
Dolar menguat tajam terhadap mata uang Yen dan relatif stabil terhadap mata uang lainnya menyusul komentar dari pejabat Bank Sentral Jepang (BOJ) yang menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga lagi. Wakil Gubernur BOJ - Shinichi Uchida mengatakan hal tersebut semalam meskipun pada ujungnya menambahkan syarat jika kondisi pasar masih tidak stabil. Komentar ini bertentangan dengan pernyataan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda yang cenderung optimis setelah BOJ menaikkan suku bunga acuannya melampaui ekspektasi pasar pekan lalu. Komentar dari Uchida tersebut menjadi pemicu kembalinya pelaku traksaksi carry trade yang memanfaatkan perbedaan tingkat suku bunga acuan yang rendah di Jepang dengan tingkat suku bunga mata uang lain yang lebih tinggi. Federal Reserve sendiri diperkirakan akan mengambil langkah moneter yang agresif menyusul kekhawatiran akan resesi dengan sektor tenaga kerja yang merosot tajam. Yang kemudian berangsur-angsur kembali pulih setelah pejabat Fed muncul memberikan komentarnya dan juga data di sektor jasa yang menunjukkan komponen tenaga kerja tidak sepenuhnya memburuk. Ekspektasi akan langkah Fed yang agresif dengan pemangkasan 50 bps juga semakin menurun dari sebelumnya mendekati 90% terus turun menjadi 70% dan berlanjut hingga hanya 62% pada pertemuan moneter di bulan September mendatang menurut CME Fed Watch Tool. Perkiraan Fed akan menurunkan suku bunga acuanya yang sebelumnya mencapai 125 bps hingga akhir tahun menjadi hanya 100 bps. Data ekonomi berupa Optimisme Ekonomi dari RCM/TIPP masih meningkat dari 44.2 menjadi 44.5 walau tidak setinggi perkiraan hingga 45.0. Hari ini akan dirilis laporan mingguan data klaim pengangguran dan data KPR.
Yen melemah tajam terhadap dolar setelah Wakil Gubernur BOJ - Shinichi Uchida yang mengatakan BOJ tidak akan menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini jika kondisi pasar masih tidak stabil. Komentar ini bertentangan dengan pernyataan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda yang cenderung optimis setelah BOJ menaikkan suku bunga acuannya melampaui ekspektasi pasar pekan lalu. Setelah menguat tajam dalam beberapa hari terakhir membuat komentar dari Uchida tersebut dimanfaatkan untuk take profit dan juga memicu kembalinya pelaku transaksi carry trade. Dengan memanfaatkan perbedaan tingkat suku bunga di Jepang yang rendah dengan suku bunga di tempat lain yang lebih tinggi. Namun diperkirakan hal ini akan terbatas seiring dengan perbedaan tersebut dalam bulan mendatang akan semakin menyempit dengan rencana Fed untuk memangkas suku bunga acuan dengan lebih agresif. Dalam rangkuman pertemuan BOJ bulan lalu yang dirilis pagi ini menunjukkan pendapat anggota pertemuan tersebut yang menilai suku bunga acuan saat ini 0.25% masih terlalu longgar dan masih perlu untuk secara bertahap menaikkan suku bunga dengan asumsi kondisi netral setidaknya hingga 1.0%
Euro relatif stabil terhadap dolar dengan data fundamental ekonomi yang cukup positif. Data industrial Production di Jerman mengalami peningkatan cukup signifikan 1.4% yang melampaui perkiraan hanya naik 1.0% dari periode sebelumnya yang justru direvisi menurun dari -2.5% menjadi -3.1%. Sedangkan defisit neraca perdagangan di Prancis semakin berkurang sedangkan surplus neraca perdaganan di Jerman mengalami penurunan. Pasar masih menunggu data inflasi CPI yang baru akan dirilis pekan depan untuk mengetahui langkah moneter apa yang disiapkan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada pertemuan moneter di bulan September mendatang. Ekspektasi pasar memperkirakan ECB akan mengikuti langkah Fed dengan pemangkasan suku bunga yang agresif dengan 50 bps. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Poundsterling masih cenderung melemah terhadap dolar meskipun data ekonomi cukup positif. Data sektor perumahan berupa indeks harga perumahan dari Halifax mengalami peningkatan tajam 0.8% yang 4 kali lebih baik dari perkiraan 0.2% dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari -0.2% menjadi 0.0%. Data ini hanya sedikit mendapat respon dari pasar yang masih terbayangi oleh kebijakan moneter Bank Sentral Inggris (BOE) pekan lalu. Langkah moneter BOE yang memangkas suku bunga acuan untuk pertama kali pada pekan lalu masih menjadi penggerak pasar. Dengan BOE belum berencana untuk melanjutkan pemangkasan pada pertemuan moneter berikutnya seperti yang disampaikan baik oleh Gubernur BOE - Andrew Bailey maupun Ketua ahli ekonomi BOE - Huw Pill. Hari ini masih akan dirilis data dari sektor perumahan dari RICS
Cek info lain di
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial



