logo agrodana futures official
Buka Akun

Emas Waspada! Geopolitik Bayangi Pengumuman FOMC!

  -  18-Jun-2025
70

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury 10-tahun ditutup turun, sedangkan dolar ditutup menguat. Hal ini juga mengindikasikan permintaan safe haven yang mendominasi sehingga obligasi naik, imbal hasil obligasi turun. Dan hal itu juga mengindikasikan tentang nasib emas berikutnya yang kemungkinan tertahan karena pasar masih tunggu FOMC Meeting.  

Data retail sales AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi, -0.9% vs -0.5%, sekaligus catatkan penurunan lebih rendah dibanding bulan sebelumnya -0.1%. Core retail sales bahkan mengecewakan dengan rilis -0.3%, lebih rendah dibanding ekspektasi +0.1%. Hal ini menunjang untuk emas rebound di malam tadi. 

Sikap Trump terbaru mengurangi ekspektasi gencatan senjata

Dolar bergerak lebih tinggi di sesi AS tadi malam seiring kekhawatiran yang meningkat karena potensi keterlibatan AS dalam konflik Israel-Iran semakin kuat. 

Presiden Trump bertemu dengan tim keamanan nasional AS, mengindikasikan kemungkinan serangan AS juga segera meluncur ke fasilitas nuklir Iran untuk menekan Iran agar menyudahi program nuklir dan juga pengayaan uraniumnya. Hal ini semakin diperkuat oleh pernyataan PM Israel Benjamin Netanyahu yang menyatakan keterlibatan AS bisa dimulai dalam beberapa hari. 

Iran di sisi lain menyiapkan balasan, termasuk juga ranjau di Selat Hormuz. Iran mengatakan akan membalas serangan dengan menargetkan pangkalan militer AS jika AS ikut berperang. Hal ini memberikan tekanan pada pasar aset berisiko sehingga emas kembali rebound saat penutupan tadi malam. 

banner youtube agrodana1

Fokus FOMC membuat emas kurang agresif

Di sisi lain, ada hal yang membuat emas tertahan. Padahal ketegangan geopolitik meningkat jelang penutupan sesi NY tadi malam. Seharusnya emas naik lebih tinggi, tapi justru tertahan. Hal ini dikarenakan pasar cenderung menanti pengumuman FOMC yang baru akan dirilis Kamis dinihari nanti (WIB). 

Emas juga belum reaktif karena di sisi lain belum ada kejelasan apa yang akan dilakukan AS di kawasan Teluk tersebut. Jika memang terjadi perang yang melibatkan AS, maka Selat Hormuz sebagai akses untuk pasokan minyak global berpotensi terganggu dan hal ini akan memicu kekhawatiran lebih lanjut terhadap perang yang meluas. Emas kemungkinan baru akan bereaksi naik jika eskalasi meningkat dan jelas terkait keterlibatan AS dalam perang. Tapi selama belum ada kejelasan, maka investor cenderung menunggu keputusan FOMC. 

Fokus Malam ini

FOMC akan menjadi satu-satunya fokus yang berpotensi menggerakkan market secara signifikan. Terlepas dari perkembangan geopolitik, Fed akan menjadi sorotan utamanya. Pasar akan fokus dengan proyeksi ekonomi dan dot plot karena 99% memperkirakan suku bunga malam nanti akan tetap dipertahankan sehingga reaksi terhadap suku bunga relatif minim.

Dalam pertemuan Maret 2025, Fed menurunkan proyeksi pertumbuhan dari 2.1% menjadi 1.7% di 2025, sedangkan proyeksi PCE naik dari 2.5% menjadi 2.7%. Ini berarti Fed sadar tentang melambatnya pertumbuhan ekonomi sebagai dampak dari kebijakan tarif pemerintahan Trump, meskipun inflasi cenderung mengalami kenaikan. Namun data inflasi belakangan ini yang cenderung turun kemungkinan akan membuat pasar mencermati apakah proyeksi diturunkan atau tetap tinggi. 

Sementara dot plot terakhir yang dirilis Maret 2025 menunjukkan mayoritas pejabat Fed masih melihat peluang 2 kali penurunan suku bunga di tahun 2025, dan 2 kali di 2026. Powell saat itu cenderung kurang dovish, tapi tidak sedikitpun menunjukkan rencana untuk kenaikan suku bunga. Powell menegaskan berkali-kali jika Fed masih perlu menunggu banyak data, terutama inflasi dan pasar kerja di tengah ketidakpastian tarif.

Kini dengan ketidakpastian geopolitik juga menambah beban ekonomi, bank sentral diperkirakan sepenuhnya akan mempertahankan suku bunga di 4.25-4.50%. Investor akan memantau proyeksi terbaru tentang pertumbuhan ekonomi dan PCE, dan juga dot plot suku bunga. 

Jika proyeksi ekonomi dan dot plot Juni cenderung sama dengan Maret 2025, maka dolar berpotensi melemah, emas berpeluang naik. Sebaliknya, jika Fed menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi, dan melihat peluang penurunan suku bunga 2025 hanya 1 kali (atau sama sekali tidak ada), maka dolar berpeluang menguat, dan emas turun.

Setelah itu, pasar akan mencermati pidato Powell dan sesi tanya jawab. Pernyataan dovish akan berpeluang mendorong emas lanjutkan kenaikan. Pernyataan hawkish akan berpeluang menekan emas. (ulasan lengkap bisa juga di cek di ig @agrodanafuturesofficial).

Di sisi lain, pasar juga wajib mewaspadai perkembangan terbaru geopolitik. Sejauh ini belum ada pertanda serangan militer AS ke Iran, sehingga pasar wajib mewaspadai perkembangan yang bisa terjadi pasca pengumuman Fed! Serangan bisa saja terjadi sebelum atau sesudah pengumuman FOMC!

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gofx 20 juni youtube (1)

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup doji, memberi isyarat bahwa penurunan mungkin mulai terbatas. Namun demikian perlu diwaspadai untuk swing low yang bisa saja menguji lebih dulu area low sebelumnya, 3366, sebelum berakhir dengan rebound. FOMC Meeting malam nanti akan menjadi penentu apakah emas berhasil ditutup rebound atau justru semakin tajam terkoreksi di bawah 3360an.

Area support 3362-3371 sejauh ini masih efektif. Tapi ancaman bearish tetap membayangi, terutama jika Fed cenderung hawkish. Support terdekat melirik 3345 dan terjauh 3315. Jika Fed lebih hawkish dan geopolitik reda, maka emas berpeluang turun lebih lanjut di bawah 3300. Sebaliknya, jika Fed hawkish, geopolitik memanas, atau jika Fed dovish dan geopolitik memanas, harga emas berpeluang kembali naik.

slide20

Di H4, harga tetap berada di zona orange, 3371-3403, menandakan area support yang sejauh ini masih efektif, meskipun sempat turun sampai 3366. Secara keseluruhan, kita masih berada di jalur uptren utama dari pola bullish flag besar yang kita cermati sejak penembusan 3325.   

Dalam jangka pendek, ada 2 skema pergerakan yang kemungkinan bisa terjadi. Skema #1, harga turun lebih dulu (swing low) hingga target optimal di zona merah kisaran 3319-3342) sebelum akhirnya rebound. Zona ini diperkirakan sebagai zona demand yang lebih baik, dengan asumsi swing low terjadi karena geopolitik reda, dan FOMC di malam hari ternyata menunjukkan sikap dovish. Opsi buy lebih baik di zona ini yang dianggap lower risk.

Skema #2, meski turun, tetep terbatas, dan harga langsung naik karena geopolitik yang tidak menentu, dan akan lebih kuat jika FOMC nanti malam juga bersikap dovish. Baik skema #1 maupun #2 berpeluang untuk naik lebih tinggi jika zona hijau (resistance kisaran 3434-3451) berhasil ditembus.

Sebaliknya, skenario bearish bisa terjadi jika harga turun lebih lanjut di bawah zona merah. Ini bisa terjadi jika didukung dengan geopolitik reda ditandai negosiasi gencatan senjata, diperkuat dengan sikap FOMC yang hawkish nanti malam. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi Anda menjadi SELL, dengan potensi emas bisa saja lanjut tertekan hingga 3300. 

Tapi dengan catatan penurunan di pagi hari belum bisa diartikan reversal bearish seutuhnya meski geopolitik reda, karena ada FOMC di malam hari nanti yang menjadi fokus utama. Itu sebabnya harga diperkirakan akan relatif sideway atau turun terbatas sampai jelang keputusan FOMC. Harga akan lebih kuat turun jika tembus di bawah MA 200 @3315.

slide21

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 3381.20, dengan high di 3395.67 dan low 3370.64. Pola expanding wedge atau pun triangle terdeteksi di grafik H1. Pola ini biasanya mengindikasikan tanda-tanda akan terjadinya rebound sekaligus reversal bullish, dengan catatan harus tembus resistance. Tapi sebelum itu swing low kemungkinan masih bisa terjadi dan peluang penurunan sejauh ini terlihat normal. Swing low terjauh diharapkan tidak lebih rendah dari zona low tadi malam 3366.

Sebagai catatan, meski pagi ini cenderung sempat turun sampai 3370, hal ini tidak membatalkan peluang kenaikan tersebut. Opsi buy bisa dilakukan di kisaran 332-3370 seperti ulasan kemarin, atau terdekat 3375-3380. Sedangkan opsi terjauh swing low adalah zona kuning yang kami tandai di kisaran 3338-3360. Artinya skema buy masih lebih disarankan daripada sell selama harga tidak turun di bawah 3330. 

Selanjutnya, bullish akan lebih kuat jika resistance 3396 ditembus, dan bergerak naik lebih konfirm jika tembus 3403. Namun hati-hati saat memasuki zona merah 3410-3417. Jika terjadi rejection, maka peluang penurunan atau swing low berikutnya diharapkan tidak terlalu tajam di bawah 3400. Dan diakhiri dengan kenaikan berikutnya yang berpeluang untuk naik di atas 3420-an. 

Penembusan di atas 3430 akan membuka peluang harga kembali di jalur kenaikan. Pertahankan Buy jika konfirm terjadi!

Sebaliknya, strategi sell hanya disarankan jika : 1) support 3330 ditembus, atau 2) Geopolitik reda + FOMC hawkish di malam hari. Jika salah satu dari 2 syarat tidak terpenuhi, maka opsi Buy tetap dominan! 

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!  

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 3378.00 – 3380.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  3392.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3403.00,
Target terdekat 3412, terjauh 3430, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3372.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3372.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3338.00 – 3340.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3352.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3332.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3332)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

live akun agro

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down