US Treasury Yield 10 tahun ditutup naik, dan kali ini berhasil membawa USD rebound di malam hari. Kenaikan ini sesuai yang diulas dalam live streaming sore kemarin di youtube @AgrodanaFuturesOfficial, dan akhirnya membuat emas menyerah dan ditutup di bawah 4200 sejak kenaikan 1 minggu terakhir. Kondisi ini kemungkinan akan bertahan beberapa waktu kedepan sampai pengumuman FOMC Rabu atau Kamis dinihari waktu Indonesia.
Secara umum, tidak ada data ekonomi yang terlalu signifikan. Ekspektasi inflasi konsumen 1 tahun dari New York menunjukkan angka yang stabil, tidak berubah sehingga tidak menjadi indikator penggerak sentimen. Di sisi lain antisipasi hawkish cut dari Fed dan kemungkinan damai Rusia-Ukraina menjadi perhitungan pasar saat ini. Namun bisa berubah seiring perkembangan yang terjadi.
Market Pricing Hawkish Cut
Tidak ada faktor lain yang kami lihat sebagai pemicu penurunan saat ini. Satu-satunya faktor utama yang mungkin terlihat adalah bahwa pasar mengantisipasi kemungkinan Fed cenderung hawkish besok malam sehingga pasar mulai pricing in kekecewaan tersebut sejak Senin.
Imbal hasil obligasi AS (US Treasury Yield) bergerak naik selama sesi perdagangan AS malam hari sehingga mendorong penguatan dolar AS secara umum, dan membebani emas. Meskipun Fed secara luas diperkirakan akan pangkas suku bunga 25 bps di pertemuan minggu ini, tapi sentimen utama bergeser kearah gagasan pemangkasan suku bunga yang hawkish (hawkish cut). Hal ini mencerminkan kekhawatiran pasar bahwa para pembuat kebijakan akan menurunkan suku bunga, tapi disertai Langkah yang lebih tegas terkait inflasi yang tetap tinggi dan pelonggaran yang hati-hati di 2026.
Posisi sebaliknya, jika terjadi besok malam, pemangkasan dovish berarti Fed memangkas 25 bps, tapi diikuti dengan proyeksi pemangkasan suku bunga minimal 2 kali di 2026, dan Powell kemungkinan tetap membuka pintu untuk pemangkasan berikutnya. Pasar tenaga kerja yang melemah akan menjadi alasan utama, meskipun inflasi belum mencapai target Fed 2%. Emas tentunya akan naik dan berpeluang cetak rekor tertinggi baru dalam skenario dovish.
Sedangkan dari sisi geopolitik, masih ada ketidakpastian antara Rusia-Ukraina. Kabar terbaru menyebut bahwa Ukraina bersama Uni Eropa menyusun draft lain yang menegaskan keberatan Ukraina untuk menyerahkan wilayah pada Rusia. Hal ini berpotensi mengancam proses pembahasan damai yang disusun dari draft proposal AS-Rusia-Ukraina sebelumnya.

Fokus Malam ini
Data ADP mingguan di jam 20.15 WIB dan JOLTS job openings di jam 22.00 WIB kemungkinan akan dicermati. Jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang rebound/naik di malam hari. Jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka emas berpeluang lanjutkan koreksi turun sebelum menghadapi FOMC Meeting besok malam.
Secara keseluruhan tidak diharapkan terjadi pergerakan yang signifikan karena pasar akan menahan diri untuk agresif sampai pengumuman Fed selesai minggu ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji mirip spinning tops karena memiliki tail atas dan bawah yang sama Panjang. Biasanya peluang naik dan turun berimbang sehingga arah akan bergantung pada penutupan candle hari ini. Namun secara area, support zona 4142-4168 akan menjadi zona penting yang mungkin dianggap sebagai pullback pasca penembusan triangle daily per 28 November 2025 yang lalu. Area terjauh dari penurunan diperkirakan di zona 4080-4100 jika support 4142 ditembus.
Sedangkan kenaikan harus menghadapi beberapa area resistance. Yang terdekat 4220 dan terjauh 4264. Namun, perkiraan kami baik bullish maupun bearish masih bergantung pada pengumuman FOMC besok malam sehingga hari ini kemungkinan penurunan masih relatif terbatas, demikian juga kenaikan.

Di H4, kenaikan tertahan di 4218, tapi penurunan juga kembali tertahan di zona biru 4153-4187 dengan level terendah tercatat di 4175. Secara area, zona biru sejauh ini tetap efektif sebagai support psikologis, demikian juga dengan area support dari triangle yang terlihat menahan penurunan. Harga saat ini pun masih berada tepat di zona support tersebut.
Secara teori, kenaikan masih cukup potensial, terutama jika tidak ada penurunan di bawah zona biru sehingga dampak tekanan turun diperkirakan relatif terbatas. Hal ini berpeluang kembali dominannya skenario bullish seperti sebelumnya, Artinya, buy sebenarnya bisa kembali dilakukan selama zona biru tidak ditembus. Atau dengan kata lain minimal buy di zona 4153-4175, dengan asumsi terjadi tekanan turun lebih dulu di sesi Asia dan Eropa yang tertahan maksimal di zona tersebut.
Sedangkan skenario bearish bisa saja dominan jika penurunan berlanjut di bawah 4153-4160 dengan potensi target ke kisaran zona coklat 4111-4125. Di zona coklat ini ada 2 kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu a) lanjut turun hingga zona ungu 4022-4063, atau b) kembali rebound bertahap naik dekati zona biru atau bahkan 4200-an.
Jika skenario bearish lanjut tembus zona coklat (skenario #2a), maka trader bisa pertahankan posisi sell. Tapi, jika skenario bearish tertahan di zona coklat (skenario #2b), maka trader sebaiknya segera keluar dari posisi sell, dan bersiap tunggu sinyal pembalikan untuk kembali buy.
Data ADP mingguan di jam 20.15 WIB dan JOLTS job openings di jam 22.00 WIB kemungkinan bisa menjadi pemicu salah satu dari ketiga skenario lebih lanjut di malam hari sehingga strategi di pagi hari belum tentu sama dengan skenario di malam hari karena faktor data ekonomi.
Secara umum, market masih menunggu FOMC Meeting besok malam sehingga pergerakan hari ini cenderung mengantisipasi hawkish cut Fed, dan diharapkan pasar tidak terlalu agresif sampai pengumuman Fed besok malam.

Per jam 11.30 WIB, harga berada di 4194.90, dengan high 4198.79, dan low 4185.96. Sesuai perkiraan, zona support abu-abu kisaran 4167-4190 kembali menunjukkan efektivitasnya sebagai support psikologis. Penurunan kembali tertahan dan mendorong harga rebound dari level terendah 4175 ke 4200. Sesuai ulasan kami di live streaming youtube @AgrodanaFuturesOfficial sore kemarin, pola yang dicurigai sebagai head & shoulders juga konfirm saat tembus 4194. Namun kemungkinan untuk mengincar target utama di 4128-4135 harus tertahan sementara waktu.
Meski demikian, skenario bearish tetap kami pertimbangkan. Terutama selama harga belum mampu naik di atas zona orange kisaran 4208-4215, dan lebih mendukung lagi jika terjadi penurunan di bawah 4160 (atau di bawah zona abu-abu). Dengan demikian skenario #2 untuk bearish tetap perlu diwaspadai, dan saat ini jangka pendek kami cenderung mengincar sell lebih dulu. Tapi perlu diingat bahwa semakin mendekati pengumuman FOMC hari Rabu (Kamis dinihari), kemungkinan pasar mulai membatasi agresivitasnya sehingga bisa saja penurunan kembali terhambat di zona yang sama (abu-abu).
Sebaliknya, jangan abaikan juga skenario bullish sebagai bagian yang utama. Kenaikan masih bisa terjadi selama zona abu-abu tidak ditembus, dan kembali terbuka cukup kuat jika mampu tembus zona orange 4208-4215.
Secara singkat, sell masih bisa dilakukan selama zona orange tidak ditembus, tapi perlu waspada di zona abu-abu. Dan bullish kemungkinan terbuka jika penurunan tertahan di zona abu-abu, dan lebih kuat jika zona orange ditembus.
Data ekonomi di malam hari perlu diwaspadai, karena kemungkinan strategi malam hari berubah tergantung data, belum tentu sama dengan strategi sell pagi ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi SELL dekat resistance
Entry: 4205.00 – 4207.00Â
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :Â 4193.00 ($13 - $14)Â
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4190, target terdekat 4180, terjauh 4160,Â
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4213.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4210.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY jika support tidak ditembusÂ
Entry : 4158.00 – 4160.00Â
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4172.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4152.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4150)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



