
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun rebound bersama dolar setelah parlemen Israel dikabarkan setuju untuk proses pertukaran sandera, yang sekaligus menandakan dimulainya fase pertama untuk proses gencatan senjata.
Sedangkan data ekonomi AS jobless claims batal dirilis setelah DPR kembali deadlock. Republik memblok RUU yang diajukan Demokrat, dan sebaliknya Demokrat juga memblok RUU yang diajukan Republik. Shutdown berlanjut, non farm payrolls malam ini kemungkinan juga belum tentu dirilis.
Ancaman Inflasi dan Gencatan Senjata Israel-Hamas
Ada 2 faktor setidaknya yang kami lihat sebagai hal yang membebani emas di sesi NY tadi malam sampai penutupan.
Yang pertama datang dari Delta Airlines yang menyebut bahwa konsumen mulai berbelanja lagi setelah sempat jeda di bulan April dan termasuk 4th of July Hari Kemerdekaan AS. CEO membahas percepatan yang terus berlanjut, sejalan dengan yang terlihat di pasar sehingga meningkatkan kemungkinan inflasi baru. Pasar mencerna laporan tersebut sebagai peringatan kemungkinan Fed bisa mengecewakan pasar terkait pemangkasan suku bunga 103 bps yang sudah diperhitungkan sampai pertemuan Oktober mendatang.
Yang kedua datang dari geopolitik. Israel setuju untuk pertukaran sandera dengan Hamas sebagai bagian dari fase pertama gencatan senjata Israel-Hamas di Jalur Gaza. Israel akan melepas ribuan tahanan Palestina, dan Hamas akan menyerahkan 48 tawanan Israel yang hidup dan mati. Hamas punya waktu 48 jam sejak kesepakatan ditandatangani untuk melepas sandera tersebut. Ini berarti paling cepat Sabtu, paling lambat Senin. Sebagai bagian dari gencatan senjata tersebut, Israel akan mengizinkan bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.
Hal tersebut membuat safe haven reda seiring gencatan senjata yang terjadi. Tapi tantangan tetap ada. Beberapa pengamat masih mengkhawatirkan tentang apakah kesepakatan ini akan terus berjalan atau berhenti di tengah jalan seperti sebelumnya. Di sisi lain, kesepakatan ini bukan baru, tapi sudah sempat digaungkan di akhir pekan lalu, dan Trump dalam media sosialnya sempat merilis bahwa Hamas dikabarkan setuju dengan proposal 20-point yang diajukan Trump untuk perdamaian di Jalur Gaza.

Fed Speakers Tetap Terbuka untuk Cut Rate Lebih Lanjut
Di sisi lain, faktor pendukung bullish emas juga belum lenyap. Pernyataan dari Michael Barr yang merupakan wakil ketua Fed untuk supervisi salah satunya. Dia mengatakan ketidakpastian terkait inflasi dan lapangan kerja mengharuskan pendekatan yang hati-hati dari bank sentral terhadap pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Barr melihat tarif kemungkinan hanya memiliki dampak moderat terhadap inflasi, tapi juga tidak memungkiri tentang risiko yang persisten. Target inflasi Fed menghadapi risiko yang signifikan, tapia da beberapa faktor lain juga yang mungkin meredam risiko tersebut. Barr menambahkan pertumbuhan gaji yang rendah bisa menjadi pertanda hal yang lebih buruk akan datang, tapi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan juga ketahanan ekonomi bisa mendorong perekrutan.
Pernyataan Barr sebenarnya menekankan tentang risiko inflasi, menekankan kehati-hatian, dan cenderung hawkish. Tapi tone/nada bicara Barr cenderung tidak agresif karena tidak menyerukan kenaikan suku bunga. Dia hanya skeptis dengan pemangkasan suku bunga, tapi tetap setuju dengan pemangkasan September. Bisa dikatakan cenderung ke arah netral.
CME FedWatch Tools sampai saat ini menunjukkan ekspektasi penurunan suku bunga Oktober berada di 94.6%, meskipun data ekonomi tidak rilis.
Fokus malam ini
Shutdown berlanjut, belum ada tanda-tanda progress yang mengarah ke sisi baik. Senat AS akan libur panjang di akhir pekan, dan tidak kembali sampai Selasa, 14 Okt 2025. Ini berarti tidak akan ada voting di akhir pekan.
Data NFP yang awalnya diperkirakan rilis nanti malam, kemungkinan besar juga batal rilis setelah jobless claims tadi malam tidak dirilis. Tapi kabar baik menyebut bahwa BLS akan berusaha merilis data CPI. Hanya saja agenda tanggal belum dipastikan, tapi kemungkinan mundur dari tanggal awal 15 Okt 2025. Tunggu pengumuman berikutnya untuk kepastian!
Dengan demikian, trader dan investor sebaiknya waspada akhir pekan dengan geopolitik. Jika gencatan senjata ini sudah diantisipasi sepenuhnya, maka penurunan kemungkinan tidak berlanjut untuk emas, dan pasar kembali ke awal tentang ketidakpastian shutdown dan juga ekspektasi penurunan suku bunga FED yang membuat emas tetap di sisi bullish, termasuk pembelian bank sentral yang masih kuat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, rekor tertinggi tetap bertahan di 4059 karena sesi perdagangan hari Kamis hanya berhasil rebound sampai 4057. Sementara koreksi turun di malam hari berlanjut di bawah 4000 yang semula sempat bertahan di sesi Asia. Level terendah sentuh 3945 sebelum akhirnya rebound dan ditutup di 3975.
Secara teknis, penurunan tertahan sedikit di atas level terendah 7 Okt 2025 (3940) sehingga secara teori bisa dianggap bahwa zona tersebut relatif cukup kuat untuk saat ini. Namun ancaman penurunan masih bisa membayangi, terlebih akhir pekan yang kemungkinan juga didukung oleh redanya salah satu geopolitik dari Jalur Gaza. Jika ini berlanjut, maka area support 3900 dan 3898 kemungkinan target berikutnya. Sebaliknya, jika tetap bertahan tanpa tembus lebih lanjut di bawah 3940, maka rebound diharapkan dominan sampai penutupan akhir pekan. Area 4000 dan 4037 kembali menjadi resistance harian.

Di H4, setelah penurunan pertama di sesi Asia kemarin sempat tertahan sebanyak 2 kali, lalu diikuti rebound hingga 4030 (yang pertama) dan 4057 (yang kedua kalinya), harga kembali turun hingga tembus di bawah 4000. Ini sesuai yang sempat dibahas di youtube @AgrodanaFutures sore kemarin bahwa jika terjadi retest kembali zona abu-abu, maka sebaiknya hindari buy di zona yang sama. Dan area biru di 3940-3966 berhasil menjadi area kedua yang disinggahi sebelum akhirnya ditutup rebound di 3975. Zona ini juga masih sesuai ekspektasi kami sebelumnya.
Skema pergerakan yang diharapkan masih cenderung tidak berubah banyak. Hanya saja dalam jangka pendek pasar kemungkinan masih dibayangi oleh efek dari redanya geopolitik yang datang dari kesepakatan Israel Hamas. Meski demikian berita ini bukan hal baru, karena di akhir pekan kemarin memang sudah ada rencana untuk mengarah ke gencatan senjata. Namun antisipasi tetap diperlukan sehingga ada 2 potensi yang bisa dipertimbangkan.
Potensi #1 adalah bahwa penurunan sudah selesai dalam 2 hari berturut-turut emas terkoreksi dari puncak 4059 sampai 3940. Artinya koreksi sekitar -$114 dengan penurunan terbesar terjadi di hari kedua. Fibonacci Retracement juga menunjukkan penurunan tertahan di zona FR 38.2% 3957, dan sedikit di atas FR 50% 3926. Secara teknis, area ini merupakan salah satu area yang diperhitungkan sebagai zona buy sehingga asumsi dari skema ini adalah buy bisa dilakukan di zona biru atau dekat low tadi malam 3940-3945, atau dekat dengan FR 50% 3926 (kisaran 3926-3940).
Potensi #2 adalah bahwa penurunan kemungkinan belum selesai dan masih bisa berlanjut hingga zona merah 3889-3919. Tapi zona ini juga tetap bisa menjadi pertimbangan buy dan secara teknis cenderung menjadi area demand yang lebih baik. Fibonacci Retracement juga mendukung karena zona merah berada di kisaran GOLDEN ZONE (area di antara FR 50% dan 61.8%).
Jika skenario #2 yang terjadi, maka sebaiknya turunkan target buy Anda di kisaran zona merah atau mendekati zona merah. Atau jangka pendek bisa juga tetap pertahankan sell sampai di bawah zona biru, tapi keluar saat mulai dekat dengan zona merah. Jika skenario #1 yang terjadi, maka strategi buy tetap dilakukan di zona biru atau sedikit lebih rendah.
Tapi secara keseluruhan buy on dip jauh lebih disarankan daripada sell karena pertimbangan fundamental. Sedangkan jangka pendek untuk sell hanya berlaku selama harga tidak naik di atas 4006, dan itu hanya disarankan sepanjang sesi Asia dan Eropa. Sementara di malam hari sebaiknya hindari Sell, terutama jika swing high berikutnya mulai berada di zona 3990-4000.

Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4065.56, dengan high di 3994.39 dan low 3958.40. Secara teknis, penurunan tembus sampai 2 support area merah (3999-4008) dan kuning (3974-3983), lalu tertahan di zona abu-abu (3940-3953) dan ditutup rebound di zona kuning. Bahkan pagi ini sempat rebound mendekati zona merah kembali, tapi gagal tembus.
Secara umum, emas kemungkinan berada dalam fase koreksi jangka pendek sehingga jika perhitungan tepat, maka seharusnya rebound akan kembali didapatkan saat sentuh zona abu-abu, atau mendekati support trendline 3922-3925. Ini termasuk jika penurunan tadi malam dianggap dipicu oleh pola double top saat sentuh zona 4057, dan tembus neckline 4000. Target dari double top tepat berada di zona abu-abu. Dan jika pantulan dibalas dengan pola double bottom, maka ekspektasi berikutnya adalah rebound di zona abu-abu dan konfirmasi dari potensi double bottom berada di neckline 3994.
Alternatifnya, jika ternyata tidak terjadi double bottom dan harga tetap turun di bawah zona abu-abu, maka buy sebaiknya dilakukan di zona 3920-3925 atau dekat zona biru 3898-3909.
Secara umum, Buy on dip tetap masih lebih relevan untuk saat ini di kondisi shutdown yang timbulkan ketidakpastian, didukung dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed yang masih tetap kuat, meskipun rencana gencatan senjata Israel-Hamas membuat safe haven mereda.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 3936.00 – 3938.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3950.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 4006.00,
Target terdekat 4015, terjauh 4025, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3930.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3928.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3900.00 – 3902.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3914.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3894.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3894)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



