logo agrodana futures official
Buka Akun

Inflasi Yang Belum Cukup Turun Membuat Ekspektasi Fed Hanya Memangkas 25 Bps Semakin Besar

  -  12-Sep-2024

Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya paska rilis data inflasi CPI semalam yang semakin memastikan bahwa Fed hanya akan memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps pekan depan. Meski inflasi CPI bulan lalu relatif masih sama dengan periode sebelumnya di 0.2% sesuai perkiraan dan Core CPI yang justru naik ke 0.3% di atas perkiraan stabil sama periode sebelumnya 0.2%. Namun jika dibandingkan dengan data setahun sebelumnya (year-on-year) inflasi CPI mengalami penurunan cukup signifikan dari  2.9% menjadi hanya 2.5% yang sedikit lebih rendah dari perkiraan turun 2.6%. Sedangkan data Core CPI year-on-yearnya masih stabil 3.2% sesuai perkiraan. Dengan data-data ini semakin mempersempit peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan yang lebih agresif dengan menurunkan sebanyak 50 bps. Dan ekspektasi akan pemangkasan sebanyak 25 bps semakin meningkat dengan peluang naik dari 66% menjadi 85% menurut CME Group's FedWatch tool. Sedangkan menurut perhitungan LSEG peluang tersebut lebih tinggi yaitu sebanyak 87%. Pelaku pasar memperkirakan Fed masih akan terus menurunkan suku bunga acuan sebanyak 100 bps hingga akhir tahun ini. Dari panggung politik dengan debat Capres AS kemarin untuk pemilu di bulan November mendatang antara Mantan Presiden AS - Donald Trump melawan Wakil Presiden AS saat ini - Kamala Harris. Terlihat Kamala lebih unggul dibandingkan dengan Trump sehingga elektabilitas Kamala ikut terangkat. Meskipun pelaku industri lebih mendukung Trump karena kebijakan yang akan diambilnya diantaranya perlindungan produk lokal dengan kenaikan tarif import dan juga janji akan menurunkan pajak perusahaan seperti yang sudah dilakukan pada periode masa jabatannya. Namun Trump kalah argumen dalam hal kesehatan fisik, tuduhan legalitas atas beberapa aksinya selama menjabat dahulu yang belum tuntas dan kebijakan pembatasan aborsi yang menjadi agenda kampanyenya saaat ini. Selain itu Kamala juga mendapat dukungan dari sejumlah artis yang populer di kalangan pemuda yang menjadi demografi pemilih terbanyak. Hari ini masih ada data inflasi dari sisi produsen PPI dan juga laporan mingguan klaim pengangguran.

Yen kembali menguat terhadap dolar setelah pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) mengkonfirmasi peluang besar untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat ini. Pejabat BOJ - Junko Nakagawa mengatakan hal tersebut kemarin dengan menyebut resiko inflasi di Jepang yang cenderung kembali naik. Meski demikian Nakagawa mengakui pertumbuhan ekonomi masih berjalan sesuai yang diinginkan namun tidak stabil. Bank Sental Jepang (BOJ) diperkirakan baru akan menaikkan suku bunga pertemuan moneter di bulan Oktober mendatang dengan memperhatikan sejumlah data inflasi yang akan dirilis beberapa waktu ke depan. Sementara data inflasi dari sisi produsen PPI yang dirilis pagi ini menunjukan kecenderungan menurun dari 3.0% menjadi 2.5% yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 2.8%. Sedangkan Manufacturing Indeks mengalami kenaikan tajam dari -1.0 menjadi +4.5 yang jauh lebih baik dari perkiraan semakin menurun -2.5.

Euro melemah terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) malam nanti. ECB perkiraan akan kembali memangkas suku bunga acuan untuk kedua kali setelah pertemuan moneter di bulan Juni lalu. Dengan perkiraan memangkas suku bunga acuan dengan pemangkasan sebanyak 25 bps. Presiden ECB dan sejumlah pejabat ECB beberapa waktu lalu mendukung pemangkasan suku bunga acuan yang akan ditentukan hari ini nanti. ECB juga diperkirakan masih akan menurunkan suku bunga pada pertemuan moneter selanjutnya di bulan Desember mendatang walau tidak sebanyak Fed. Hal ini akan semakin diperjelas pada konferensi pers dari Presiden ECB - Christine Lagarde 30 menit setelah pertemuan moneter ECB berakhir. Hasil pertemuan moneter dijadwalkan pada pukul 19:15 WIB.

Poundsterling juga terus melemah selain karena penguatan mata uang dolar namun juga oleh data ekonomi di Inggris yang mulai menunjukkan pelambatan ekonomi. Data pertumbuhan ekonomi GDP yang masih stagnan 0.0% yang lebih rendah dari perkiraan meningkat 0.2% menurut Pusat Statistik dan juga turun dari 0.5% menjadi 0.3% menurut NIESR. Data lain berupa Industrial/Manufakturing Production juga turun lebih rendah dari perkiraan. Termasuk juga data Output di sektor Konstruksi yang turun lebih rendah dari perkiraan. Dengan data-data ini semakin mempersempit ruang bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk melonggarkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Selain karena BOE baru saja memangkas sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter di bulan Agustus lalu. Namun masih terbuka peluang pemangkasan akan dilakukan pada pertemuan di bulan November mendatang. Hari ini akan dirilis data di sektor perumahan.

Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down