Secara umum, dolar melejit didukung dengan kenaikan imbal hasil Treasury tenor 10 tahun yang kembali naik. Keduanya naik dengan cepat diawali saat proses hitung cepat pemilu menunjukkan keunggulan Donald Trump terhadap lawannya Kamala Harris. Tidak hanya itu, bahkan partai Republik berhasil mengunci suara mayoritas di Senat.
Dan saat ini hanya terpaut 13 kursi dari total 218 kursi yang dibutuhkan untuk menguasai DPR. Saat ini mereka unggul dengan 205 kursi sehingga jika terwujud hampir dipastikan akan terjadi Red Sweep di mana Partai Republik menguasai pemerintahan dari DPR, Senat hingga Gedung Putih.
Sayangnya emas yang sempat naik, berbalik turun saat kemenangan Trump dan Republik mendominasi pasar.
Kekhawatiran terulangnya pemilu 2020 tidak terbukti. Meskipun awalnya perolehan suara cukup ketat, namun raihan suara Trump tidak terbendung dan unggul jauh dari Harris. Bahkan keunggulan tersebut juga terlihat pada electoral college untuk kursi Senat yang melesat sejak awal perhitungan untuk keunggulan Republik.
Dengan demikian Trump dipastikan keluar sebagai Presiden terpilih 2024 dengan raihan 295 suara (ambang batas 270), dan tidak diperlukan untuk menunggu hingga berhari-hari seperti yang pernah terjadi pada Pemilu 2020.
Kemenangan Trump mungkin tidak begitu saja akan mengganggu kebijakan bank sentral dengan mudah jika tidak disertai dengan Red Sweep. Tapi dengan terbukanya peluang Red Sweep dari Partai Republik, maka peluang tersebut justru membuat market kembali mengkhawatirkan potensi gangguan terhadap kebijakan Federal Reserve.
Seperti yang diketahui Federal Reserve memutuskan untuk memangkas suku bunga per bulan September yang lalu dengan dot plot yang juga mencerminkan peluang pemangkasan suku bunga lebih lanjut di 2025. Dengan program Trump yang berencana untuk memangkas pajak atas segala sesuatu mulai dari keuntungan Perusahaan sampai pembayaran lembur, kebijakan tersebut secara luas dikhawatirkan akan memicu kenaikan inflasi kembali.
Tidak hanya itu Trump juga berpikir untuk mengubah kepemimpinan Fed yang saat ini dipimpin oleh Jerome Powell, dan mengklaim haknya untuk mengatur suku bunganya sendiri. Hal ini yang membuat market berpikir tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed akan berkurang. Meski demikian, Trump sendiri sebenarnya cenderung menginginkan suku bunga yang rendah, seperti yang pernah disampaikannya dalam kampanye. Tapi hal ini justru bertentangan dengan rencananya menggunakan kebijakan fiskal dengan melakukan pemangkasan pajak yang dinilai berbagai pihak akan memicu permintaan yang tinggi sehingga menaikkan inflasi.
JPMorgan memprediksi pemangkasan 25 bps masih bisa terjadi minggu ini dan bulan depan, tapi melihat potensi Fed melambat di penurunan suku bunga berikutnya di 2025. Ekonom Wall Street saat ini melihat lebih sedikit pemangkasan suku bunga Fed di 2025 dibanding sebelum pemilihan umum, Bahkan Nomura memperkirakan hanya 1 pemangkasan suku bunga di 2025. Hal ini yang membuat akhirnya emas turun karena peluang pemangkasan suku bunga Fed yang berpotensi berkurang di 2025.

Malam ini FOMC diagendakan akan mengumumkan kebijakan suku bunganya di jam 02.00 WIB. Pasar memperkirakan secara luas Fed masih akan tetap memangkas 25 bps di pertemuan November, dan juga 25 bps di pertemuan Desember. CME FedWatch Tools menunjukkan 98% peluang pemangkasan suku bunga 25 bps.
Namun yang menarik adalah investor akan mencermati pernyataan Fed ataupun Powell setelah pengumuman suku bunga. Dalam press conference nanti Ketua Fed Jerome Powell harus kembali meyakinkan market bahwa bank sentral mampu mengatur dampak dari kebijakan Presiden terpilih yang berencana memberlakukan tarif baru dan pemangkasan pajak. Powell harus meyakinkan investor tentang sikap kebijakan Federal Reserve berikutnya di era Presiden yang baru.
Jika Powell mampu meyakinkan bahwa kebijakan Fed tetap bergantung data dan tidak dipengaruhi politik, maka emas berpeluang untuk rebound. Sebaliknya, jika Powell tidak mampu meyakinkan market dan cenderung menanggapi rencana tersebut sebagai peluang menghentikan pemangkasan suku bunga ke depan (2025), maka rally emas bisa dipastikan reda untuk beberapa waktu kedepan sehingga penurunan berpotensi berlanjut, dengan zona 2600 kemungkinan sebagai ancaman.
Sementara itu Nick Timiraos, reporter WSJ yang juga dikenal sebagai Fed Watchers, mengatakan bahwa jika Republik benar-benar menguasai Kongres di kedua lapis (Senat dan DPR), maka Fed bisa mulai merevisi beberapa asumsi dasar mereka di pertemuan Desember. Timiraos mengatakan bahwa Fed tidak akan mengubah pendekatan kebijakannya sampai bank bisa melihat apa yang bisa dilakukan Presiden Terpilih Donald Trump dengan proposal perubahan pajak, tarif dan imigrasi.
Di sisi lain, para Analis menilai bahwa apa yang dilakukan Trump nantinya untuk pemangkasan pajak, juga memunculkan kekhawatiran tentang naiknya defisit dan inflasi sehingga dampaknya bisa berlawanan dengan keuntungan yang didapat. Hal serupa juga tentang rencana penerapan tarif yang bisa berdampak pada aksi serupa dari negara lain dan memiliki dampak negatif baik untuk domestik maupun perdagangan dengan luar negeri.
Malam ini data ekonomi tertuju ke data initial jobless claims yang akan dirilis di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan kembali naik dari 216K menjadi 223K. Jika data naik, maka emas memiliki kesempatan untuk rebound lebih dulu. Sebaliknya, jika data turun, maka emas cenderung turun.
Dan di jam 02.00 WIB, FOMC meeting umumkan suku bunga. Fokus lebih tertuju pada press conference yang diharapkan memberi petunjuk ataupun keyakinan bahwa jalur penurunan suku bunga masih tetap berlanjut. Jika benar, maka emas memiliki peluang untuk kembali naik. Sebaliknya, jika Fed cenderung hawkish, maka emas berpeluang lanjutkan penurunan.
Di sisi lain, setelah FOMC, market masih memiliki 1 kesempatan dari pengumuman stimulus China di hari Jumat, 8 November. Jika China sesuai komitmen merilis stimulus lebih besar dari 10 triliun yuan (karena kemenangan Trump), maka emas berpeluang mendapat dukungan untuk kembali naik. Sebaliknya, jika tidak ada stimulus ataupun angka yang diumumkan cenderung lebih rendah, maka emas berpotensi lanjutkan penurunan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish dengan real body hitam yang cukup panjang sehingga mencerminkan tekanan turun yang berpeluang masih bisa berlanjut hari ini. Fibonacci Retracement ditarik dari bottom 2471.80 ke all time high 2790.03, didapat bahwa penurunan saat ini mendekati FR 50% daily 2639.91, dan di bawah FR 38.2% 2668.47.
Jika FR 50% ditembus, maka pertahanan terakhir bagi bullish akan berada di FR 61.8% 2593.36 yang cukup kritis karena saat terjadi penembusan akan berpotensi membuat koreksi tajam berlanjut. Sebaliknya, jika tidak ditembus, maka peluang bullish berikutnya masih tetap terbuka. Namun dalam jangka pendek, bullish harus mampu tembus dan ditutup di atas 2668 (FR 38.2% Daily).

Di H4, bullish mulai melemah dalam jangka pendek karena penurunan kemarin langsung meluncur tembus dibawah support trend channel 2693. Hal ini berarti perubahan tren untuk beberapa waktu ke depan cenderung didominasi penurunan sehingga rebound berpeluang terbatas.
Retest resistance 2693 dan MA 200 H4 2686 akan menjadi area ideal untuk SELL karena tren jangka pendek saat ini cenderung turun. Target penurunan diperkirakan berlanjut jika harga berhasil tembus FR 0% H4 2652.45. Di sesi Asia penurunan sempat sentuh 2643, namun seperti terlihat pada gambar bahwa harga berbalik naik dan ditutup di atas 2652. Dan kondisi rsi yang oversold membuat harga cenderung berbalik naik untuk sementara waktu.
Strong demand kemungkinan akan berada di zona orange 2600-2610, dan kemungkinan bisa disentuh jika data ekonomi cenderung lebih kuat dari ekspektasi. Sebaliknya, penurunan ke zona tersebut belum tentu terjadi jika Fed tetap di jalur pemangkasan suku bunga nanti malam.Bullish juga akan kembali dominan jika harga mampu naik di atas resistance 2693 atau tembus FR 50% H4 2701. Tapi bearish akan tetap dominan jika harga tetap di bawah 2693.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2658.88, dengan high di 2664.28 dan low 2643.42. Rebound saat ini sedang terjadi, didukung dengan peluang bullish divergence karena harga menciptakan lower low, sementara rsi justru membentuk formasi higher low. Pantulan diperkirakan tertahan di kisaran FR 23.6% 2675 atau maksimum di FR 38.2% 2689.58.
Jika benar pantulan tersebut sesuai ekspektasi, maka Anda bisa melakukan SELL di salah satu zona tersebut, atau “mendekati” salah satu zona tersebut, untuk peluang penurunan berikutnya di bawah 2650.
Sebaliknya, harga akan cenderung naik jika FR 50% 2701 berhasil ditembus, dan hal ini akan bergantung dari seberapa dovishnya Powell nanti malam saat umumkan suku bunga. Penurunan suku bunga 25 bps berdampak positif pada emas sehingga rebound akan layak untuk terjadi. Tapi kondisi tersebut kemungkinan sudah diantisipasi, sehingga pasar butuh pemicu yang lebih kuat dari pernyataan Powell.
Skenario jangka pendek kami adalah rebound terbatas, lalu turun bertahap , dengan potensi strong demand berikutnya diperkirakan akan muncul di kisaran 2600-2610 (area arsir kuning), dengan asumsi bahwa Fed tetap di jalur penurunan suku bunga dan China siap dengan stimulus yang lebih besar.
Juga pertimbangkan dengan peluang Elliott Wave, tapi kali ini jalur penurunan, dengan peluang penurunan berikutnya kemungkinan sebagai wave 5.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance 1
Entry: 2670.00 – 2672.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2658.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2650.00,
Target terdekat 2643, terjauh 2630, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2678.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2675.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support 2 tidak ditembus
Entry : 2600.00 – 2602.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2614.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2594.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2594)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



