Ekonomi dari waktu ke waktu semakin tidak pasti. Adanya gejolak ekonomi global, perang antar negara, dan efek dari Covid-19 menjadi penyebab kondisi ekonomi mengalami penurunan. Belum lagi, inflasi yang membuat nilai mata uang menjadi turun. Oleh karena itu, investasi bukan lagi menjadi pilihan, tetapi keharusan. Namun, sebelum melakukan investasi, evaluasi laporan keuangan pribadi diperlukan untuk mengetahui kondisi keuanganmu.
"Don't put your eggs in one basket", pepatah yang seringkali kita dengar jika kita berbicara mengenai investasi. Artinya, perlu ada diversifikasi atau aksi menyusun portofolio dengan beragam aset investasi dengan tingkat risiko yang berbeda diiringi dengan kurun waktu dan periode yang juga berbeda.
Diversifikasi adalah strategi penting yang dapat membantu investor mengurangi risiko sambil tetap mencari peluang keuntungan. Sebagai contoh, daripada hanya berinvestasi di saham perusahaan teknologi, seorang investor bisa membaginya ke sektor-sektor lain, seperti kesehatan, energi, konsumsi, serta di berbagai kelas aset, seperti obligasi dan properti.
Melakukan diversifikasi yang tepat perlu strategi yang cermat dan disesuaikan dengan profil risiko, tujuan keuangan, dan jangka waktu investasi. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu investor melakukan diversifikasi yang efektif:
Sebelum melakukan diversifikasi, penting untuk memahami tingkat toleransi risiko dan tujuan investasi kamu. Apakah kamu lebih suka investasi yang agresif dengan potensi return yang tinggi tapi risiko besar, atau lebih konservatif dengan return yang stabil tapi risiko rendah?
Perhatikan kapan kamu ingin merealiasikan tujuan investasimu. Apakah dalam jangka kurang dari 1 tahun / jangka pendek, atau di bawah 5 tahun / jangka menengah, atau jangka panjang / diatas 5 tahun. Setelah itu, tentukan produk investasi mana yang sesuai dengan realisasi tujuan investasimu. Sebaiknya, sebagian investasi diarahkan ke produk investasi dengan likuiditas tinggi yang bisa diakses dalam waktu singkat, sementara sisanya bisa diinvestasikan pada produk investasi jangka panjang yang lebih berisiko.
Diversifikasi yang baik membutuhkan pengawasan rutin. Nilai dari produk investasi akan berubah seiring waktu, jadi penting untuk melakukan rebalancing portofolio secara berkala. Rebalancing berarti menyesuaikan kembali alokasi produk investasi agar tetap sesuai dengan profil risiko dan tujuan awal.
| Produk Investasi | Estimasi Persentase Bunga | Risiko |
|---|---|---|
| Sertifikat Bank Indonesia (SBI) | 4-6% / tahun | Sangat rendah |
| Tabungan Berjangka | 3-4% / tahun | Rendah |
| Deposito Berjangka | 3-5% / tahun | Rendah |
| Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) | 4-6% / tahun | Rendah |
| Obligasi Negara / Korporasi | 5-7% / tahun | Rendah hingga moderat |
| Surat Utang Komersil | 5-7% / tahun | Moderat |
| Forex, CFD, Komoditi | 10-50%/tahun | Sangat tinggi |
| Produk Investasi | Estimasi Persentase Bunga | Risiko |
|---|---|---|
| Deposito Berjangka Menengah | 3-5% / tahun | Rendah |
| Sukuk Negara / Obligasi Syariah | 5-7% / tahun | Rendah |
| Obligasi Negara / Korporasi | 5-7% / tahun | Rendah |
| Properti Sewa Kecil | 5-10% / tahun | Rendah |
| Logam Mulia | 5-12% / tahun | Moderat |
| Reksa Dana Pendapatan Tetap | 6-10% / tahun | Moderat |
| Reksa Dana Campuran | 6-12% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Unit Link | 6-10% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Exchange Traded Fund (ETF) | 7-12% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Peer to Peer Lending (P2P) | 10-15% / tahun | Tinggi |
| Produk Investasi | Estimasi Persentase Bunga | Risiko |
|---|---|---|
| Obligasi Jangka Panjang | 5-8% / tahun | Rendah ke moderat |
| Dana Pensiun | 5-10% / tahun | Rendah ke moderat |
| Emas | 5-10% / tahun | Moderat |
| Reksadana Campuran | 6-12% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Properti | 5-12% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Unit Link | 6-10% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Exchange Traded Fund (ETF) | 7-12% / tahun | Moderat ke tinggi |
| Saham | 8-15% / tahun | Tinggi |
| Reksa Dana Saham | 8-15% / tahun | Tinggi |
| Peer to Peer lending | 10-15% / tahun | Tinggi |
Meskipun diversifikasi dapat membantu mengurangi risiko, ini tidak menjamin portoflio keuangan kamu bebas dari kerugian. Ada beberapa batasan dari strategi ini.



