US Treasury Yield ditutup naik, demikian juga dengan dolar yang berhasil menguat setelah penurunan berturut-turut dalam 1 minggu terakhir. Ini yang membuat kenapa emas sedikit terhambat untuk melanjutkan kenaikan setelah sentuh area 2763. Namun koreksi turun juga masih terlihat normal, tidak ada perubahan sentiment signifikan saat penurunan tertahan di 2741.
Sesi perdagangan hari Rabu tergolong relatif lebih tenang, terutama memasuki sesi NY di malam hari dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang penuh dengan volatilitas sejak Trump resmi dilantik hari Senin. Data ekonomi juga relatif ringan di mana leading indicator menunjukkan penurunan kembali setelah sempat naik untuk pertama kalinya sejak Februari 2024. Padahal sebelumnya angka leading indicator belum pernah catatkan kenaikan positif sejak Maret 2022. Namun data Desember kembali berada di sisi negatif. Kondisi ini bisa memberi indikasi tentang resesi jika terus menerus negatif.
Trump Ancam Rusia
Setelah mengklaim berhasil mengarahkan Israel untuk lakukan gencatan senjata dengan Hamas, kini AS mengalihkan fokus ke Rusia. Trump menggunakan ancaman tarif terhadap Rusia jika tidak menyudahi peperangan.
Trump mengatakan bahwa dia tidak ingin menyakiti Rusia dan memiliki hubungan sangat baik dengan Presiden Putin. Trump mengingatkan Putin untuk menghentikan perang dan jika tidak membuat kesepakatan, maka Trump tidak punya pilihan lain selain memberlakukan pajak, tarif dan sanksi yang tinggi terhadap semua barang apapun yang dijual Rusia ke AS. Trump mengancam “lakukan dengan cara yang mudah, atau dengan cara yang sulit”.
Namun demikian beberapa pengamat menilai ancaman Trump tersebut belum tentu efektif. Hal ini kaitannya dengan perdagangan antara AS dan Rusia yang saat ini dilihat tidak terlalu banyak sehingga diragukan akan membuat Putin tergerak untuk menanggapi ancaman Trump.
Perkiraan Morgan Stanley
Morgan Stanley merilis proyeksinya untuk pertemuan FOMC Januari yang akan dilakukan 28-29 Januari 2025 (minggu depan). MS mengantisipasi Fed akan mempertahankan suku bunga tetap di pertemuan Januari sambil menaikkan penilaiannya terhadap pasar tenaga kerja. Ketua Fed Jerome Powell diperkirakan akan kembali menekankan ketergantungan pada data ekonomi dan ketidakpastian kebijakan pemerintahan baru sehingga akan membiarkan pintu terbuka untuk potensi penurunan suku bunga di bulan Maret.

Data ekonomi akan kembali muncul nanti malam, dan kali ini fokus tertuju pada jobless claims atau klaim pengangguran mingguan. Data initial jobless claims di jam 20.30 WIB diperkirakan naik dari 217K minggu lalu menjadi 221K. Jika data lebih tinggi dari ekspektasi, maka dolar melemah dan emas berpeluang lanjut naik. Sebaliknya, jika data lebih rendah, maka dolar menguat dan emas berpeluang terkoreksi turun.
Namun menginat beberapa data sebelumnya cenderung menunjukkan angka-angka yang tidak terlalu ekstrim, maka angka 210K tidak akan menekan emas secara berlebih, demikian juga jika angka 220-225K, diperkirakan tidak akan mampu mendorong emas naik terlalu agresif.
Pasar justru diperkirakan akan relatif lebih antusias dan mencermati lebih ketat yang akan disampaikan Presiden Trump di jam 23.00 WIB. Pidato Trump akan sensitif bagi pasar dan emas diperkirakan lebih volatile bereaksi terhadap pernyataan Trump daripada data jobless claims. Ketidakpastian seputar kebijakan akan berlanjut membuat investor waspada, dan melirik emas sebagai safe haven.
Dan kembali mengingatkan, kami masih menilai 3 faktor yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish, mengindikasikan kenaikan masih bisa berlanjut. Zona 2760an saat ini menjadi resistance yang perlu diwaspadai. Sejauh ini kenaikan tertahan di 2763 sehingga bullish baru akan lebih kuat jika mampu menembus zona tersebut. Jika berhasil, maka all time high 2790 bisa menjadi target berikutnya, atau bahkan sekaligus membuka peluang penembusan 2800 dalam waktu dekat, seiring perayaan imlek yang kian dekat.
Area support akan berada di zona 2735-2740 yang terdekat, atau support psikologis 2721-2726. Selama tidak ditembus, maka area tersebut akan menjadi area ideal untuk demand/buy. Sebaliknua, penurunan di bawah 2721 berpotensi menekan harga ke kisaran 2713-2715, 2700-2704 atau lebih jika sentimen berubah drastis.
.

Jika perhitungan ini tepat, maka bullish akan terus mendorong harga kembali naik, dan penembusan di atas FE 100% 2757 akan membuka peluang untuk naik ke target terdekat 2665, menengah ke zona 2776-2782, dan terjauh FE 161.8% di 2799.
Sebaliknya, penurunan bisa terjadi jika harga tembus di bawah support 2717-2724. Jika ini terjadi, Anda bisa ubah strategi menjadi sell dengan potensi target terdekat 2705-2708, terjauh 2690-2698 atau dekat support trendline (garis merah).
Secara umum, beberapa faktor seperti pembelian emas oleh bank sentral yang berlanjut, kekhawatiran tarif Trump dan juga ketidakpastian geopolitik masih mendukung emas naik sehingga faktor-faktor tersebut diperkirakan akan mampu menahan tekanan turun yang berkelanjutan, dan demand bisa kembali muncul di zona-zona support ekstrim. Ditambah dengan semakin dekat dengan imlek yang biasanya permintaan emas cenderung meningkat.

Per jam 10.00 WIB, harga berada di 2752.15, dengan high di 2756.41 dan low 2750.57. Harga masih bergerak di antara FE 61.8% 2743 dan FE 100% 2760 pada grafik H1. Area ini menunjukkan area konsolidasi yang relatif normal sehingga masih mendukung untuk mengincar buy. Area terdekat di kisaran 2736-2743 akan menjadi area support yang dianggap cukup baik untuk lakukan buy, dengan stop loss idealnya ditempatkan di bawah FR 0% 2732.
Secara teknis, FR 0% 2732 akan menjadi support penentu. Dalam jangka pendek, koreksi mendekati 2730-2732 adalah koreksi normal sehingga masih dikategorikan area yang cukup baik untuk buy. Sebaliknya, penembusan di bawah FR 0% 2732 menandakan perubahan tren jangka pendek menjadi bearish sehingga sinyal sell bisa terjadi jika tembus di bawah zona tersebut.
Meski demikian, support psikologis akan berada di kisaran 2721-2726 yang sebelumnya menjadi resistance kuat. Dengan demikian jika sell dilakukan saat tembus 2730, maka peluang penurunan diperkirakan terhambat di kisaran 2721-2726 sehingga strategi sell akan jauh lebih baik dilakukan hanya jika terjadi penembusan level 2721-2724, dengan peluang target kisaran 2711-2716 (FR 50%-38.2%) atau maksimum 26989-2690 jika tekanan terjadi sangat kuat atau terjadi perubahan sentimen.
Karena fundamental yang masih mendukung kenaikan, maka posisi SELL hanya relatif terbatas sehingga BUY tetap diperkirakan masih lebih aman, dengan tetap menggunakan Stop Loss di bawah support psikologis untuk antisipasi terjadinya perubahan sentiment dari pernyataan Trump.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2739.00 – 2741.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward : 2754.00 ($12 - $14)
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2763.00,
Target terdekat 2770, terjauh 2790, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2733.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2730.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2718.00 – 2720.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2706.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2726.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2724)
Risk Reward: 1: 2
Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!



