Chicago Purchasing Managers Index (Chicago PMI) adalah versi lokal dari Purchasing Managers Index (PMI) yang mengukur aktivitas bisnis di wilayah Chicago, Amerika Serikat. Chicago PMI ini dibuat berdasarkan survei bulanan ke para manajer pembelian di perusahaan-perusahaan manufaktur dan non-manufaktur di wilayah Chicago, yang mencakup bagian dari Midwest AS.
Jika Chicago PMI di atas ekspektasi (meningkat atau lebih dari 50), hal ini berarti tanda ekspansi ekonomi. Saham di sektor industri, teknologi, dan barang konsumen dapat meningkat karena optimisme investor. Sebaliknya, jika dibawah ekspektasi, pasar saham bisa bereaksi negatif dan investor mungkin beralih ke aset yang aman.
Jika Chicago PMI di atas ekspektasi, investor bisa memperkirakan inflasi yang lebih tinggi, yang memungkinkan The Fed menaikkan suku bunga. Dalam kasus ini, harga obligasi sering turun, karena kenaikan suku bunga mengurangi nilai obligasi yang ada.
Jika Chicago PMI naik dan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, maka dolar AS cenderung menguat terhadap mata uang lain, karena investor global melihat ekonomi AS dalam kondisi baik. Sebaliknya, jika indeks menunjukkan penurunan, ini bisa melemahkan dolar AS.
Jika Chicago PMI naik, maka The Fed cenderung untuk mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga. Sebaliknya, jika index Chicago PMI turun, maka The Fed akan mempertimbangkan penurunan suku bunga.



