Sesuai perkiraan, imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan USD di hari Jumat mulai turun setelah teknikal menunjukkan indikasi kenaikan yang mendekati resistance sehingga kembali ke jalur penurunan sebelumnya. Hal ini dipicu oleh data PCE AS yang dirilis sesuai ekspektasi sehingga mencerminkan inflasi yang relatif stabil dan tidak setinggi yang dikhawatirkan pasar.
Data core PCE dirilis 2.9% y/y, sesuai ekspektasi, dan PCE utama naik tipis dari 2.6% menjadi 2.7% y/y sesuai ekspektasi. Sedangkan basis bulanan core PCE tetap di 0.2% m/m dan PCE utama berada di 0.3%, sesuai ekspektasi, naik tipis dari sebelumnya 0.2% m/m.
Data tersebut membuat kecemasan pasar terkait inflasi mereda. PCE sendiri merupakan indikator inflasi yang lebih disukai FED sehingga sering disebut akan menentukan sikap kebijakan FED, sedangkan inflasi CPI biasanya lebih direspon pasar, tapi juga tetap dipertimbangkan sebagai faktor data pendukung.
Geopolitik dan Risiko Shutdown
Dalam hal fundamental, kami mencatat setidaknya ada 3 faktor yang membuat kenapa emas begitu kokoh di sesi perdagangan hari Jumat sampai pagi ini sehingga kembali cetak rekor tertinggi baru mendekati $ 3800/oz.
Yang pertama datang dari geopolitik. Pasar mencium tanda-tanda eskalasi yang meningkat antara Rusia dan Ukraina. Hal tersebut ditandai dengan laporan bahwa AS kemungkinan bisa mengizinkan serangan yang lebih intensif terhadap infrastruktur energi Rusia. Trump mengatakan kepada Zelensky bahwa AS bersedia untuk mengakhiri pembatasan terhadap serangan jarak jauh Ukraina ke Rusia. Zelinsky pada kesempatan di sela-sela pertemuan PBB meminta Trump untuk menambah pengiriman rudal Tomahawk yang dikenal memiliki daya jelajah jarak jauh. Sampai artikel ditulis hari ini, belum ada informasi lebih lanjut apakah terwujud atau tidak, tapi trader patut waspada dalam waktu dekat!
Yang kedua datang dari internal AS, tentang pendanaan pemerintahan AS. Sampai saat ini Kongres belum mencapai kesepakatan sehingga Gedung Putih sempat keluarkan peringatan kepada lembaga-lembaga di bawah pemerintahan Federal untuk menyiapkan skema PHK. Ada kekhawatiran risiko Government Shutdown jika sampai akhir September tidak ditemukan kesepakatan. Trump hari ini diagendakan bertemu dengan para pemimpin Senat untuk bahas pendanaan.
Yang ketiga datang dari tarif yang kembali diumumkan Trump di hari Jumat. Trump menyebut akan berlakukan tarif 100% untuk obat-obatan terkenal, lalu tarif lainnya untuk furniture dan juga alat rumah tangga lainnya, dan terbaru adalah elektronik. Semuanya akan diberlakukan per 1 Oktober 2025. Hal ini memicu ketegangan baru tentang perang dagang.

Fokus Minggu Ini
Risiko Government Shutdown, geopolitik, tarif dan data pekerjaan AS adalah beberapa hal pokok yang kemungkinan dicermati pasar minggu ini. Tambahan lainnya datang dari pemilu Jepang yang akan mencapai puncaknya di hari Sabtu, 4 Oktober 2025. Namun fokus utama kemungkinan tertuju pada semua hal tentang AS (data pekerjaan) dan juga geopolitik.
Khusus shutdown, riwayat menunjukkan sedikit sekali peluang untuk terjadinya shutdown. Tapi sejarah juga menunjukkan saat shutdown, emas cenderung naik karena kecemasan tentang ketidakstabilan ekonomi. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa hal ini cepat berlalu dan dampaknya terbatas. Bahkan jika dalam detik-detik terakhir terjadi kesepakatan pendanaan, ataupun bahkan sepakat untuk pendanaan sementara, maka minat safe haven cenderung reda dan emas kembali ke titik awal sebelum kecemasan tersebut menguat.
Demikian juga geopolitik. Selama tidak terjadi eskalasi yang terbukti dalam waktu dekat, maka kekhawatiran risiko geopolitik diperkirakan relatif cepat mereda. Dan itu berarti pasar akan kembali mencermati faktor penggerak utama, yaitu data pekerjaan AS dengan fokus utama adalah ADP di hari Rabu dan NFP di hari Jumat.
Ada kecenderungan bahwa emas bisa saja melanjutkan tren naiknya sepanjang minggu ini, dan koreksi turun ataupun profit taking baru terjadi pasca data NFP di hari Jumat. Atau skenario yang paling bullish adalah “sama sekali tidak terjadi penurunan besar di minggu ini”.
Sebaliknya, emas berpeluang koreksi cepat dan tajam jika data-data ekonomi AS memberi kejutan naik “jauh melebihi ekspektasi”.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily berhasil ditutup bullish setelah data PCE AS dirilis “sesuai ekspektasi” 2.9% y/y yang menandakan inflasi relatif terkendali untuk saat ini sehingga meredam kekhawatiran pasar tentang kenaikan inflasi, sekaligus kembali mendorong ekspektasi penurunan suku bunga FED bulan Oktober.
Level tertinggi Jumat sentuh 3783 pasca data tersebut. Pagi ini harga lanjut naik ciptakan rekor tertinggi baru 3799 untuk sementara waktu per jam 10.15 WIB. Semakin dekat dengan 3800, bahkan proyeksi terdekat 3824 berdasarkan proyeksi terdekat (Fibonacci expansion) H1. Support daily kini berdekatan di kisaran 3734 (low Jumat, 26 Sep 2025), 2722 (low 25 Sep 2025) dan 2717 (low 24 Sep 2025). Sedangkan support terjauh berada di 3685 (low 22 Sep 2025) jika terjadi penurunan ekstrim dalam waktu dekat. Namun, saat ini kelihatannya sulit untuk mendapat penurunan terlampau jauh mengingat fundamental yang mendukung bullish emas masih terlalu kuat.

Di H4, kita masih melihat pola ascending broadening wedge sampai saat ini masih dominan. Hal tersebut ditandai penurunan Kamis dan Jumat selama 2 hari berturut-turut saat itu tetap tertahan di atas wedge, meskipun sempat sentuh 2717 dan 2722 yang lebih rendah. Secara hitungan, seharusnya area swing low semakin terbatas untuk saat ini, dan kenaikan berikutnya lanjut di atas 3790-an, dan potensi zona 3800-an mendominasi ke depan sampai data ekonomi menunjukkan kejutan “sangat kuat” atau “jauh melebihi ekspektasi” sehingga meredam ekspektasi penurunan suku bunga.
Proyeksi terjauh saat ini FE 61.8% H4 menunjukkan area 3872. Namun untuk mencapai level ini kemungkinan butuh pemicu besar dalam waktu dekat untuk mendorongnya mendekati atau bahkan sentuh 3872. Dalam hal data ekonomi, hanya ADP dan NFP yang lemah yang memungkinkan untuk mendorong ke area tersebut, dan itu berarti harus tunggu Rabu dan Jumat.
Di sisi lain, pemicu dalam waktu dekat bisa saja muncul dari kekhawatiran risiko Government Shutdown jika pembahasan pendanaan pemerintah tidak penuhi kesepakatan di akhir bulan, atau dampak geopolitik Rusia-Ukraina yang tiba-tiba dipicu serangan Ukraina ke fasilitas energi Rusia. Tapi yang jelas beberapa faktor fundamental saat ini cenderung mendukung untuk kenaikan emas lebih cepat tembus 3800-an.
Sebaliknya, kenaikan mungkin mereda jika risiko government shutdown terhindarkan, dan tidak terbukti geopolitik memanas dalam waktu dekat. Jika ini yang terjadi (terutama shutdown terhindarkan), maka SELL jangka pendek bisa dilakukan, dengan potensi koreksi turun diperkirakan melirik zona 3734 atau 3710 terjauh (zona biru ataupun abu pada grafik kemungkinan sasaran yang dilirik). Di sisi lain, medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3605-3615, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 10.35 WIB, harga berada di 3796.58, dengan high di 3799.33 dan low 3763.92. Zona merah 3757-3761 menjadi area koreksi terdekat dan bisa dipertimbangkan di zona buy utama, area kuning 3744-3752 area alternatif terdekat berikutnya. Sedangkan penurunan di bawah zona kuning berpotensi menekan emas sampai kisaran 3717-3722 atau terjauh zona biru di kisaran 3700-3708.
Kenaikan merupakan kelanjutan dari tren sebelumnya yang sempat mengalami koreksi dan area GOLDEN ZONE di FR 50% saat itu berhasil menahan dan terbukti trend berlanjut setelah naik di atas trendline merah 3750. Dengan demikian strategi utama adalah buy, di salah satu area koreksi yang ditandai tersebut, dan stop loss di bawah trendline support.
Kenaikan di atas FR 0% 3791 menandakan kelanjutan naik dengan Fibonacci Expansion (FE) 100% 3824 (ini merupakan expansion dari tren utama sebelumnya) atau FE 61.8% 3808 (dari tren pendek kenaikan terakhir). Sebaliknya, sell lebih tepat dilakukan jika terjadi penurunan di bawah 3740 (sebaiknya beberapa poin di bawah support, berarti saat tembus 3735/3738). Meskipun dengan catatan target penurunan diperkirakan masih relatif terbatas dengan area 3717-3722 atau maksimum 3700 (zona biru).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3754.00 – 3756.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3768.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3783.00,
Target terdekat 3791, terjauh 3805, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3748.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3748.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3700.00 – 3702.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3718.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3694.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3694)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



