buruk pada perekonomian di Uni Eropa dengan kenaikan tarif impor dalam perang dagang nantinya. Hari ini sejumlah data akan dirilis yaitu inflasi di Jerman dan Spanyol serta data pertumbuhan ekonomi GDP untuk Uni Eropa maupun negara anggotanya secara parsial.
Poundsterling menguat terhadap dolar menjelang rencana anggaran yang akan diumumkan pertama kali dari Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves yang dijadwalkan malam nanti. Dipastikan akan terjadi perubahan dalam struktur anggaran seperti yang diungkapkan Reeves sebelumnya yang mengatakan perlunya langkah tegas guna menutupi hutang sektor publik. Diperkirakan akan terjadi perubahan pada kebijakan anggaran dan perubahan skema pajak. Hal ini akan berpeluang menghalangi langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Hari ini tidak ada data ekonomi penting yang akan dirilis.
Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial



