Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun menguat dan dolar sempat naik, tapi kemudian ditutup turun. Namun keduanya pagi ini berjalan naik di sesi Asia. Kemungkinan bisa berubah di malam hari jika data ekonomi AS lebih rendah dari perkiraan. Sedangkan emas, meskipun pagi ini berhasil naik, tapi belum sepenuhnya menutup penurunan yang terjadi di hari Selasa. Saat itu level tertinggi berada di 5000, sedangkan pagi ini baru sentuh 4936.90 sebagai level tertinggi sementara waktu.
Tekanan pada emas muncul di hari Selasa karena pihak Iran dan AS silih berganti memberi pernyataan tentang progress pertemuan yang berjalan konstruktif. Emas pun meluncur dari 5000 hingga level terendah saat itu 4842.
“Konstruktif”, Tapi Belum Ada Kesepakatan Resmi yang jelas!
Volatilitas di hari Selasa adalah tentang agenda pertemuan Iran dan AS yang menjadi sorotan utama. Dari sisi berita, pernyataan Menteri Luar Negeri Iran yang menjadi sorotan. Menlu Iran terdengar optimis tentang pembicaraan kesepakatan dengan AS di hari itu. Hal itu juga yang membuat harga minyak turun cepat $1 ke $62.40, dan emas turun dengan cepat hingga $4842 per oz.
Kedua belah pihak dikabarkan akan bekerja pada dokumen perjanjian yang potensial, lalu diikuti pertukaran dokumen. Keduanya masih memiliki topik-topik utama yang perlu dibahas lebih lanjut sehingga meski keduanya memberi komentar optimis tentang progress pertemuan, tapi bukan berarti akan segera mencapai kesepakatan.
Emas berhasil rebound karena di sisi lain progress yang konstruktif dari pertemuan tersebut sudah diantisipasi pasar. Sedangkan “ketidakpastian” masih menyelimuti sehingga berhasil mendorong emas kembali di atas 4900.

Fokus Malam Ini
Data ekonomi malam nanti berkisar pada durable goods di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan turun dari 5.3% menjadi -1.7% m/m. Jika sesuai ekspektasi, atau lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan mendekati area 5000, atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka emas rentang terkoreksi turun kembali.
Sedangkan agenda utama minggu ini menyisakan agenda keputusan pengadilan tentang tarif Trump di hari Jumat. Meski demikian situasi geopolitik tidak bisa dianggap selesai. Belum ada resolusi dari pertemuan tersebut, dan keduanya masih melakukan Latihan militer di tengah pertemuan di Jenewa, Swiss. Iran menutup sementara waktu Selat Hormuz dan AS terus kirimkan pesawat tempur untuk bersiaga. Situasinya masih rentan terjadi eskalasi, terutama jika berkaca pada riwayat Juni 2025, di mana saat itu AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan nuklir, tapi Israel menyerang fasilitas nuklir Iran sehingga eskalasi geopolitik terjadi.
Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven.
Sedangkan dari data ekonomi, pasar akan menunggu beberapa data penting : GDP, PCE, dan PMI (services dan manufaktur.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan di hari Selasa gagal berlanjut di atas 5000, dan pasar merespon pernyataan Iran dan AS bahwa pertemuan keduanya berjalan konstruktif. Emas turun sampai level terendah 4842, tapi pulih dengan cepat dan sesi Asia pagi ini kembali ke 4930.
Area 4928-4942 merupakan resistance terdekat saat ini, dan jika mampu tembus, masih harus berhadapan dengan resistance kuat lainnya, yaitu 4970 dan 5000. Sedangkan penurunan kemungkinan akan bergantung dari support 4842-4850. Selama zona ini tidak ditembus, maka kenaikan bisa kembali dominan. Data ekonomi AS malam nanti hanya berkisar pada durable goods, sedangkan pasar akan mencermati FOMC Minutes tengah malam nanti (tapi biasanya pemicu pergerakan utama karena hanya berupa minutes/risalah dari pertemuan Fed di bulan Januari) dan juga inflasi PCE di hari Jumat.

Di H4, penurunan 2 hari terakhir, termasuk pagi ini relatif terhambat di zona pink 4829-4882 yang ditandai sejak 1 minggu terakhir. Area ini sejauh ini dianggap efektif sehingga perlahan harga kembali rebound. Namun, ada dua hal yang mungkin bisa terjadi pada skenario bullish.
Skenario bullish #1 mengindikasikan pergerakan mungkin mirip dengan “versi #1” pada gambar, di mana pola falling wedge kemungkinan tidak langsung tembus resistance, melainkan terjadi koreksi lebih dulu yang diperkirakan sebagai swing low terakhir (E), yang juga swing low wave 2 sebelum akhirnya lanjut naik hingga tembus resistance falling wedge, dan lanjut naik lebih tinggi.
Skenario bullish #2 mengindikasikan pergerakan mirip dengan “versi #2” pada gambar, di mana pola falling wedge berjalan lebih singkat, atau bahkan hanya sekedar koreksi ABC bagi wave 2 sehingga bisa saja kita lebih menganggapnya sebagai double bottom dengan bottom 2 yang sedikit lebih rendah. Jika ini yang terpenuhi, maka kenaikan diperkirakan akan langsung tembus zona ungu 4969-4997, atau dengan kata lain tembus resistance neckline.
Baik skenario bullish #1 maupun #2, keduanya tetap mendukung strategi buy, dan akan jauh lebih kuat jika tembus resistance.
Sebaliknya, bearish akan dominan, tapi tidak cukup hanya rejection zona ungu saja, karena rejection ini masih diartikan sinyal bullish skenario #1 sehingga buy tetap disarankan saat terjadi swing low ke zona pink kembali. Untuk menjadikan bearish lebih dominan, maka diperlukan tekanan di bawah zona pink uang terendah, artinya harus tembus di bawah 4829 untuk membuat pola falling wedge maupun double bottom pada skenario bullish gagal total.
Jika syarat terpenuhi, maka seller akan lebih dominan saat tembus 4820-4829, dan membuka peluang turun lebih lanjut ke zona coklat 4631-4712. Situasi ini bisa lebih kuat jika didukung dengan data ekonomi yang lebih kuat + kesepakatan nuklir Iran dan AS resmi tercapai.

Per jam 11.22 WIB, harga berada di 4928.07 dengan high 4931.11, dan low 4854.14. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 18 Februari 2026, rekomendasi diperbarui dari suggest sebelumnya sell on rally di 4873-4875 yang sudah tidak berlaku karena resistance 4890 berhasil ditembus di jam 9 pagi tadi. Bahkan saran alternatif sebelumnya menyebut “switch to buy jika tembus 4890” dan strategi tersebut berhasil mencapai target maksimal 4920.
Dengan demikian, strategi terbaru akan fokus dengan buy on dip kembali. Swing low diharapkan terjadi lebih dulu, dengan area support kisaran 4885-4895 sebagai area yang potensial untuk kembali menjadi zona buy berikutnya. Jika berjalan sesuai ekspektasi, maka strategi ini juga akan mendukung pola falling wedge yang ada di H1 maupun H4 untuk tembus resistance dan lanjutkan kenaikan.
Ini berarti alternatif lainnya adalah pertahankan buy jika berhasil tembus resistance zona biru 4928-4944, dengan peluang berikutnya kenaikan melirik 4960-4970, dan jika data malam hari lebih lemah, kemungkinan membuka jalur untuk kembali ke zona 5000. Sebaliknya, kami juga tetap melihat ancaman bearish yang masih bisa terjadi seandainya zona biru resistance gagal ditembus. Namun, bearish akan jauh lebih kuat jika diikuti penurunan di bawah support 4850, atau lebih lanjut jika tembus zona abu 4807-4831. Skenario ini akan lebih kuat jika didukung oleh data ekonomi AS yang jauh lebih kuat + AS dan Iran resmi mencapai kesepakatan nuklir.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated per jam 11.30 WIB)
Entry: 4886.00 – 4888.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4900 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4940, target terdekat 4950, terjauh 4970, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4880.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4878.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 4848.00 – 4850.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4836.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4856.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4856)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



