Imbal hasil Treasury AS 10 ditutup turun, dan dolar pun ikut melemah. Serangan Israel dan AS ke Iran di akhir pekan membuat pasar melirik safe haven emas daripada risk asset. Situasi sempat diharapkan pulih setelah Israel dan AS umumkan berhasil pemimpin supremasi Iran Ayatollah Khamenei dalam serangan mematikan di hari pertama. Ternyata tidak semudah itu. Iran tidak menyerah dan membalas menyerang pangkalan militer AS di beberapa negara Teluk yang ditandai Iran sebagai tempat berlindungnya pasukan atau pejabat militer AS.
Khamenei Tewas, Iran Belum Menyerah
Setelah Israel mengklaim berhasil menewaskan Khamenei dalam serangan, pasar menunggu kepastian apakah kabar tersebut benar. Trump menyusul memberi pernyataan tentang tewasnya Khamenei. Dan akhirnya media Iran pun merilis laporan resmi tewasnya Ali Khamenei di ruang kerjanya saat terjadi serangan.
Beberapa jam sebelum serangan, Khamenei sempat menunjuk siapa yang akan menjadi pewaris jabatannya. Namun, sempat beredar kabar bahwa sang pewaris pun tewas di hari kedua serangan. Belum diketahui secara pasti apakah kabar tersebut benar. Tapi perlawanan Iran terus berlanjut. IRGC mengancam akan terus mengirim serangan ke Israel dan AS.

Ada dua hal yang perlu ditunggu. Ini kaitannya dengan klaim dari Trump terkait lamanya serangan dan juga klaim tentang Iran yang disebut-sebut meminta untuk bertemu. Dalam interview nya dengan media, Trump sebut serangan bisa berlangsung sampai 4 minggu atau selama yang dibutuhkan. Hal ini memberi pesan bahwa pasukan AS memang sudah disiapkan sebelumnya untuk kemungkinan perang yang cukup panjang, mirip dengan yang terjadi dengan serangan terhadap Irak di era 1990-an.
Hal kedua yang perlu dipastikan adalah klaim Trump bahwa Iran menawarkan pertemuan dan Trump menawarkan gencatan senjata. Media TV Iran dibajak untuk menyiarkan pesan dari Trump yang meminta pasukan Iran untuk menyerah dan akan memberikan imunitas sebagai reward. Namun, sampai saat artikel ditulis, belum diketahui apakah Iran memang meminta gencatan senjata atau hanya klaim sepihak dari Trump.
Di luar konteks geopolitik, minggu pertama Maret akan banyak data ekonomi yang menjadi sorotan, terutama dari AS. Data ISM Manufacture di hari Senin, ADP employment di hari Rabu, ISM services dan klaim pengangguran mingguan di hari Kamis, dan non farm payrolls beserta retail sales di hari Jumat. Semua data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi Fed untuk pertemuan FOMC Maret. Meski demikian, secara keseluruhan tidak mengubah kemungkinan Fed untuk tetap pertahankan suku bunga di bulan Maret. Pasar pun tidak mengharapkan pemangkasan di bulan Maret.
Tapi data-data tersebut akan dipertimbangkan untuk pertemuan-pertemuan berikutnya karena Fed masih akan bergantung pada data ekonomi. Data yang lemah akan mendukung ekspektasi penurunan suku bunga di pertemuan berikutnya. Sedangkan data yang kuat akan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.
Di sisi geopolitik, pasar akan dibayangi oleh potensi perang yang panjang dari AS-Iran selama Iran tidak menyerah. Konsekuensi yang mungkin menjadi kekhawatiran adalah melonjaknya harga minyak karena Iran menutup Selat Hormuz, selat yang digunakan untuk memasok sekitar 20% minyak mentah global. Ketidakpastian ini membuat emas tetap kokoh sebagai safe haven.
Namun, cermati perkembangan itu dalam 1 minggu ini! Dua sampai tiga hari pertama minggu ini akan sangat menentukan apakah perang terus berlanjut atau akan terjadi gencatan senjata. Jika tidak ada gencatan senjata, maka efek data ekonomi mungkin diabaikan, dan fokus cenderung ke geopolitik (geopolitik tetap panas = emas tetap naik). Jika ada kesepakatan untuk gencatan senjata, maka emas berpeluang turun cepat, estimasi kami 4840-4860 sebagai zona potensial, dan setelah itu kembali fokus dengan rilis data di masing-masing hari kalender.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dan berhasil ditutup di atas 5250 yang diharapkan. Bahkan pagi ini dibuka gap up di 5310. Meski sempat terjadi penurunan ke 5300, tapi pada dasarnya sesi Asia cenderung naik dan tercatat level tertinggi di 5392 untuk sementara waktu.
Secara struktural, tren utama cenderung bullish. Dua resistance di 5245 dan 5350 berhasil ditembus. Tapi daily masih berjalan, sehingga kondisi masih bisa berubah seiring sesi yang berjalan. Resistance terdekat 5450 (high 30 Jan 2026), dan all time high 5597 akan menjadi target atau bahkan melebihi, jika sentiment geopolitik terus berlanjut. Sedangkan support akan berada di zona 5300 dan 5262 (closing price Jumat, 27 Feb 2026)

Di H4, tampak bahwa pergerakan naik sejauh ini sesuai ekspektasi skenario, di mana pasca koreksi turun sebelumnya dari wave 4, emas berhasil rebound dan lanjutkan kenaikannya menjadi wave 5, bagian dari wave (iii) yang diharapkan. Secara umum, zona 5341 adalah resistance pertama yang berhasil dijangkau pagi ini. Sedangkan area coklat 5470-5549 adalah target berikutnya dari pola kenaikan.
Secara hitungan, ada dua kemungkinan yang berpotensi terjadi. Potensi #1 bahwa wave (iii) belum selesai, diperkirakan target ke zona coklat. Dengan demikian kenaikan masih bisa berlanjut tembus zona 5400.
Sedangkan potensi #2 memperkirakan bahwa wave (iii) sudah selesai dengan kenaikan wave 5 tersebut sentuh 5392 (high pagi ini di sesi Asia). Dengan demikian peluang turun sebagai koreksi wave (iv) sebagai skenario yang paling mungkin. Sell bisa dipertimbangkan selama tidak tembus 5400. Tapi mengingat situasi geopolitik yang belum berakhir, masih terlalu riskan. Penurunan mungkin relatif terbatas, terutama kaitannya dengan wave (iv).
Jika potensi #2 yang terjadi, maka koreksi wave (iv) diharapkan tertahan di zona orange 5214-5257, atau maksimal zona ungu 5130-5192. Namun, karena situasi geopolitik, maka penurunan maksimal diperkirakan hanya sentuh zona orange. Secara jangka pendek, seller hanya memiliki ruang sampai zona 5300 atau maksimal 5250.
Secara teori, penurunan wave (iv) adalah koreksi yang dibutuhkan untuk kembali lakukan buy on dip sehingga secara strategi masih relatif lebih amah melakukan buy daripada sell. Terlebih, dari 2 potensi yang disebutkan, keduanya mengindikasikan untuk tetap buy karena harga yang masih dalam jalur kenaikan.

Per jam 11.15 WIB, harga berada di 5358.34 dengan high 5392.74, dan low 5300.83. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 2 Maret 2026, rekomendasi masih cenderung sama, termasuk beberapa area alternatif untuk lakukan buy, mengingat fundamental yang masih bullish, tapi dihadapkan pada RSI yang overbought sehingga perlu berhati-hati jika melakukan buy terlalu tinggi.
Zona FR 23.6% di 5339 bisa menjadi pertimbangan untuk buy di area support lebih dekat. Tapi area FR 38.2% 5307 biasanya area demand yang cenderung lebih baik. Bahkan buyer umumnya menggunakan area “Golden Zone”, area yang berada di antara FR 50% dan 61.8%. Ini berarti area ideal untuk buy berada di kisaran 5254-5280.
Sebaliknya, area 5280 bisa juga dipertimbangkan sebagai pemicu bearish jangka pendek sehingga seller mungkin akan mulai mengintai saat zona itu ditembus. Namun, jarak penurunan relatif terbatas sehingga strategi ini tidak terlalu disarankan untuk saat ini. Data ISM manufacture di jam 22.00 WIB juga menjadi pertimbangan di malam hari. Namun, setelah itu, pasar akan terus mencermati perkembangan AS-Iran-Israel. Jika terjadi kesepakatan gencatan senjata, maka ubah strategi segera menjadi SELL! Tapi selama tidak ada kesepakatan gencatan senjata, maka tetap di jalur BUY!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 5325.00 – 5327.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5339 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5395, target terdekat 5405, terjauh 5420, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5319.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5319.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 5260.00 – 5262.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5274.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5254.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5253)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




