Imbal hasil Treasury AS ditutup naik setelah data ISM manufaktur AS dirilis lebih baik dari ekspektasi dan beberapa pernyataan dari pejabat Fed yang menyoroti pertumbuhan ekonomi AS di masa mendatang. Namun, kebalikan dari imbal hasil, dolar AS justru ditutup melemah setelah kenaikan 3 hari berturut-turut sejak akhir tahun 2024.
PMI manufaktur AS dirilis lebih kuat dari ekspektasi, 40.3 vs 48.4. Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak bulan Maret saat indeks manufaktur sempat mencapai puncaknya di 50.3. History menunjukkan terakhir kali indeks manufaktur berada di atas level 50 adalah saat Oktober 2022. Sedangkan level terendah sepanjang 2024 terjadi di bulan Oktober, dengan angka 46.5.
Barkin menyampaikan optimismenya secara hati-hati untuk tahun 2025. Dia menyoroti lebih banyak risiko positif daripada risiko negatif terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Barkin juga menekankan pentingnya lapangan kerja dan nilai aset yang kuat untuk mempertahankan belanja konsumen. Sedangkan untuk inflasi, Barkin melihat bahwa inflasi inti menunjukkan adanya tanda-tanda perbaikan dan memproyeksikan inflasi 12 bulan akan turun karena efek dasar.
Di sisi kebijakan moneter tahun 2025, Barkin mengatakan kemungkinan Fed akan merespon sesuai kebutuhan, bergantung pada fundamental ekonomi dan geopolitik. Barkin mengikuti ketidakpastian pasar keuangan berkurang, dan pemahaman yang meningkat tentang suku bunga jangka panjang yang mungkin tidak akan turun sebanyak yang diperkirakan sebelumnya karena tekanan kenaikan utang AS.
Sedangkan Kugler mengatakan optimismenya pada ekonomi AS yang tangguh dan ketahanan ekonomi yang ditunjukan selama 2024. Kugler menyebut proses disinflasi sedang berlangsung, didukung oleh pasar tenaga kerja yang mendingin secara bertahap, tapi stabil dengan tingkat pengangguran secara historis masih rendah dan upah riil yang meningkat.

Market kembali aktif dari libur Natal dan Tahun Baru. Beberapa data ekonomi akan kembali menjadi sorotan utama seperti ISM services dan JOLTS di hari Selasa, ADP Employment di hari Rabu, Jobless claims di hari Kamis, dan Non Farm Payrolls beserta unemployment rate di hari Jumat.
Sedangkan di malam ini investor akan mencermati data PMI services dari S&P Global yang diperkirakan naik dari 56.1 menjadi 58.5. Data yang lebih baik dari ekspektasi akan menekan emas kembali. Sebaliknya, data yang lebih lemah dari ekspektasi akan mendorong emas berbali naik.
Sementara investor juga akan mencermati laporan terbaru tentang pembelian emas oleh bank sentral China yang menurut agenda baru akan dirilis 7 Januari 2025. Hal ini mengacu pada laporan sebelumnya yang menunjukkan kembalinya China ke pasar emas di bulan November. Laporan tersebut dirilis di tanggal 7 Desember 2024, sehingga investor akan mencermati tanggal 7 Januari sebagai laporan terbaru tentang pembelian emas tersebut.
Beberapa Analis menilai pembelian emas oleh PBOC menunjukkan bahwa China berencana memperbanyak cadangan emasnya untuk diversifikasi dan mengantisipasi perang dagang setelah kebijakan tarif Trump resmi dimulai saat Trump dilantik nanti.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, menunjukkan bahwa resistance 2666 masih menjadi area yang terlalu tangguh untuk saat ini. Level terendah saat itu sempat sentuh 2636.54 sehingga area tersebut akan menjadi area support untuk hari ini. Sedangan 2665-2666 akan menjadi resistance psikologis. Artinya, bearish akan cenderung dominan selama 2665-2666 tidak ditembus. Sebaliknya, akan menjadi bullish yang lebih kuat jika berhasil ditembus.
Secara keseluruhan, support 2633-2636 yang terdekat, jika ditembus akan membuka peluang penurunan ke support 2620-2623 dan 2602-2605 yang terjauh. Sebaliknya, kenaikan di atas 2665-2666 akan membuka peluang kenaikan lanjutan ke resistance 2686 dan 2700-an.

Di H4, kenaikan di hari Jumat gagal berlanjut di atas 2665, dan turun sampai area 2636. Hal ini sesuai dengan pembahasan di sesi live streaming hari Jumat di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial. Namun kenaikan baru terjadi pagi ini hingga 2647. Secara umum, penurunan masih dianggap sebagai koreksi normal dan peluang bullish tetap terbuka. Tapi uptren butuh kenaikan lebih dari 2665 untuk membuka peluang bullish yang lebih kuat.
FR diperbarui dengan puncak terbaru 2665.32 sebagai FR 0%. Jika berhasil ditembus, maka ini menjadi sinyal kelanjutan tren bullish yang lebih kuat sehingga peluang munculnya 2686 ataupun 2700-an semakin terbuka. Sebaliknya, selama tidak terjadi penembusan, maka harga masih dalam potensi koreksi turun, dan FR 50% 2630.70 dan FR 61.8% 2622.54 berpotensi menjadi target penurunan selanjutnya.
MA 200 H4 saat ini berada di 2642. Meskipun harga berada di atas MA 200, tapi zona 2648-2652 merupakan resistance yang juga cukup kuat selama beberapa minggu terakhir selain 2666. Itu sebabnya peluang buy masih terlalu lemah untuk saat ini karena resistance yang cuup berdekatan.
Sebaliknya, peluang bearish diperkirakan cenderung dominan untuk saat ini sehingga kami melihat opsi sell lebih potensial beberapa waktu ke depan, terutama mengantisipasi data PMI services AS yang diperkirakan lebih kuat nanti malam. Jika benar, maka proyeksi penurunan ke zona 2620-2622 dan 2607-2612 cukup potensial.
Opsi buy diperkirakan akan lebih aman jika dilakukan di kisaran 2610-2615, dengan catatan jika didukung dengan data ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan, atau pembelian emas oleh PBOC yang masih kuat.
Secara umum, kondisi fundamental cenderung masih mendukung kenaikan emas (terutama kembalinya bank sentral China melakukan pembelian emas, dan permintaan emas bank sentral masih berlanjut) sehingga penurunan diperkirakan terbatas. Even musiman yang saat ini tersisa adalah January effect di mana emas biasanya cenderung kuat di periode Januari.

Per jam 10.15 WIB, harga berada di 2642.60, dengan high di 2647.33 dan low 2638.58. FR baru ditarik dari bottom 2605.32 ke puncak 2665.32. FR 50% 2635 sejauh ini cukup kuat sehingga penurunan Jumat tertahan di 2636. Namun ekspektasi kali ini adalah rebound masih relatif lemah atau terbatas, sehingga area 2648-2652 akan tetap menjadi resistance kuat untuk beberapa waktu ke depan.
Ekspektasi skenario adalah swing high terbatas, lalu turun hingga menguji kembali 2635 atau lebih rendah ke 2628. Di sisi lain, penembusan FR 61.8% 2628 akan memberi isyarat reversal bearish jangka pendek bisa terjadi.
Jika melihat pola pergerakan sejak kenaikan 31 Desember 2024 dari 2605 hingga memuncak di 2665 di 3 Januari 2025, maka koreksi turun wajar terjadi sampai FR 50% 2635 atau FR 61.8% 2628. Tapi juga sangat mungkin pola tersebut turun ke titik dasar 2605 sebelum demand kembali mendorong harga untuk naik karena masih kuatnya permintaan bank sentral dan investor retail.
Dengan demikian area demand/buy lebih potensial jika terjadi setelah koreksi turun berjalan maksimal dan itu berarti area 2605-2610 akan menjadi area yang cukup ideal untuk mulai mempertimbangkan kembali pembelian.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat Resistance
Entry: 2645.00 – 2647.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2633.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2635.00,
Target terdekat 2628, terjauh 2615, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2653.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2652.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2607.00 – 2608.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2620.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2601.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2599)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



