Dolar kembali mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya terutama terhadap Euro setelah parlemen Jerman menyetujui rancangan anggaran jumbo untuk pertahanan dan infrastruktur. Selain itu pasar menyambut baik hasil perundingan antara Presiden AS - Donald Trump dengan Presiden Rusia - Vladimir Putin yang sudah mencapai beberapa kata sepakat. Pihak Kremlin mengabarkan Presiden Putin setuju untuk tidak menargetkan infrastruktur energi di Ukraina, meskipun masih keberatan untuk menyetujui rencana gencatan senjata selama 30 hari. Setidaknya ini adalah langkah maju dalam menuju perdamaian pada perundingan selanjutnya. Walaupun ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai kembali memanas setelah Israel kembali meluncurkan rudal ke wilayah jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 400 nyawa tewas. Serangan tersebut dilakukan setelah terjadi gencatan senjata yang sudah dimulai pada akhir Januari lalu. Israel menuduh pihak Hamas mengingkari isi perjanjian gencatan senjata dengan melakukan serangan tersebut. Namun untuk kepentingan pihak barat, maka perdamaian di Ukraina lebih menguntungkan dan lebih mudah untuk diselesaikan. Sehingga ketegangan Timur Tengah yang sudah berabad-abad berjalan akan sulit untuk ditengahi. Usulan yang diajukan oleh Presiden Trump untuk perdamaian Palestina beberapa waktu lalu dinilai tidak masuk akal. Sembari menunggu perkembangan geopolitik, pasar masih menunggu hasil pertemuan moneter dari Bank Sentral Jepang (BOJ) dan Fed hari ini serta Bank Sentral Inggris (BOE) pada esok hari. Pertemuan moneter BOJ maupun Fed diperkirakan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya seiring dengan kekhawatiran akan dampak agenda kenaikan tarif AS yang baru akan efektif bulan depan. Namun ekspektasi akan langkah moneter keduanya masih tetap ada dengan BOJ diharapkan akan menaikkan suku bunga acuannya sedangkan Fed diharapkan masih akan memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Pasar akan mencermati pidato dari Gubernur masing-masing bank sentral tersebut untuk memperkirakan kapan terjadinya perubahan kebijakan moneter tersebut. Data ekonomi di sektor perumahan di AS masih meningkat begitu juga dengan sektor industri yang keduanya meningkat melampaui perkiraan lebih baik dari periode sebelumnya. Hasil pertemuan moneter FOMC akan diumumkan lewat tengah malam yaitu pada pukul 01.00 WIB dan akan dilanjutkan dengan pidato dari Ketua Fed - Jerome Powell.
Yen relatif stagnan meski sempat melemah terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) siang ini. Diperkirakan BOJ masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya dan pasar menunggu pidato dari Gubernur BOJ - Kazuo Ueda unutk mengetahui kapan BOJ akan melanjutkan rencana menaikkan suku bunga acuannya. Pejabat BOJ akan memperhitungkan resiko dari meningkatnya ketegangan baik ekonomi dari perang dagang yang dilancarkan AS dan ketegangan geopolitik yang sama-sama berpengaruh pada perdagangan global dan terutama pengaruhnya pada ekonomi domestik Jepang. Meski demikian ekspektasi akan langkah menaikkan suku bunga acuan BOJ semakin meningkat. Hasil pertemuan moneter BOJ tidak ditentukan akan diumumkan pada pukul berapa tergantung dari intensitas argumen dari masing-masing anggota voting BOJ.
Euro menguat tajam terhadap hampir semua mata uang setelah parlemen Jerman meloloskan rencana anggaran belanja pemerintahan yang baru sekaligus mengakhiri kebijakan fiskal yang terbatas dengan menyetujui anggaran senilai €500 juta untuk memicu pertumbuhan ekonomi terutama di bidang pertahanan dan infrastruktur. Dengan kondisi fundamental yang belum juga pulih serta ancaman kenaikan tarif impor dari AS membuat stimulus fiskal tersebut sangat diperlukan. Penguatan mata uang Euro juga didukung dari sentimen investor yang melonjak tajam hampir 2 kali lipat dari periode sebelumnya dan lebih baik dari perkiraan di Jerman dan data yang sama di Uni Eropa juga meningkat walau tidak sebanyak yang diperkirakan. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI.
Poundsterling mengalami tekanan terutama terhadap penguatan mata uang Euro seiring dengan stimulus fiskal jumbo pemerintah Jerman. Meski ekonomi di Inggris tidak seburuk di Uni Eropa dan tekanan inflasi yang relatif moderat membuat peluang Bank Sentral Inggris (BOE) kemungkinan besar masih akan mempertahankan suku bunga acuannya. Petemuan moneter MPC - BOE dijadwalkan esok hari dengan data di sektor tenaga kerja akan dirilis beberapa saat sebelum pertemuan moneter dimulai. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures



