logo agrodana futures official
Buka Akun

Pasar Masih Menunggu Agenda Ekonomi Presiden Trump Berikutnya

  -  12-Feb-2025

Dolar mengalami koreksi terhadap sejumlah mata uang utama lainnya setelah Ketua Fed - Jerome Powell di depan Komite Keuangan Senat AS mengatakan Fed tidak terburu-buru untuk kembali memangkas suku bunga acuan. Powell menambahkan kondisi ekonomi secara keseluruhan relatif masih kuat dengan tingkat pengangguran yang rendah dan inflasi yang masih di atas target Fed 2%. Komentar ini sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak ada yang hal baru. Fed juga masih belum bisa menakar sejauh mana agenda kenaikan tarif impor AS yang belakangan ini mempengaruhi pergerakan mata uang akan berdampak langsung pada ekonomi terutama pada inflasi. Setelah Presiden Trump mengumumkan kenaikan tarif impor produk logam berat sebanyak 25% dari sebelumnya yang hanya 10% tanpa terkecuali terhadap semua negara dan semua jenis produk logam berat. Selain itu juga masih akan ada kenaikan tarif impor terhadap produk-produk lainnya yang akan diumumkan kemudian. Sementara hingga semalam masih belum ada perkembangan baru perihal kenaikan tarif impor selanjutnya. Mexico, Kanada dan Uni Eropa mencela kenaikan tarif ini sebagai eksportir utama logam berat ini ke AS. Trump menambahkan pengenaan tarif ini baru akan efektif pada 4 Maret mendatang sehingga mitra dagang AS masih diberi waktu untuk melakukan negosiasi ulang. Trump juga membuat pengecualian terhadap Australia setelah melakukan telepon jarak jauh dengan Perdana Menteri Australia - Anthony Albanese. Perihal kenaikan tarif impor, Powell mengatakan kebijakan perang dagang yang dilancarkan Presiden Trump masih dapat diterima meski menambahkan hal ini bukan ranah Fed untuk berkomentar, namun punya kewajiban merespon jika berdampak pada ekonomi secara keseluruhan. Powell masih akan berpidato di depan Komite Jasa Keuangan di DPR AS malam ini. Dengan pidato Powell semalam semakin memperkuat peluang Fed akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Maret dan Mei mendatang serta baru akan mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga acuan kembali pada pertemuan moneter FOMC di bulan Juni yang akan datang. Dengan peluang sebanyak 51% dengan pemangkasan sebanyak 25 bps menurut CME's FedWatch Tool. Data ekonomi yang akan dirilis malam ini ada data inflasi CPI dengan perkiraan mengalami penurunan dari 0.4% menjadi 0.3% dari bulan sebelumnya dan masih belum juga turun serta relatif stabil 2.9% seperti periode setahun yang lalu.

Yen juga mengalami koreksi yang ditengarai oleh aksi profit taking setelah sebelumnya sempat menguat hingga level terkuat sejak 10 Desember tahun lalu. Prospek kenaikan suku bunga acuan berikutnya oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) masih menjadi sentimen positif dan diperkirakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Perihal kenaikan tarif impor AS, Perdana Menteri Jepang - Shigeru Ishiba cukup optimis Jepang akan terhindar dari kenaikan tarif impor tersebut setelah pertemuannya dengan Presiden Trump pekan lalu. Nilai investasi Jepang di AS yang cukup besar sekaligus juga menciptakan banyak lapangan kerja menjadi penyebab dibebaskannya Jepang dari kenaikan tarif. Meski demikian sejumlah pakar ekonomi tidak setuju dengan pernyataan tersebut karena mungkin saja akan terkena kenaikan tarif berdasarkan produk impor tertentu seperti kenaikan tarif impor baja dan aluminium saat ini. Setelah libur kemarin, pasar di Jepang kembali normal hari ini dan hari ini ada data Machine Tool Order.

Euro bergerak menguat terhadap dolar seiring dengan mata uang dolar yang terkoreksi. Kenaikan tarif impor produk logam berat yaitu besi dan aluminium yang diterapkan AS menjadi beban berat bagi Uni Eropa seiring dengan kondisi ekonomi yang masih belum pulih saat ini. Menanggapi kenaikan tarif tersebut, Uni Eropa berencana merespon dengan tindakan balasan yang tegas dan proposional. AS merupakan pangsa pasar terbesar kedua produk-produk logam berat dari Uni Eropa. Uni Eropa sudah lama menjadi target utama kenaikan tarif Presiden Trump karena tidak seimbangnya neraca perdagangan di antara kedua negara ini. Dimana Uni Eropa mengenakan tarif impor kendaraan dari AS sebanyak 10% sedangkan kendaraan Eropa hanya di kenakan tarif impor 2.5% ke AS. Hari ini ada data Industrial Production.

Poundsterling juga menguat selain karena pelemahan mata uang dolar, namun juga karena peluang besar Inggris akan mendapat pengecualian terhadap kenaikan tarif impor dari AS. Langkah Inggris untuk mendahului melakukan negosiasi dapat menghindarkan hal tersebut. Juru bicara Perdana Menteri Inggris mengatakan Inggris akan terus bernegosiasi dengan Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan yang akan menguntungkan kedua belah pihak. AS juga merupakan tujuan ekspor logam berat terbesar kedua bagi Inggris setelah Uni Eropa. Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) - Andrew Bailey dalam pidato semalam tidak ada hal yang baru. Sedangkan anggota voting MPC - Christine Mann cukup tegas mengatakan BOE akan terus memangkas suku bunga acuan dan jika memungkinkan akan melakukan pemangkasan jumbo sebanyak 50 bps. Mann menginginkan suku bunga acuan di kisaran 3.0% ħingga 3.5%. Hari ini data Leading Index.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down