Secara umum, dolar maupun imbal hasil Treasury AS masih turun sehingga penurunan emas bukan disebabkan menguatnya dolar maupun kenaikan imbal hasil Treasury. Dengan liburnya AS dan tidak ada data ekonomi dari AS, emas dipengaruhi sentimen geopolitik yang membayangi dalam 1 minggu terakhir.
Kesepakatan gencatan senjata Iran – Lebanon kemungkinan diikuti juga oleh Israel – Hamas dalam waktu dekat sehingga redanya geopolitik berada di balik penurunan emas daripada data ekonomi. Meski demikian, kenaikan juga tidak dipengaruhi oleh data ekonomi, melainkan geopolitik lain di Rusia-Ukraina yang masih belum pasti.
Dengan minimnya aktivitas trading saat perayaan Thanksgiving, maka pasar juga cenderung tidak mendapatkan petunjuk apapun terkait data ekonomi yang ada. Namun pasca data PCE, jobless claims dan GDP yang rata-rata sesuai ekspektasi, pasar menilai Fed tetap berpeluang untuk menurunkan suku bunga di pertemuan Desember.
Pagi ini harga sempat spike (naik cepat) hingga kisaran 2662.68. Kenaikan disebabkan oleh meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga Fed sebesar 25 bps di FOMC 17-18 Desember mendatang, dari 50% menjadi 70% pasca data PCE yang sesuai ekspektasi.
Faktor lain yang menjadi penyebab juga dari sisi geopolitik di mana Rusia kembali menembakkan rudal ke Ukraina sehingga emas diincar sebagai safe haven.
Semua hal tersebut sesuai pembahasan yang kami ulas 1 minggu terakhir terkait potensi pergerakan pasar berikutnya di mana investor juga menunggu pertemuan FOMC Desember untuk mengetahui dot plot suku bunga Fed di 2025, dan ketidakpastian geopolitik dari Rusia-Ukraina yang masih tidak menentu meskipun konflik Timur Tengah sudah berlaku gencatan senjata (Israel-Lebanon).

Market AS libur perayaan Thanksgiving hari ini sehingga tidak ada data ekonomi dari AS dan market ditutup lebih cepat di jam 02.45 WIB.
Investor hanya akan mendapati data CPI zona Euro di jam 17.00 WIB yang diperkirakan akan kembali mendorong pemangkasan suku bunga ECB di pertemuan berikutnya, jika inflasi sesuai ekspektasi, atau lebih rendah.
Di sisi lain, pasar masih akan menunggu data Non Farm Payrolls AS yang baru akan dirilis minggu depan sehingga dengan liburnya market AS diharapkan volatilitas di malam hari cenderung terbatas, dan pergerakan di sesi Asia hingga Eropa kemungkinan menjadi yang paling aktif untuk hari ini.
Penurunan sebagai profit taking diperkirakan masih bisa terjadi, namun khusus malam hari sebaiknya hindari posisi overnight dikarenakan kekhawatiran geopolitik dari Rusia-Ukraina yang bisa membayangi pasar sewaktu-waktu di akhir pekan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji dengan kecenderungan lebih ke sisi hanging man sehingga dianggap peluang turun yang masih terbuka. Kenaikan tertahan di 2649.68, lebih rendah dibanding high sehari sebelumnya 2658.21. Sementara terendah sempat sentuh 2620 di pagi hari, dan harga tidak pernah kembali bergerak lebih rendah setelah terhenti di 2637.
Bearish diperkirakan masih berpeluang selama harga tidak menunjukkan kenaikan di atas 2665. Bahkan secara umum resistance psikologis saat ini berada di 2681-2688. Selama tidak terjadi penembusan di atas area tersebut, maka kenaikan apapun akan diartikan rebound yang masih cenderung terbatas sehingga opsi SELL lebih dipilih. Sebaliknya, penurunan juga perlu mewaspadai support 2620-2623, dan terjauh 2605. Karena mayoritas pelaku pasar masih libur Thanksgiving, kemungkinan pergerakan juga relatif terbatas.

Di H4, kenaikan tertahan di 2649.68, beberapa poin lebih rendah dari high sehari sebelumnya 2658. Hal ini sekaligus menandakan resistance FR 38.2% H4 di 2650.85 masih cukup efektif karena harga kembali turun di bawah 2650. Lagi-lagi menjadi pertanda bahwa kekuatan bullish belum sepenuhnya pulih.
Secara umum, kita masih berada dalam jalur koreksi yang belum tuntas, dan penurunan wave C masih bisa terjadi selama harga tidak terjadi kenaikan di atas MA 200 H4 yang saat ini ada di 2681.23. Ini berarti kalaupun terjadi kenaikan di atas 2655-2660, maka potensi kenaikan yang bisa dimanfaatkan sebagai buy diperkirakan maksimum tertahan di 2680 (mendekati MA 200).
Skenario ideal masih tetap sama, di mana rebound dianggap sebagai peluang untuk sell. Kemudian dilanjutkan tekanan turun kembali, dengan target terdekat di FR 50% H4 yang ada di 2629.09, atau terjauh menguji FR 61.8% 2607.
Sebaliknya, kenaikan akan membuka peluang jika mampu tembus di atas 2658-2660, dengan catatan itu pun masih relatif terbatas dengan MA 200 H4 menjadi acuan di 2681.55. Jika kenaikan mampu tembus MA 200 tersebut, maka peluang bullish baru dikatakan lebih kuat. Ini berarti jika Anda switch strategi menjadi BUY saat tembus 2660 (lebih baik beri jarak 3 poin di atas resistance untuk entry buy), maka target maksimal kemungkinan masih terbatas di bawah 2675-2680 (dekat MA 200 H4). Kenaikan lebih tinggi hanya dimungkinkan jika konflik geopolitik kembali memanas (Rusia-Ukraina) karena data ekonomi AS dipastikan tidak ada malam nanti.

Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2657.30, dengan high di 2657.68 dan low 2633.86. Secara teknis kenaikan diperkirakan masih terbatas di zona yang ditandai sebagai “potential strong supply area” sehingga idealnya SELL dilakukan di zona tersebut, dengan Stop loss beberapa poin di atas resistance 2657.
Pola bearish flag masih dominan, sehingga kenaikan dianggap pullback untuk menguji kembali resistance. Penurunan selanjutnya masih dalam proses pembentukan wave 5 dari Elliott wave alur penurunan sehingga dominasi bearish masih bisa terjadi, selama tidak tembus di atas 2665.
Jika skenario berjalan sesuai ekspektasi, maka penurunan berikutnya yang terdekat diperkirakan menguji area 2620-2623 (low 2 hari terakhir). Sementara keterbatasan range pergerakan kemungkinan diragukan untuk emas bisa sentuh 2605 sehingga area low yang memungkinkan jika tembus 2620 akan berada di support 2610-2615.
Sebaliknya, kenaikan berpeluang mendominasi jika harga kembali tembus di atas 2655-2658 (high 2 hari sebelumnya). Tapi bullish diperkirakan masih relatif terbatas. Dengan demikian, switch strategi menjadi buy jika harga benar-benar konfirm tembus 2662-2665 dan Anda hanya punya peluang ke area 2670-2675 sebagai resistance terdekat, sementara strong bullish diperkirakan baru akan konfirm jika harga tembus 2685. Artinya kenaikan apapun selama masih tetap di bawah 2685, maka bullish akan bersifat terbatas.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 2650.00 – 2652.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2638.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan SELL jika tembus 2630.00,
Target terdekat 2623, terjauh 2610, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2658.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2657.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
Entry : 2562.00 – 2564.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2576.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2556.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2554)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



