Menariknya, tidak hanya emas yang turun, tapi juga imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD bergerak melemah. Bahkan pasar obligasi pun tidak menunjukkan reaksi naik yang signifikan. Pasar ekuitas pun turun. Sehingga jika isu terkait CPI benar naik, maka dolar seharusnya lebih mudah menguat. Dan jika isu tentang tercapainya kesepakatan Iran dan AS benar, maka hanya emas yang seharusnya turun, selebihnya seperti dolar maupun indek saham rally. Tapi itu tidak terjadi, dan semua market mengalami penurunan.
Meski demikian, harga minyak turun sehingga isu tentang kesepakatan AS dan Iran bisa saja memberi indikasi bahwa Iran mungkin akan terdesak dan akhirnya sepakat dengan AS. Sampai artikel ditulis, kami belum melihat update terbaru tentang situasi geopolitik sehingga disimpulkan masih cenderung ‘abu-abu’ atau tidak menentu.
Kekhawatiran Sektor Teknologi Picu Likuiditas Emas
Hal lain yang diperkirakan menjadi penyebab adalah margin call yang terjadi pada saham sektor teknologi. Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran pasar tentang gangguan AI pada pendapatan sektor teknologi. Microsoft mempelopori penurunan dan mengakibatkan penurunan besar pada indeks saham utama AS. Dalam kondisi ini, pasar dipaksa melikuidasi posisinya di pasar komoditas untuk menutupi kerugian yang terjadi di pasar saham, sesuatu hal yang cukup klasik pada pasar keuangan global.
Pertanyaan muncul, apakah likuiditas ini permanen sehingga membuat emas mulai memasuki periode bearish? Sumber tertulis menyebut bahwa bank-bank besar sampai saat ini masih meyakini emas masih terbuka untuk kenaikan berikutnya. Ketidakpastian kebijakan, integritas Fed saat Powell diganti, dan pembelian emas oleh bank sentral global yang masih berlangsung, termasuk ketidakpastian dari sisi geopolitik, masih menjadi faktor utama yang membuat bank yakin emas masih akan cetak ATH baru tahun ini.
Ini berarti penurunan tadi malam tidak ada kaitannya dengan perubahan sentiment ataupun berakhirnya periode bullish emas. Meski data NFP 2 hari lalu di luar dugaan melonjak di atas 100K dan tingkat pengangguran berkurang ke 4.3%, sampai saat ini Fed belum mengetuk palu akan menaikkan suku bunga, sehingga peluang penurunan suku bunga tetap terbuka, tergantung data ekonomi. Dan itu berarti data inflasi nanti malam akan menjadi pemicu.
Selain itu, pasar juga masih yakin selepas Powell mundur dan digantikan Kevin Warsh, peluang pemangkasan suku bunga itu masih akan bisa terjadi, terlepas dari profil Warsh di masa lalu yang dianggap hawkish.

Fokus Malam Ini
Inflasi akan menjadi ‘puzzle’ terakhir yang dibutuhkan pasar untuk melihat peluang suku bunga Fed. Data akan dirilis di jam 20.30 WIB. Core CPI diperkirakan turun dari 2.7% ke 2.5% y/y dan basis bulanan stabil di 0.3% m/m. Sedangkan CPI utama diperkirakan turun dari 2.6% ke 2.5% y/y dan naik tipis dari 0.2% ke 0.3% m/m.
Jika data menguat di atas ekspektasi, maka emas berpeluang koreksi turun kembali. Sebaliknya, jika data sesuai ekspektasi atau lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan yang sempat tertunda.
Mengingat situasi saat ini mendekati akhir pekan, maka investor perlu juga memantau perkembangan terbaru seputar AS dan Iran. Jika tidak ada kesepakatan, maka eskalasi dikhawatirkan di akhir pekan tidak terhindarkan sehingga emas cenderung naik. Sebaliknya, jika ada kesepakatan, maka emas berpeluang turun dengan cepat di bawah low kemarin 5019.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah penurunan mendadak di malam hari menyebabkan emas turun sampai level terendah 4878, dan ditutup di 4921. Gagalnya emas memanfaatkan momentum kenaikan membuat pasar cenderung melakukan profit taking, juga dikaitkan mengantisipasi kejutan dari data inflasi CPI AS yang baru akan dirilis malam nanti.
Secara teknis, area 4990 dan 5009 menjadi resistance terdekat. Jika mampu tembus, maka bullish bisa kembali mendominasi dan menutup akhir pekan ini dengan kenaikan. Sebaliknya, penurunan bisa kembali mengancam jika data CPI AS secara mengejutkan lebih kuat dari perkiraan dan support 4878 (low tadi malam) bisa saja ditembus. Zona support 4809 dan 4847 berpotensi dilirik, dan dalam skenario paling bearish cukup terbuka untuk tembus di bawah 4800.

Di H4, kabar baiknya adalah penurunan tadi malam tertahan sedikit di atas zona pink yang ditandai di kisaran 4829-4882 (low tercatat di 4878). Kabar buruknya adalah bahwa kenaikan di sesi Asia pagi ini belum tentu membuat bullish kembali kuat. Hal ini akan bergantung pada resistance trendline yang tadi malam ditembus. Saat ini resistance berada di kisaran 4895-5000. Itu pun dengan catatan bahwa bullish belum sepenuhnya kuat karena di atasnya ada 2 zona resistance lagi yang harus dilalui, yaitu zona orange 5039-5083 dan zona biru 5146-4240 sebagai target utama yang harus ditaklukkan.
Secara garis besar bullish masih cukup terbuka secara struktural. Ancaman double top hanya berlaku/valid jika harga tembus neckline, dan neckline tersebut cukup jauh di 4655 sehingga peluang tembus zona tersebut akan bergantung pada beberapa aspek/faktor ke depan. Secara normal, range harian mungkin akan sulit untuk tembus 4655. Tapi secara praktek, range besar sangat mungkin terjadi, apalagi dengan case yang terjadi 1 minggu terakhir yang pernah hit lebih dari $400 penurunan.
Data CPI AS nanti malam akan menjadi penentu seberapa tajam penurunan yang bisa terjadi berikutnya, atau seberapa tinggi kenaikan emas yang bisa kembali. Data inflasi yang “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi berpotensi menekan emas kembali dan mengancam zona 4800. Sebaliknya, data inflasi yang lebih lemah dari ekspektasi berpotensi menjadi titik balik bagi emas untuk kembali ke jalur kenaikan sesuai struktur teknikal utama.
Jangka pendek, sell bisa dipertimbangkan selama tidak tembus 4995-5000, tapi target terdekat sementara ini hanya melirik 4960 dan 4940. Dan penurunan terjauh mungkin saja retest zona 4878 (low tadi malam), atau MA 200 di 4767 jika CPI secara mengejutkan jauh lebih tinggi dari perkiraan.
Sebaliknya, strategi buy bisa dipertimbangkan di kisaran zona pink 4829-4882 (asumsi ambil area terendah 4829-4840 sebagai peluang). Atau bisa juga di MA 200. Bullish akan lebih aman jika CPI dirilis lebih lemah sehingga emas tidak lanjutkan tekanan turun di bawah zona pink tersebut (ekspektasi tertahan di 4920-4940).

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4981.00 dengan high 4991.21, dan low 4884.96. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 13 Februari 2026, rekomendasi masih dipertahankan sama, yaitu buy yang dianggap cukup ideal di zona 4840-4842 (area yang dianggap support psikologis). Sedangkan alternatif buy on breakout jika tembus 4952 dianggap sudah selesai karena harga sudah naik sampai 4991 saat artikel ditulis (target terjauh yang diharapkan 4980).
Dalam jangka pendek, kami memperkirakan swing low bisa kembali terjadi selama harga belum mampu tembus resistance 5000. Itu sebabnya strategi jangka pendek, sell bisa saja dilakukan di area 4985-4990, dengan stop loss di atas 4990. Target pendek hanya mengincar koreksi kisaran 4960 atau maksimal 4940. Tapi, jika harga berbalik naik dengan cepat, maka switch strategi menjadi buy kembali jika tembus 5000.
Idealnya area buy diharapkan berada di zona support 4840-4860 atau area low tadi malam 4878-4880. Dengan catatan harus didukung data CPI AS yang lebih lemah dari perkiraan. Jika terpenuhi, maka peluang buy lebih dominan dan emas diperkirakan kembali ke jalur kenaikannya.
Waspada! Setelah data CPI, fokus akan bergeser pada situasi geopolitik di akhir pekan, jelang pertemuan AS dan Iran sehingga trading saat CPI disarankan segera keluar dari posisi apapun, lalu mulai waspada dengan dampak geopolitik!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4952.00 – 4954.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4966 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5009, target terdekat 5018, terjauh 5028, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4946.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4945.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4840.00 – 4842.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4854.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4834.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4832)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



