Imbal hasil Treasury AS 10-tahun lanjut turun, demikian juga dolar AS yang kembali melemah. Keduanya menjadi faktor utama yang berperan atas kenaikan emas lebih lanjut setelah berhasil tembus $3800/oz. Rekor bahkan berlanjut di pagi ini saat artikel ditulis di level 3867, beberapa poin yang cukup dekat dengan $3900. Mengingat kenaikan harian yang fantastis dalam 1 bulan terakhir, maka rasanya cukup mudah untuk emas sentuh 3900 hanya dengan selisih $30 dari tertinggi saat ini.
Emas menolak turun meski data ekonomi AS tadi malam dirilis lebih baik dari ekspektasi. Pending home sales melonjak 4.0% m/m setelah bulan sebelumnya tercatat -0.3%. Bahkan angka ini lebih tinggi dibanding ekspektasi 0.2%.
Drama Politik Sampai Menit Terakhir
Dalam sejarah AS sejak 1980, shutdown tercatat kurang lebih terjadi sebanyak 21 kali, dengan beberapa periode 80-an menunjukkan shutdown relatif singkat 1-4 hari, sedangkan yang terlama dalam sejarah tercatat di periode Trump jilid pertama, di tahun 2018-2019. Saat itu shutdown terjadi selama 35 hari akibat perbedaan pandangan tentang perbatasan.
Terlepas dari rekor “terlama”, di era Trump juga tercatat ada shutdown “tersingkat” dengan 1 hari atau bahkan hanya beberapa jam saja masalah anggaran tersebut diselesaikan. Ini sama dengan yang pernah terjadi di periode 1984 ataupun 1986.
Pasar saat ini menantikan dengan cemas kemungkinan terulangnya peristiwa 2018-2019, meskipun tidak sedikit juga dari mereka yang optimis bahwa drama politik ini akan tetap selesai di menit-menit terakhir seperti yang sudah-sudah. Itu sebabnya tidak terlihat kecemasan berlebihan di pasar ekuitas AS meskipun ancaman shutdown semakin dekat.
Di sisi lain, kabar buruk untuk kali ini adalah bahwa perbedaan pandangan (atau mungkin lebih tepat disebut perbedaan kepentingan) kali ini cukup lebar. Hal itu diakui Pemimpin Senat Minoritas Schumer. Setelah bertemu Trump, dia mengakui bahwa terdapat perbedaan yang cukup besar di antara kedua partai. Schumer menyerahkan keputusan tentang government shutdown tersebut ke Partai Republik dan pembuat keputusan adalah Trump.
Partai Republik menguasai kedua kamar Kongres, namun mereka tidak memiliki 60 suara di Senat yang diperlukan untuk mengesahkan rancangan undang-undang anggaran secara mandiri.
Partai Demokrat memanfaatkan posisi ini untuk memblokir usulan Partai Republik. Mereka menuntut perpanjangan kredit pajak yang menurunkan biaya asuransi, pembatalan pemotongan Medicaid era Trump, dan menentang rencana pemotongan anggaran CDC dan NIH. Meskipun Dewan Perwakilan Rakyat telah mengesahkan langkah pendanaan sementara, rancangan undang-undang tersebut masih tertahan di Senat, sehingga risiko penutupan pemerintah tetap ada.
Bagi pasar, risiko jangka pendek dari potensi shutdown ini adalah berkurangnya data pemerintah AS yang dirilis. Data seperti NFP di hari Jumat kemungkinan juga tidak akan dirilis. Hal ini berarti FOMC berisiko mengambil keputusan tanpa memiliki data yang memadai di pertemuan Oktober, dan ini menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang merembet sehingga emas akan kembali dilirik sebagai safe haven.

Fokus Malam Ini
Terlepas dari keputusan di menit terakhir jelang deadline terkait RUU Anggaran untuk menghindari shutdown, pasar juga akan meninjau lebih dulu data JOLTS Job openings nanti malam di jam 21.00 WIB. Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, emas kemungkinan terkoreksi lebih dulu, meskipun diperkirakan terbatas karena ancaman shutdown masih membayangi sampai menit-menit terakhir jelang deadline. Sebaliknya, jika data dirilis lebih lemah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikannya.
Ada kecenderungan bahwa emas bisa saja melanjutkan tren naiknya sepanjang minggu ini, dan koreksi turun ataupun profit taking baru terjadi pasca data NFP di hari Jumat. Atau skenario yang paling bullish adalah “sama sekali tidak terjadi penurunan besar di minggu ini”.
Sebaliknya, emas berpeluang koreksi cepat dan tajam jika data-data ekonomi AS memberi kejutan naik “jauh melebihi ekspektasi”.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish dengan candle putih panjang menandakan kenaikan yang masih cukup kuat. Hal itu terbukti pagi ini emas kembali cetak rekor tertinggi baru 3867, memperpanjang kenaikan impresif yang dicatatnya sejak 22 Agustus 2025 dari level terendah 3320. Kondisi ini tentunya semakin membuka peluang untuk sentuh 3900 lebih cepat dari yang diperkirakan mayoritas Analis.
Secara teknis, kenaikan masih tetap terbuka dengan area 3872 sebagai resistance terdekat, diikuti dengan 3905. Sedangkan support harian kali ini akan berada di zona 3800, 3791 dan 3783. Penurunan ekstrim belum terlihat, tapi trader wajib waspada jika sewaktu-waktu terjadi koreksi tajam yang cepat dan mengancam area 3750. Ini bisa terjadi jika Senat AS umumkan jadwal voting sebagai satu harapan untuk terhindarnya government shutdown. Tapi penentunya adalah kesepakatan antara 2 partai di dalam Senat untuk RUU Anggaran Pendanaan Pemerintah. Jika sampai 1 Oktober jam 12 A.M Waktu Washington (atau 1 Oktober jam 11.00 WIB) belum ada kesepakatan, maka shutdown resmi terjadi.

Di H4, pola ascending broadening wedge benar-benar dominan. Kenaikan berlanjut setelah swing low terakhir kemarin tertahan di 3763, dan sampai penutupan sesi perdagangan hari Senin, sama sekali tidak pernah ada penurunan kembali di bawah zona tersebut. Bahkan setelah tembus $3800-an dengan high saat itu tercatat di $3832 pun emas hanya sempat swing low ke 3805, dan setelah itu naik sampai penutupan.
FE 61.8% berada di 3872 dan sepertinya hanya sedikit lagi untuk ditembus mengingat high saat ni tercatat di 3867. Sedangkan target dari pola ascending broadening wedge diperkirakan berada di 3904/3905. Ini berarti jika area 3872 ditembus, dan data JOLTS job openings nanti malam relatif lebih lemah dari ekspektasi, sangat mungkin untuk mendorong harga lanjutkan kenaikannya dan rekor terbaru tembus 3900.
Di sisi lain, jika nanti malam muncul pengumuman menit-menit terakhir tentang kesepakatan pendanaan pemerintah untuk hindari shutdown, maka emas sangat mungkin turun cepat, dan saat itulah kita akan melihat kemungkinan penurunan tajam yang cepat untuk koreksi WAVE 4 yang ditunggu-tunggu. Sebagai catatan bahwa saat ini kita masih berada di jalur WAVE 3 dari tren utama yang diperpanjang.
Jika kabar tersebut muncul (tentang extend waktu untuk bahas RUU Anggaran, atau tentang kesepakatan tercapai untuk RUU Anggaran sehingga shutdown bisa dihindari), maka segera switch strategi menjadi SELL. Meski target koreksi diperkirakan bisa lebih rendah dari 3820, tapi sebaiknya jangan menahan posisi sell terlalu lama karena kita tetap di jalur bullish utama emas yang didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga FED bulan Oktober. Perlu diingat bahwa jika pun AS terhindar dari shutdown di menit-menit terakhir, pasar akan langsung beralih ke data ekonomi. Di sisi lain, medium term masih cenderung bullish, sehingga meskipun terjadi koreksi panjang untuk WAVE 4 yang diperkirakan sampai zona orange ataupun support psikologis 3670-3700 secara bertahap ataupun sekaligus, maka area ini akan menjadi peluang buyer kembali masuk untuk medium term karena koreksi dianggap mencukupi sebagai WAVE 4.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 3865.67, dengan high di 3867.16 dan low 3825.26. Harga terus merayap naik nyaris tanpa jeda koreksi yang tajam, menandakan kekuatan bullish yang masih terlalu tangguh. Namun saat ini bisa dibilang bahwa harga mulai sentuh resistance FE 100% 3865.40 (warna hijau, ekspansion dari wave terpendek seperti pada gambar). Proyeksi berikutnya adalah 3872, 3904 dan 3946-3956 (FE 161.8% dari masing-masing tren pendek dan tren utama).
Jika koreksi turun terjadi, maka idealnya zona merah 3806-3819 menjadi area koreksi terdekat dan bisa dipertimbangkan sebagai zona buy utama dengan asumsi high tertahan di 3672 yang berarti range harian sudah catatkan sekitar $50. Maka tidak diharapkan terjadi penurunan terlalu dalam. Sedangkan area kuning 3799-3801 adalah alternatif lain jika diasumsikan penurunan exten sedikit lebih rendah. Kedua area tersebut diasumsikan jika belum terjadi kesepakatan apapun untuk mencegah shutdown, dan data JOLTS sedikit lebih baik dari ekspektasi sehingga koreksi hanya berlangsung singkat dan terbatas.
Sebaliknya, skenario koreksi tajam diperkirakan bisa terjadi jika di malam hari, atau sampai menit-menit terakhir jelang deadline, Kongres AS mencapai kesepakatan untuk voting dan meloloskan RUU Anggaran sehingga AS terhindar dari Shutdown. Jika ini yang terjadi, sell bisa dilakukan, dan proyeksi penurunan kemungkinan berlanjut sampai zona biru, kisaran 3757-3761, area yang diketahui sebagai titik awal sebelum terjadinya kenaikan akibat kekhawatiran shutdown. Tapi sebaiknya exit sebelum zona tersebut muncul karena di sisi lain kita juga memiliki alasan kuat untuk emas tetap di jalur kenaikan, yaitu ekspektasi penurunan suku bunga Oktober. Pasar akan kembali fokus dengan data ekonomi jika shutdown terhindarkan sehingga medium term demand kuat kemungkinan muncul kembali saat harga turun cepat ke zona 3757-3761 tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (updated)
Entry: 3842.00 – 3844.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3856.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3872.00,
Target terdekat 3880, terjauh 3905, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3836.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3835.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus (jika AS terhindar dari shutdown)
Entry : 3820.00 – 3822.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3808.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3828.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 3827)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



