Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun kembali turun sehingga secara prinsip penurunan emas tadi malam pun merupakan koreksi turun yang normal, bukan perubahan tren. Sementara dolar menguat mungkin saja sedikit menghambat kenaikan emas. Tapi secara umum, kita belum melihat alasan dibalik penguatan dolar tersebut sebagai penguatan yang berlanjut.
Sedangkan di sisi data ekonomi, hasil data relatif beragam. ADP dirilis lebih rendah dari perkiraan, 41K vs 49K, tapi naik jika dibanding bulan sebelumnya -29K. ISM services dirilis naik dari 52.6 menjadi 54.4, juga di atas ekspektasi 52.2. Dan JOLTS job openings kembali mengecewakan dengan rilis 7.14M, lebih rendah dari perkiraan 7.6M, dan turun jika dibanding bulan sebelumnya 7.44M. Reaksi pasar juga cenderung beragam. Sempat turun setelah ISM, tapi kembali rebound pasca JOLTS.
Investor Tunggu Non Farm Payrolls
Dampak dari rilis data tadi malam yang relatif beragam membuat pasar cenderung dilema. Satu sisi, data-data yang kuat membuat pasar ragu bahwa Fed akan teruskan penurunan suku bunganya di 2026. Tapi di sisi lain, ekspektasi penurunan suku bunga tetap ada. Hal itu membuat pasar akhirnya terlihat volatile, tapi dengan range yang cenderung tidak banyak berubah. Penurunan pun tertahan, tapi kenaikan terhambat karena menganggap belum ada pemicu baru dari sisi data ekonomi.
Non Farm Payrolls akan menjadi acuan yang lebih kuat bagi sentimen utama pasar. Itu berarti investor harus menunggu sampai hari Jumat sehingga agresivitas terlihat terbatas. Sedangkan geopolitik cenderung berpusat pada rencana AS, tapi pasar belum mendapatkan gambaran yang lebih luas dan sepertinya sedang memperhitungkan ulang apa yang bisa terjadi dari penguasaan minyak Venezuela oleh AS.

Bukan Lagi Tentang Venezuela!
Yang perlu diketahui adalah bahwa geopolitik saat ini bukan lagi tentang Venezuela. Lebih luas dari itu adalah ini tentang pengelolaan minyak Venezuela yang membuat pasar harus memetakan ulang konflik yang mungkin terjadi ke depan. Rusia, Iran dan China adalah sekutu bagi Venezuela di saat mereka mendapatkan sanksi dari AS. Ketiganya pembeli aktif untuk minyak Venezuela. Dan belum terlihat reaksi atau respon signifikan dari ketiganya, meski Rusia dikabarkan sudah mengirimkan armada lautnya untuk mengawal kapal tanker Rusia yang terancam disita AS.
Di sisi lain, desakan AS kepada pemerintah baru Venezuela semakin terlihat. AS minta Venezuela hentikan penjualan minyak ke Rusia, Iran dan China dan semua tindakan penjualan maupun pengaturannya akan di bawah kendali AS. Hal ini yang kemungkinan dipandang Analis sebagai peluang untuk terjadinya eskalasi geopolitik ke depan jika ketiga negara sekutu Venezuela tersebut meradang.
Terbaru, Trump disebut-sebut berambisi untuk kendalikan secara signifikan Petróleos de Venezuela SA (PdVSA), perusahaan minyak milik negara Venezuela sebagai bagian dari upaya merestrukturisasi pasar energi global dan mewujudkan tujuan strategis di Amerika Latin. Wall Street Journal menyebutnya tindakan akuisisi dan AS akan memasarkan sebagian besar produksi minyak mentah Venezuela. Jika rencana ini terwujud, maka terlihat jelas AS sedang berupaya menekan harga energi turun ke kisaran $50 per barel, ambisi yang disampaikannya saat dilantik Januari 2025 untuk membuat Rusia akhiri perang karena kehabisan dana dari minyak.
Ini berarti juga target utama Trump untuk harga minyak yang rendah supaya inflasi turun dan akhirnya memaksa Fed untuk turunkan suku bunga diharapkan akan terwujud.
Di sisi lain, kekhawatiran Uni Eropa juga menjadi pertimbangan. Trump mengulang keinginannya untuk memiliki Greenland sebagai bagian dari AS. Hal ini mendapat tentangan dari Denmark. Denmark menyebut jika AS ngotot inginkan Greenland, maka NATO harus dibubarkan. Tentunya hal ini bisa memicu ketegangan di antara para sekutu barat AS.
Fokus Malam ini
Pasar akan mencermati data initial jobless claims di jam 20.30 WIB. Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi atau bahkan kejutan ke atas lebih tinggi, maka emas berpeluang terkoreksi tajam merespon data. Sebaliknya, data yang lemah memberi lampu hijau bagi emas untuk lanjut naik.
Selesai data ekonomi, maka investor tetap perlu waspada dengan geopolitik. Setiap perkembangan yang terjadi pada isu geopolitik akan menjadi penggerak sebelum akhirnya puncak perhatian pasar akan tertuju pada NFP Jumat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish, setelah kenaikan terhambat di 4500 dan profit taking menekan harga hingga 4423. Namun harga kembali rebound ke zona 4460-an jelang penutupan sehingga area 4423 kini sebagai support yang juga terdeteksi masih berada di zona yang ditandai sebagai support zone.
Secara teori candle bearish memberi indikasi bahwa penurunan ataupun koreksi turun masih membayangi dan bisa saja berlanjut. Tapi secara teknis, penurunan ini belum memberikan indikasi reversal, melainkan rehat sementara dari kenaikan yang terjadi dalam 3 hari berturut-turut. Support psikologis saat ini berada di zona 4390-4400. Selama tidak terjadi penurunan di bawah zona tersebut, maka tren utama cenderung tetap bullish. Sedangkan kenaikan lebih kuat baru dikonfirmasi jika tembus 4500, atau minimal bertahan di atas 4470.

Di H4, kenaikan tertahan di 4500 untuk sementara waktu. Tapi ini bukan menandakan kegagalan bullish, melainkan reaksi area supply di zona 4500 dan pullback yang terjadi sampai 4423 juga dianggap normal. Belum ada penutupan di bawah 4400 sehingga secara umum kami masih melihatnya sebagai bagian dari koreksi dalam pola naik.
Secara struktural, area 4400-4405 dan 4420-4440 adalah area support yang dipertimbangkan sebagai zona buy. Skenario bullish mendukung untuk buy di zona ungu 4397-4426 sehingga penurunan di pagi hari ini tetap disarankan untuk pertimbangan buy on dip. Tunggu reversal candle seperti hammer ataupun pola 2 candle seperti bullish harami ataupun bullish engulfing.
Jika sesuai ekspektasi, maka kenaikan dimulai bertahap, kembali mendorong harga ke zona 4460-4470, dan jika data klaim pengangguran nanti malam meningkat, maka dorongan berpeluang berlanjut. Kekhawatiran geopolitik juga bisa menjadi alasan utama kenapa emas belum turun terlalu jauh.
Di sisi lain, skenario bearish juga dipertimbangkan. Tapi jika mengacu pada pola pergerakan kemarin, maka kali ini kami lebih cenderung menganggap sinyal sell lebih valid dan kuat hanya jika terjadi penembusan di bawah 4395-4404. Hal ini dikarenakan zona 4395-4404 merupakan support psikologis, sehingga selama tidak terjadi penurunan di bawah zona tersebut, maka penurunannya relatif terbatas. Ini ditunjukkan dengan pergerakan market tadi malam saat tembus 4440, harga hanya turun sampai 4423, dilanjutkan dorongan naik kembali ke zona 4460.
Secara keseluruhan, area 4390-4405 dan 4420-4440 adalah zona buy, dan penurunan di bawah 4390 adalah sinyal penurunan jangka pendek berlanjut sehingga prioritaskan ubah strategi menjadi sell hanya jika tembus 4390.
Makro Fundamental ekonomi masih positif dan saat ini geopolitik tidak menentu sejak AS serang Venezuela. Hal ini menyebabkan strategi buy tetap direkomendasikan.

Per jam 11.15 WIB, harga berada di 4438.40 dengan high 4466.39, dan low 4433.59. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 8 Januari 2026, kali ini rekomendasi masih tetap sama, buy di 4440-4442 dengan saran stop loss ideal adalah 3-5 poin di bawah 4432, sedangkan low tertahan di 4433 sehingga dianggap belum disentuh. Secara area, penurunan pun masih tetap berada di zona yang kami tandai sehingga belum ada perubahan signifikan dengan strategi kami.
Namun, jika dalam beberapa jam ke depan stop loss disentuh (asumsi kami 5 poin dari 4432 berarti di 4427), maka area support berikutnya kisaran 4397-4426 tetap memberi peluang untuk kembali incar buy. Stop loss lebih baik ditempatkan di bawah 4397 (untuk opsi buy ke-2) (Catatan : Jika strategi pertama sentuh stop loss, maka dianjurkan tunggu momentum berikutnya. Dan jika perubahan tren terjadi, maka close posisi buy, ubah strategi menjadi sell, tidak disarankan locking!)
Opsi sell dipertimbangkan jangka pendek hanya jika tembus 4397-4404, dengan peluang lebih valid jika tembus di bawah 4390, dengan peluang target kisaran 4380 yang terdekat, atau 4360 terjauh.
Di malam hari, waspadai data ekonomi AS lebih dulu, terlepas dari kondisi geopolitik yang masih tidak menentu. Data yang lebih baik dari ekspektasi (klaim pengangguran berkurang) akan membuat emas berpeluang lanjutkan koreksi turun. Sebaliknya, jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi (klaim pengangguran bertambah), maka emas berpeluang lanjutkan kenaikannya.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:Â
Opsi BUY dekat support (updated jam 11.20 WIB)
Entry: 4440.00 – 4442.00Â
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :Â 4454 ($12 - $14)Â
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4480, target terdekat 4490, terjauh 4510,Â
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4434.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4432.00)
Risk Reward: 1: 2Â
Opsi SELL jika support ditembusÂ
Entry : 4388.00.00 – 4390.00Â
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4376.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4396.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4397)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



