Strategi trading adalah suatu sistem perdagangan dengan sekumpulan parameter yang jelas, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan keputusan trading untuk beli atau jual dan kapan atau pada harga berapa untuk masuk dan keluar transaksi. Menggunakan dasar analisa fundamental dan/atau teknikal.
Untuk dapat menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang, diperlukan konsistensi dan disiplin. Cara paling mudah untuk memastikannya adalah dengan memiliki strategi trading. Strategi trading akan menghilangkan keraguan dan ketakutan, terutama saat pasar bergerak berlawanan dengan kamu. Dengan kata lain, strategi trading akan membantu mengontrol emosimu.
Contoh, seorang trader yang mengikuti suatu sistem yang mengindikasikan kapan harus keluar dari transaksi yang merugi, memiliki kemungkinan lebih kecil untuk terus menahan posisi yang merugi dan berharap harga kembali ke posisi awal, dibandingkan dengan trader yang tidak memiliki strategi trading.
Strategi trading forex sangatlah diperlukan apabila kamu ingin mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga secara konsisten.
Kamu perlu menentukan seberapa banyak dana yang akan dialokasikan, berapa besar ukuran transaksi, ratio untung-rugi seperti apa yang dicari, dan profil risiko kamu.
Sebelum kamu memulai investasi, kamu perlu menentukan berapa besar risiko yang akan kamu ambil. Tentukan berapa besar % modal yang akan dirisikokan untuk setiap transaksi. Tidak ada jaminan 100% untung. Kamu perlu mempersiapkan diri untuk kerugian yang akan terjadi. Batasi kerugianmu atau kamu akan kehilangan lebih banyak dari yang kamu ingingkan dan akhirnya memutuskan berhenti trading sama sekali.
Sistem yang digunakan harus mencerminkan tujuan investasi, toleransi risiko, dan jangka waktu investasi. Setelah transaksi dieksekusi, maka posisi trading akan dimonitor dan diatur, termasuk melakukan penyesuaian dan penutupan jika perlu. Harus disiplin!
Active trading adalah kegiatan untuk melakukan jual dan beli instrumen seperti forex atau CFD secara aktif, berdasarkan pada pergerakan harga jangka pendek dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan. Active traders memiliki keyakinan bahwa pergerakan harga jangka pendek adalah tempat untuk mendapatkan keuntungan.
Trader melakukan beli dan jual instrumen dalam hari yang sama. Tidak ada posisi yang dipegang hingga overnight. Semua posisi akan ditutup pada akhir hari trading. Hanya menggunakan grafik jangka pendek.
Sistem ini membutuhkan harga untuk bergerak ke suatu arah tertentu. Trader perlu untuk mengidentifikasi tren dan melakukan transaksi dalam tren tersebut. Swing trader menggunakan analisa teknikal dan grafik pergerakan harga, untuk menentukan titik masuk dan keluar terbaik untuk mendapatkan keuntungan. Alat utama sistem ini adalah pergerakan harga, support dan resistance, dan fibonacci. Sistem ini sesekali akan dikombinasikan dengan pola dan indikator teknikal lainnya.
Salah satu strategi trading yang paling digemari. Bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakkan harga yang kecil. Ini adalah strategi trading bertempo tinggi, tapi cukup berisiko. Strategi ini akan menutup posisi begitu sudah mendapatkan keuntungan. Pada saat mengalami kerugian, kamu perlu menutup posisi yang rugi secepat mungkin atau ada kemungkinan kamu harus menahan posisi rugi lebih lama dari yang diinginkan.
Strategi jenis ini membutuhkan high trading probability dan pasar yang sangat aktif. Dikarenakan keuntungan yang didapat per transaksi kecil, scalper biasanya melakukan transaksi dalam jumlah banyak untuk meningkatkan keuntungan.
Strategi ini menggunakan informasi yang jauh lebih banyak daripada analisa teknikal pada umumnya. Sistem trading ini membutuhkan dan menggunakan banyak data pada saat bersamaan dan secara real time. Sistem ini bertujuan untuk mengeksploitasi inefisiensi pasar dan mendapatkan keuntungan dari hal tersebut. Biasanya digunakan oleh institusi keuangan, investment bank, dan hedge funds. Jumlah transaksi biasanya sangat besar dan melibatkan jual beli ratusan ribu instrumen keuangan.
Passive trading adalah strategi yang digunakan untuk memaksimalkan keuntungan dengan mengurangi aktivitas jual dan beli. Passive traders percaya bahwa melakukan trading secara aktif akan menimbulkan biaya trading yang besar seperti komisi, dan akan mengurangi profitabilitas. Investasi indeks ETF adalah salah satu strategi passive trading yang paling umum digunakan, dimana investor membeli indeks ETF seperti indeks S&P 500, dan menahannya untuk jangka waktu yang lama. Strategi ini pada dasarnya adalah strategi buy-and-hold. Passive traders tidak bertujuan untuk mencari keuntungan dari pergerakan harga jangka pendek.
Disclaimer on Strategy:
Strategi trading yang menguntungkan cukup sulit untuk dikembangkan. Suatu strategi trading mungkin berfungsi dengan baik pada saat masa percobaan berdasarkan data historis, tetapi hal ini tidak menjamin tingkat keuntungan saat digunakan pada pasar dengan kondisi harga real time.
Di akhir hari, apapun strategi trading yang digunakan, Anda harus selalu membatasi risiko. Gunakan stop-loss untuk membatasi risiko dan disiplin menjalankannya. Stay in the game for the long run. Live to trade another day.



