logo agrodana futures official
Buka Akun

Fokus pasar hari ini ke Eropa dengan data inflasi CPI

  -  17-May-2024
high-inflation

Dolar masih cenderung menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya setelah data inflasi CPI di AS kembali turun sesuai dengan yang diharapkan dan semakin mendekati target Fed. Ekspektasi akan langkah Fed untuk menurunkan suku bunga acuan semakin besar. Namun muncul kekhawatiran semalam oleh data Import Price yang mengalami kenaikan tajam ke 0.9% cukup jauh dari perkiraan turun ke 0.2% dan data periode sebelumnya juga direvisi naik dari 0.4% menjadi 0.6%. Dengan kenaikan harga impor maka akan berakibat meningkatnya harga jual yang berarti kembali memicu inflasi kembali naik. Dengan begitu Fed dipastikan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan lebih lama lagi. Namun laporan di sektor tenaga kerja berupa klaim pengangguran meski meningkat 222K yang melampaui perkiraan 219K dan data periode sebelumnya juga direvisi sedikit meningkat dari 231K menjadi 232K. Menjadikan rata-rata dari 4 pekan klaim pengangguran meningkat dari 215.25K menjadi 217.75K. Dengan kenaikan yang tidak terlalu signifikan ini menunjukkan sektor tenaga kerja belum terlalu melemah dan masih berpotensi mencegah Fed untuk menurunkan suku bunga acuannya. Sedangkan sejumlah pejabat Fed masih belum sepenuhnya terbuka perihal kondisi ekonomi saat ini yang dapat memberikan gambaran kira-kira kapan Fed akan mulai memangkas suku bunga acuannya. Dengan angka inflasi yang masih di atas 3% membuat Gubernur Fed New York - John Williams mengatakan data tersebut masih belum cukup untuk menurunkan suku bunga acuan Fed dalam waktu dekat ini. Hal senada disampaikan oleh Gubernur Fed Richmond - Thomas Barkin yang mengatakan inflasi masih belum sampai target yang diinginkan. Begitu pula dengan Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic yang meski gembira inflasi sudah semakin turun namun masih belum mencapai yang Fed inginkan dan masih banyak faktor yang dapat memicu inflasi kembali naik. Sedangkan Gubernur Fed Cleveland - Loretta Mester mengatakan mempertahankan suku bunga acuan pada level saat ini akan membantu inflasi yang masih tinggi saat ini untuk mencapai target 2% Fed. Mester menambahkan untuk mencapai target tersebut dibutuhkan waktu yang lebih lama dari yang dia perkirakan sebelumnya. Hari ini hanya ada data Leading Index dan juga pidato dari Gubernur Fed - Christopher Waller dan Gubernur Fed San Fransisco - Mary Daly di 2 tempat berbeda.

Yen kembali terkoreksi terhadap mata uang dolar setelah sempat rebound tajam sehari sebelumnya. Mata uang Yen masih sensitif terhadap perubahan suku bunga acuan mengingat perbedaan yield obligasi pemerintah Jepang yang lebih rendah dengan pemerintah negara maju lainnya terutama AS dan Uni Eropa menjadi  daya tarik untuk melakukan carry trade dengan memanfaatkan perbedaan tersebut. Terlebih setelah otoritas keuangan Jepang sepertinya sudah tidak lagi khawatir akan nilai tukar mata uang Yen saat ini sehingga kemungkinan intervensi semakin menipis. Dan sepertinya Bank Sentral Jepang (BOJ) masih akan mempertahankan suku bunga acuan saat ini untuk waktu yang lebih lama dan bukan kebiasaan BOJ merubah dengan segera suku bunga acuan dalam jangka waktu berdekatan seperti yang sudah dilakukan sebelumnya. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis.

Euro berbalik melemah terhadap dolar setelah sempat kembali menguat hingga menyentuh level tertinggi dalam 2 bulan terakhir sebelumnya. Dalam laporan review stabilitas finansial Bank Sentral Eropa (ECB) yang dirilis kemarin memaparkan semakin berkurangnya kerentanan yang mengancam stabilitas finansial, namun masih ada potensi untuk kembali akibat kejutan geopolitik dan ekonomi makro di masa depan. Sementara Gubernur Bank Sentral Jerman (BundesBank) - Joachim Nagel tidak membahas peluang ECB menurunkan suku bunga acuan dalam pidato semalam. Sedangkan data ekonomi berupa Surplus Neraca Perdagangan di Italia mengalami penurunan dari 6.00B menjadi hanya 4.34B yang sedikit lebih rendah dari perkiraan turun 4.77B. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan dengan perkiraan masih stagnan sama seperti periode sebelumnya.

Poundsterling juga sempat menguat hingga level tertinggi terhadap dolar sebelum akhirnya kembali turun lebih rendah dari hari sebelumnya. Secara umum kondisi ekonomi di Inggris sudah semakin pulih setelah data ekonomi menunjukkan Inggris keluar dari resesi ringan dan didukung juga oleh data-data dari sektor tenaga kerja yang positif. Dengan kondisi ekonomi yang semakin membaik ini membuat peluang Bank Sentral Inggris (BOE) untuk memangkas suku bunga acuan semakin besar. Sehingga spekulasi di pasar memperkirakan BOE akan mulai menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Juni mendatang dengan peluang mendekati 50%. Namun jika pada pertemuan tersebut suku bunga masih dipertahankan maka hampir dapat dipastikan BOE akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya di bulan September mendatang. Hari ini  tidak ada data ekonomi yang akan dirilis dan hanya pidato dari pejabat BOE - Catherine Mann.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down