Dolar AS untuk sementara mengalami penguatan. Technical rebound cukup wajar, karena sempat didukung oleh imbal hasil Treasury yang sempat dibuka naik pasca libur Hari Buruh. Namun imbal hasil Treasury berakhir melemah, sedangkan kenaikan dolar sedikit berkurang. Tapi hal ini tidak menyurutkan kenaikan emas yang lanjutkan kenaikan impresifnya untuk hari ke-8 secara berturut-turut, atau 3 hari berturut-turut pasca tembus 3420.
Data ISM manufacture dirilis 48.7 vs ekspektasi 49.0, di zona kontraksi. Seperti yang diulas kemarin bahwa data yang tetap di bawah angka indeks 50.0 akan tetap membuat emas lanjutkan kenaikannya. Laporan menyebut tarif berada di balik kekacauan aktivitas perencanaan/penjadwalan. Biaya pengembangan produk baru terus naik seiring kenaikan tarif yang tidak terduga.
Ketidakpastian Tarif
Faktor ketidakpastian mendukung kenaikan emas. Pengadilan AS menyatakan bahwa sebagian besar tarif Trump adalah illegal. Hal ini membuat pasar kebingungan dengan kebijakan pemerintah AS. Trump mengatakan akan pergi ke Mahkamah Agung besok (hari ini).
Trump mengatakan butuh MA membuat keputusan lebih awal. Jika tarif dicabut, maka AS akan menjadi negara dunia ketiga, kata Trump. Jika keputusan MA tidak sesuai keinginan pemerintahannya, maka pemerintah AS harus mengembalikan triliunan dana yang sudah dihimpunnya (sejauh ini AS sudah mengumpulkan sekitar $280 miliar dalam bentuk tarif). Dan hal itu tentunya akan membuat ekonomi AS semakin melemah.

Faktor Pendukung Lain
Faktor pendukung lainnya yang mendorong kenaikan emas yang impresif dalam 8 hari terakhir diantaranya adalah ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat, pembelian bank sentral yang masih kuat, ketidakpastian geopolitik, dan juga masalah integritas Fed yang masih dipertanyakan karena serangan Trump pada Fed baru-baru ini yang cukup intens.
Laporan menyebut jumlah pembelian emas oleh bank sentral sejak 2022, setiap tahunnya mencapai lebih dari 1.000 ton. Di tahun 2025 sendiri sampai Q2 pembelian baru mencapai 400 ton. Hal ini memberi indikasi bahwa bank sentral kemungkinan masih bisa membeli 600 ton lainnya di Q3 dan Q4 2025.
Faktor yang juga sebabkan kenaikan impresif adalah bahwa bank sentral global saat ini lebih memilih untuk menyimpan cadangan mereka dalam emas daripada foreign currency. Bank sentral mengurangi ketergantungan mereka pada mata uang. Survey World Gold Council (WGC) di tahun 2025 menemukan fakta bahwa 43% bank sentral berencana menambah emasnya tahun depan, dan 95% memperkirakan kepemilikan global atas emas akan terus meningkat.
Fokus Malam Ini
AS akan merilis data JOLTS job openings di jam 21.00 WIB dan akan menjadi agenda utama untuk malam nanti. Data diperkirakan turun dari 7.437M menjadi 7.380M. Jika data dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan impresifnya di malam hari. Sebaliknya, jika data dirilis lebih baik atau bahkan secara mengejutkan “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi, maka emas berpeluang terkoreksi di malam nanti.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish dan tercatat 8 hari berturut-turut emas mengalami kenaikan, termasuk 3 hari terakhir sejak tembus 3420 di hari Senin. All time high saat ini tercatat di 3546.50 yang disentuh di sesi Asia pagi ini. Jika data ekonomi nanti malam menunjukkan data yang lemah, maka kenaikan diperkirakan masih berpotensi berlanjut.
Area 3540-3550 saat ini diuji, dan 3600 adalah proyeksi kenaikan selanjutnya selama emas belum menunjukkan tanda-tanda koreksi dalam waktu dekat. Sementara 3500, 3489, 3453 dan 2420 adalah zona-zona yang kemungkinan menjadi support beberapa waktu ke depan, terutama jika terjadi koreksi turun yang cukup tajam.

Di H4, emas dalam tren naik di mana angka yang di-highlight hijau menunjukkan Elliott Wave untuk tren naik yang besar. Area hijau kini di 3453-3469 diperkirakan sebagai area koreksi turun terjauh jika kenaikan WAVE 3 dianggap selesai karena diasumsikan sudah sentuh FE 161.8% dari panjang WAVE 1 (3268-3408).
Jika ini yang terjadi, maka skenario #1 dianggap bahwa emas akan berpotensi mengalami koreksi WAVE 4. Short term sell, target terdekat 3500, terjauh koreksi mendekati zona hijau 3453-349. Tapi karena fundamental yang relatif mendukung kenaikan masih cukup kuat, maka sell tidak direkomendasikan. BUY dekat zona koreksi yang dimaksud akan lebih baik.
Sementara area biru 3494-3525 merupakan area koreksi terdekat jika kenaikan WAVE 3 dianggap belum selesai karena diasumsikan panjang WAVE 3 masih bisa lebih tinggi dengan estimasi 3565-3600 sebagai area potensial atau terjauh FE 261.8% di 3679 (diukur dari panjang WAVE 1). (Note: tidak ada aturan baku, tapi wave 3 merupakan yang paling panjang diantara semua wave, biasanya 161.8% - 261.8% dari panjang wave 1).
Jika ini yang terjadi, maka koreksi turun emas cenderung sesaat dan terbatas (zona biru, maksimum 3494, terdekat 3525), dan buy bisa dilakukan di zona tersebut.
Cermati juga data JOLTS job openings di jam 21.00 WIB, juga pasar akan mencermati perkembangan lain dari keputusan Mahkamah Agung AS tentang tarif Trump, juga ketidakpastian lain yang menyangkut Fed.
Dengan fundamental yang masih mendukung bullish, maka penurunan pun diperkirakan hanya relatif koreksi turun yang bersifat terbatas, sehingga buy diperkirakan masih lebih dominan daripada sell.

Per jam 10.55 WIB, harga berada di 3531.95, dengan high di 3546.50 dan low 3526.22. Penurunan diharapkan terjadi lebih dulu, dengan asumsi bahwa kenaikan wave (5) dianggap selesai, sehingga dilanjutkan dengan koreksi wave ABC. Skema ini sesuai pada gambar diasumsikan skenario #1 yang kemungkinan terjadi.
Jika benar, maka asumsi penurunan paling maksimal adalah mengincar zona merah kisaran 3436-3454 atau terdekat 3467-3480. Secara teori, trader bisa melakukan sell untuk memanfaatkan koreksi tersebut.Tapi harus disiplin keluar segera bahkan meskipun sebelum sentuh target utama zona merah. Hal ini dikarenakan fundamental yang masih cukup kuat untuk mendukung kenaikan emas, sehingga koreksi dikhawatirkan hanya berjalan singkat.
Opsi buy on dip di 2436-2454 atau 3467-3480 bisa dipertimbangkan dan lebih diutamakan, terutama jika koreksi turun mencapai atau mendekati zona merah tersebut.
Skenario #2, dimungkinkan kenaikan wave (3) belum selesai dan cenderung extend lebih tinggi, dengan proyeksi FE 261.8% di 3565. Ini berarti mendukung koreksi singkat di zona biru 3513-3518 atau maksimum di zona hijau 3494-3509.
Dan selanjutnya koreksi bisa saja terjadi setelah harga extend sentuh FE 261.8% 3565, atau jika didukung oleh kejutan data JOLTS nanti malam yang “jauh lebih kuat” dari ekspektasi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 3496.00 – 3498.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3510.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3540.00,
Target terdekat 3550, terjauh 3570, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3490.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3488.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3482.00 – 3484.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3470.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3490.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3490)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



