logo agrodana futures official
Buka Akun

Nota minuta FOMC akan dicermati pasar setelah data inflasi CPI di Inggris

  -  22-May-2024

Dolar terus cenderung menguatĀ terhadap mata uang lainnya masih dengan adanya kemungkinan Fed akan mempertahankan suku bunga acuan lebih lama lagi. Pejabat Fed yang masih ragu dan ingin memastikan dahulu bahwa arah inflasi betul-betul turun searah dengan yang ditargetkan meskipun data sebulan terakhir sudah menunjukkan inflasi cenderung turun. Lewat tengah malam nanti akan dirilis nota minuta pertemuan moneter bulan lalu yang akan dapat memberikan pandangan dari seluruh anggota voting FOMC mengenai proyeksi suku bunga acuan dan kapan Fed akan mulai memangkas suku bunga acuan. Setelah di kuartal pertama inflasi cenderung mengalami kenaikan sampai muncul spekulasi Fed masih bisa kembali menaikkan suku bunga acuannya. Namun spekulasi tersebut dibantah oleh Ketua Fed - Jerome Powell sendiri dalam pertemuan moneter lalu dengan mengatakan langkah moneter selanjutnya adalah menurunkan suku bunga acuan. Namun masih belum memberikan kepastian kapan akan dilaksanakan. Semalam Gubernur Fed - Christopher Waller kembali menegaskan hal tersebut dengan mengatakan data ekonomi terkini menunjukkan kebijakan moneter Fed yang ketat berjalan seperti yang diharapkan. Dan perlu bukti yang lebih banyak yang menunjukkan inflasi terus turun sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan. Waller menambahkan data inflasi sebulan terakhir menjamin bahwa peluang Fed menaikkan kembali suku bunga sangat kecil. Artinya bahwa suku bunga acuan saat ini sudah cukup untuk menekan laju inflasi untuk tidak naik lagi. Sementara Gubernur Fed Atlanta - Raphael Bostic mengatakan Fed perlu betul-betul berhati-hati dalam memutuskan langkah moneter berikutnya berupa pemangkasan suku bunga acuan untuk pertama kali agar tidak mendorong belanja dan membuat inflasi kembali naik. Hari ini hanya ada data di sektor perumahan dan persediaan BBM di AS sebelum rilis nota minuta pertemuan moneter FOMC bulan lalu. Ā 

Yen cenderung menguat terhadap dolar meski dalam range perdagangan yang relatif sempit. Sepertinya langkah intervensi Bank Sentral Jepang (BOJ) di akhir bulan lalu mulai membuahkan hasil dengan pasar terus berhati-hati memperdagangkan mata uang Yen. Dengan pergerakan mata yang Yen yang berjalan perlahan sepertinya menghindari terjadinya volatilitas. Sehingga tidak lagi menjadi kekhawatiran akan kembali memicu langkah intervensi dari otoritas keuangan Jepang. Sesuai dengan yang diinginkan dengan Bank Sentral Jepang (BOJ) yang sudah tidak lagi menyuarakan kekhawatiran akan nilai tukar mata uang Yen sehingga kemungkinan intervensi semakin menipis. Fundamnetal ekonomi juga positif dengan data Machinery Order meningkat 2.9% yang lebih baik dari perkiraan -1.8% meski cukup jauh dari periode sebelumnya yang mencapai 7.7%. Sedangkan defisit neraca perdagangan semakin menurun dari -0.68T menjadi -0.56T yang lebih baik daripada perkiraan meningkat -0.72T.

EuroĀ sedikit mengalami koreksi terhadap dolar terlebih setelah pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam pidato kemarin. Lagarde dengan yakin mengatakan inflasi di Uni Eropa sudah terkendali seiring dengan berangsur pulihnya krisis energi di kawasan ini dan rantai supply yang kembali lancar. Dengan demikian hampir dapat dipastikan bahwa ECB akan memangkas suku bunga acuannya di pertemuan moneter pada 6 Juni mendatang. Sehingga perdebatan yang diharapkan akan terjadi pada pertemuan moneter tersebut adalah langkah berikutnya yang akan diambil oleh ECB setelah menurunkan suku bunga acuan tersebut. Ā Selain itu Lagarde juga menyampaikan Uni Eropa harus bersiap-siap jika nanti Donald Trump kembali menjadi Presiden AS berikutnya. Terkait dengan kebijakan perang dagang yang kemungkinan akan kembali dimunculkannya. Hari ini tidak ada data penting yang akan dirilis.

Poundsterling masih cenderung menguat terhadap dolar menjelang rilis data inflasi CPI hari ini. Diperkirakan inflasi di Inggris turun drastis dari 3.2% menjadi hanya 2.1% yang sudah sangat mendekati target 2%. Jika memang inflasi sudah sangat mendekat target akan membuka peluang bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk dapat segera memangkas suku bunga acuan untuk menghindari inflasi turun di bawah target. Dengan demikian BOE berpeluang untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan moneter di bulan Juni mendatang mengikuti langkah ECB. Terdapat 2 kali data inflasi CPI yang akan menentukan keputusan tersebut yaitu data CPI hari ini dan data CPI berikutnya sehari sebelum pertemuan moneter MPC di bulan Juni mendatang. Ā Gubernur BOE - Andrew Bailey semalam tidak menyinggung perihal inflasi dan kebijakan moneter, namun beberapa waktu sebelumnya sempat mengatakan BOE dapat menurunkan suku bunga acuan lebih banyak dari yang diperkirakan pasar. Sementara Ketua ahli ekonomi Ā - Huw Pill di tempat lain mengatakan terlalu besar resiko untuk terburu-buru menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Juni mendatang.Ā Sedangkan pejabat BOE lainnya - Megan Greene menyarankan BOE perlu bukti lebih banyak yang menunjukkan inflasi betul-betul terkendali sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan. Setelah sejumlah data ekonomi yang positif, kemarin data Industrial Order dari CBI mengalami penurunan dari -23 menjadi -33 yang jauh dari perkiraan membaik -20. Hari ini selain data inflasi CPI juga akan dirilis data PPI, RPI dan HPI serta data Hutang Sektor Publik. Sejumlah pejabat BOE juga dijadwalkan akan melakukan dengar pendapat di depan parlemen Inggris.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down