US Treasury Yield 10 tahun ditutup turun, dan dolar AS tertahan dan untuk kedua kalinya secara berturut-turut ditutup hanging man yang secara teknis diartikan sebagai tanda-tanda kemungkinan berbalik turun. Emas mendapat dukungan dari pelemahan US Treasury Yield.
Data PMI services dirilis 55.0, lebih baik dari ekspektasi 54.6, sedangkan manufacture dirilis 51.9, lebih rendah dari ekspektasi 52.0. Mix data yang biasanya membuat pasar cenderung dilema untuk merespon. Sedangkan ekspektasi inflasi 1 dan 5 tahun dari Michigan dirilis turun sehingga meredam kekhawatiran pasar tentang inflasi.
Williams Selamatkan Mood Investor
Terlepas dari data ekonomi yang muncul bisa dikategorikan tidak terlalu diminati pasar, tapi investor kembali mendapatkan tenaga setelah pernyataan dari Presiden Fed New York John Williams yang dianggap dovish. Pernyataan ini seolah muncul di waktu yang tepat di saat pasar mulai pesimis hadapi akhir tahun 2025.
Williams menyebut tarif menyebabkan kenaikan harga, tapi tidak diharapkan menyebabkan inflasi yang persisten. Meski kemajuan inflasi terhenti, tapi diperkirakan akan kembali ke target 2% di 2027. Williams menekankan bahwa Fed masih bisa turunkan suku bunga dalam waktu dekat mengingat kebijakan saat ini relatif ketat. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang melambat dan pasar tenaga kerja mulai mendingin.
Williams menilai pasar tenaga kerja saat ini sebanding dengan tahun-tahun sebelum pandemi saat ekonomi AS tidak mengalami overheating. Dia juga menekankan pentingnya Fed untuk mencapai target inflasi, tapi tanpa risiko berlebih terhadap tujuan dari lapangan kerja yang maksimal.
Di pasar keuangan, presiden Fed New York memiliki hal voting permanen dan dalam hal ini bersama dengan Ketua Fed, Wakil Ketua, ketiganya dianggap sebagai anggota terpenting dan sinyal kebijakan dari ketiganya memiliki bobot yang lebih besar. Pernyataan Williams tersebut dianggap mewakili pandangan Powell yang sebenarnya tetap memberi ruang bagi pemangkasan suku bunga jika “inflasi turun/melemah” atau “pasar tenaga kerja yang mendingin”. Emas akhirnya rebound dengan cepat ke 4100, meskipun belum terlihat naik lebih tinggi mengingat minimnya data ekonomi.

Fokus Minggu ini
Pasar akan mencermati beberapa data penting yang terfokus di hari ke 2 dan 3 minggu ini karena pasar AS akan merayakan Thanksgiving di hari Kamis dan kemungkinan beroperasi terbatas di hari Jumat.
Data akan dimulai di hari Selasa dengan fokus utama tertuju pada PPI September seperti yang dijanjikan BLS minggu lalu. Diikuti dengan retail sales, CB Consumer confidence dan ADP mingguan dan pending home sales. Rabu akan fokus dengan laporan GDP, PCE dan initial jobless claims.
Data yang lebih lemah akan memperkuat peluang pemangkasan suku bunga Desember. Tapi jika pun tidak, maka setidaknya minimal kembali terfokus dengan dot plot Desember.
Informasi terbaru menyebut BLS baru akan merilis CPI Oktober di 18 Desember mendatang, 2 hari setelah data NFP Oktober dan November yang dirilis 16 Desember.
Pasar juga akan mencermati perkembangan proposal perdamaian Rusia-Ukraina di hari Kamis. Ukraina memiliki deadline sampai Kamis untuk menentukan apakah akan setuju dengan proposal yang diajukan AS. Trump mengatakan kali ini akan memaksa Ukraina untuk menerima proposal tersebut. Yang memberatkan dari proposal tersebut adalah tentang Ukraina yang harus serahkan wilayah ke Rusia dan tidak diperkenankan menjadi anggota NATO. Sebagai jaminannya, Ukraina akan mendapat jaminan keamanan khusus dari AS.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup doji yang mirip dengan hammer ataupun hanging man untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Dan untuk kesekian kalinya bullish masih harus bergantung pada keberhasilan tembus tidaknya resistance 4128-4130 untuk memperkuat alasan kenaikan. Sedangkan bearish bertahap memiliki ruang yang semakin sempit dengan level support kini berada di area 4022-4030 untuk beberapa wakut ke depan.
Secara teknis, penurunan di bawah 4020 berpeluang memicu support 3920-3940 kembali diuji. Bahkan jika tekanan terus berlanjut, maka support psikologis 3886 juga turut terancam. Sebaliknya, kenaikan diatas 4128-4130 membuka peluang menguji zona resistance psikologis 4186-4200. Dan jika berhasil ditembus, maka semakin terbuka untuk naik lebih lanjut di atas 4240-an.

Di H4, kenaikan cepat terjadi sampai sentuh 4100, tapi sayang tidak berlanjut. Namun, penurunan juga terhenti di 4054 sebelum akhirnya ditutup rebound di 4061. Market bergerak sideways dengan range terbatas di kisaran 4054-4100 sampai penutupan. Dalam jangka pendek, pola symmetrical triangle menandakan pergerakan yang terjaga dalam range tersebut, dan kemungkinan menunggu salah satu area ditembus.
Belum banyak perubahan yang terlalu signifikan meskipun di hari Jumat pernyataan dovish dari Presiden Fed NY John Williams memberi dorongan naik yang cepat hingga sentuh 4100 saat itu. Williams beri sinyal suku bunga Desember masih terbuka untuk dipangkas. Namun pasar juga menyadari hal itu hanya akan semakin kuat jika didukung data ekonomi yang lemah dalam beberapa waktu ke depan.
Skema bullish (skenario #1) akan mengikuti hitungan abcde, di mana swing low terakhir (e) diharapkan tertahan maksimal di support area coklat 4022-4063 (level terendah 4022 sebagai support terakhir) atau sedikit di zona abu-abu 4004-4026. Dan pantulan naik mengikuti pergerakan selanjutnya dengan dorongan menembus resistance dari triangle di 4094. Meski demikian, kenaikan ini tetap memiliki risiko, yaitu zona biru yang kini ada di 4159-4186 sebagai resistance psikologis. Jika mampu tembus, pertahankan buy. Jika gagal tembus, segera exit dari buy.
Di sisi lain, skema bearish (skenario #2) mengikuti hitungan 12345 di mana penurunan di bawah zona coklat dan abu-abu diharapkan lanjut tembus hingga zona ungu 3886-3968, dan rebound yang terbatas diikuti penurunan lanjutan hingga zona 3790-3820 jika repricing suku bunga Fed kembali mendominasi. Seller akan mendominasi sampai support tertentu yang memicu permintaan kembali di zona rendah.Di sisi lain, pola triangle juga pernah terjadi di periode 28 Okt -6 Nov 2025 (cek gambar!). Saat itu resistance berhasil tembus setelah beberapa lama bertahan dalam zona triangle. Dan bahkan jika support triangle di periode tersebut ditarik lurus, maka akan diperoleh garis yang sama sebagai support dari triangle di periode 18 Nov – saat ini, sehingga jika dianggap support kuat, maka secara teori cenderung terjadi pantulan naik. Berarti skenario #1 yang cenderung didukung saat ini daripada skenario #2. Meski demikian, saat ini kedua skenario dianggap tetap memiliki peluang yang sama, tergantung mana lebih dulu ditembus, support atau resistance.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4050.20, dengan high 4077.45, dan low 4040.66. Pola triangle saat ini memiliki support area 4028 yang juga berada di zona ungu 4024-4039, dan resistance 4094-4096. Sejauh ini di sesi Asia penurunan tertahan di 4040, sedikit diatas dari area ungu tertinggi 4039. Secara teori wajar jika pantulan terjadi, dan selama tidak ada penembusan di zona ungu seharusnya buy sudah bisa dilakukan/dipertimbangkan.
Ini berarti skema yang terjadi diperkirakan cenderung berpihak ke skenario bullish, terutama jika dalam 2-4 jam ke depan tidak terjadi penurunan di bawah zona ungu terendah 4024. Selanjutnya harga diharapkan mulai naik bertahap tembus resistance 4094-4096, termasuk tembus zona biru 4100-4110, dan mulai berhadapan dengan zona abu-abu 4140-4159 yang diperkirakan sebagai area supply kuat (resistance psikologis). Exit dari buy jika area ini tidak ditembus!
Sebaliknya, skenario bearish akan dominan jika zona ungu ditembus. Sell bisa dilakukan (switch to SELL) jika konfirm tembus 4020. Zona hijau di kisaran 3984-3999 potensi terdekat dan mungkin juga mendorong kembali retest resistance ungu. Tapi kemudian diikuti penurunan karena tekanan bearish yang masih kuat. Zona orange 3928-3942 maupun zona terjauh 3870-3890 diperkirakan menjadi support terkuat dan pantulan naik diperkirakan mulai terjadi bertahap di sini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4029.00 – 4031.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4043.00 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4094, target terdekat 4105, terjauh 4125,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4044.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4045.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4018.00 – 4020.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4006.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4026.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4025)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



