Dolar menjadi yang terkuat terhadap mata uang rival dan juga komoditi. Hal ini dipicu oleh data flash PMI AS yang dirilis lebih kuat dari ekspektasi sehingga dolar yang sempat tertekan di 2 hari sebelumnya secara beruntun berhasil berbalik naik.
PMI services naik menjadi 55.1, lebih tinggi dari ekspektasi 53.7, naik ke level tertinggi 26 bulan. Sementara manufaktur naik menjadi 51.7, di atas ekspektasi 51.0. Harga jual tercatat berada di salah satu level terendah dalam 4 tahun terakhir, dan juga level terendah dalam 5 bulan terakhir. Hal ini dipicu oleh meningkatnya permintaan. Laporan jiga menunjukkan ekonomi yang kuat dan tangguh. Namun, angka-angka yang dirilis bergerak ke arah yang benar dan hal ini membatasi reaksi hawkish.
Data-data tersebut membuat pasar kembali memperhitungkan ulang peluang Federal Reserve untuk memangkas suku bunganya tahun ini. Pasar khawatir data yang kuat membuat Federal Reserve bisa saja tidak menurunkan suku bunga sama sekali di tahun ini. Adanya kekhawatiran tersebut membuat aksi ambil untuk yang cukup agresif di hari Jumat.
Untuk pagi ini harga emas bergerak naik, rebound dari level terendahnya 2317 setelah tekanan yang terjadi di hari Jumat pasca data PMI AS. Namun demikian pasar kemungkinan belum terlalu agresif untuk melakukan pembelian di sesi Asia hari ini.
Investor global kemungkinan akan mencermati beberapa hal yang terjadi dalam 1 minggu terakhir terkait politik di Perancis yang berimbas di zona Euro dan dikhawatirkan masih berlanjut hingga akhir bulan jelang pilpres Prancis 30 Juni. Situasi geopolitik di Timur Tengah maupun Laut Merah yang sedikit memanas kembali baru-baru ini juga berpotensi menjadi perhatian setelah sempat membuat harga minyak mentah global kembali naik. Dan data ekonomi akan tetap menjadi paling utama minggu ini bersama pernyataan para pejabat bank sentral sepanjang minggu ini.
Data PCE AS yang akan dirilis hari Jumat adalah penggerak utama. Pasar ingin mencari petunjuk terbaru terkait indikator inflasi yang dipilih Federal Reserve di hari Jumat. Namun sehari sebelumnya pasar juga akan mencermati laporan laju pertumbuhan GDP AS yang akan dirilis hari Kamis.
Hal lain yang tidak luput dari pengawasan pasar adalah potensi intervensi BOJ terhadap mata uang Yen yang melemah mendekati level 160. Kenaikan di atas 160.208 berpotensi membawa mata uang yen ke level terlemahnya sejak 1990 terhadap dolar AS. Terakhir kali sentuh 160 adalah di bulan April 2024, dan intervensi membuat USDJPY dengan cepat turun dari 155.19 hanya dalam waktu singkat. Dan emas kala itu berhasil rebound memanfaatkan situasi di mana BOJ melepas dolar.
Biden dan Trump akan memulai debat pertamanya di hari Kamis, 27 Juni 2024. Ini adalah debat pertama mereka dalam kontestasi pemilihan presiden AS sebelum pemilu yang diagendakan 5 November 2024. Debat akan berlangsung 90 menit di Georgia dan ditayangkan di CNN di jam 21.00 EST (atau di jam 02.00 GMT atau 09.00 WIB 28 Juni 2024).
Tidak ada data ekonomi AS hari ini, namun pasar diperkirakan akan mencermati pernyataan pejabat Fed Mary Daly di pertengahan malam, 01.00 WIB. Sementara Jerman akan merilis data business climate dari Ifo di jam 15.00 WIB. Tapi diperkirakan sulit untuk menjadi pengubah sentimen pasar saat ini.
Sementara pasar diperkirakan masih dibayangi data PMI Eropa maupun Inggris yang lemah, sementara PMI AS cenderung lebih kuat sehingga redanya ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed kemungkinan masih membatasi rebound yang terjadi pada emas yang terlihat di sesi Asia kali ini.
Meski demikian, pasar juga perlu mengantisipasi potensi intervensi BOJ terhadap pelemahan USDJPY yang mulai mendekati 160-an. Diplomat mata uang Jepang, Kanda, mengingatkan bahwa MOF akan bersiap untuk melakukan intervensi dalam 24 jam jika diperlukan. Kanda tidak melihat adanya masalah dari AS maupun negara anggota G7 lainnya selama ada laporan yang disampaikan pada negara-negara tersebut.
Jika benar terwujud, maka emas berpeluang rebound karena dolar melemah saat BOJ mengintervensi dengan melepas cadangan dolar mereka. Tapi jika tidak terjadi intervensi apapun, maka emas berpeluang tetap terkoreksi kembali dan zona 2300 kemungkinan berpeluang untuk ditembus, dan membuka peluang menguji zona support psikologis di bawahnya.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick ditutup bearish dengan real body hitam yang panjangnya menutupi candle putih sehari sebelumnya sehingga bisa dikategorikan sebagai bearish engulfing. Potensi penurunan diperkirakan masih dominan hari ini, terutama pasca kegagalan emas untuk tetap bertahan di atas 2340, dan juga penutupan yang relatif lebih rendah di bawah 2325 (FR 23.6% Daily). Support psikologis terdekat 2306 berpotensi diuji, dan support berikutnya menanti di kisaran 2286-2290 jika tekanan berlanjut di bawah 2306. Sementara resistance terdekat akan berada di zona 2328-2332 dan 2345/2348.Â

Di H4, harga berbalik turun setelah gagal mempertahankan kenaikan di atas 2365. Meski sempat sentuh tertinggi 2368, namun koreksi tajam di bawah 2340 membuka peluang harga turun lebih lanjut. Support terdekat saat ini berada di 2310. Jika tembus, maka membuka peluang lebih lanjut ke zona 2300 dan 2286/2290.
Di sisi kenaikan, resistance 2328-2332 diharapkan mampu menahan kenaikan sehingga area ini bisa menjadi area terdekat untuk melakukan sell. Sementara MA 200 di grafik H4 berada di 2346.89 diperkirakan menjadi resistance psikologis. Selama tidak terjadi kenaikan di atas MA 200 tersebut, maka SELL masih tetap bisa dilakukan.
Skenario buy bisa dipertimbangkan jika harga tembus MA 200 H4 (2346.89, pastikan tembus) atau jika penurunan sudah cukup dalam dan mendekati support psikologis 2277-2285, atau terdekat 2286-2290.

Per jam 13.13 WIB, harga berada di 2323.09, dengan high di 2326.97 dan low 2317.45. Ekspektasi skenario kenaikan terbatas di kisaran FR 23.6% 2328 atau FR 38.2% 2336. Area ideal SELL akan berada di antara FR 50% 2342 – FR 61.8% 2348, dan Stop Loss sebaiknya dipasang di atas 2348.
Opsi buy bisa dilakukan jika harga tembus FR 61.8%, atau penurunan cepat ke zona arsir hijau, kisaran 2286-2290 dengan harapan bahwa demand akan lebih kuat di zona tersebut sehingga penurunan bisa diredam.
Di sisi fundamental, tetap waspadai potensi intervensi Yen yang bisa terjadi kapanpun di hari ini, termasuk malam hari, terutama jika USDJPY mulai memasuki zona 160-an.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi SELL dekat Resistance
Entry: 2332.00 – 2334.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :Â 2320.00 ($12 - $14)Â
(bisa follow/pertahankan SELL jika tembus 2315,
Target terdekat 2308, terjauh 2297, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2340.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 2340)
Switch to BUY lebih ideal jika tembus 2348!
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi BUY jika Support tidak ditembus
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Entry : 2284.00 – 2286.00
(area alternatif cek di keterangan artikel)
Target/Reward: 2298.00 ($12 - $14)
(pertahankan jika tembus 2303)
Stop Loss: 2278.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2277)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



