logo agrodana futures official
Buka Akun

Pasar Masih Menunggu Kemungkinan Perundingan Dagang AS-China

  -  28-Apr-2025
china us tariff

Dolar akhir pekan lalu ditutup menguat terhadap hampir semua mata uang lainnya setelah China memberikan kemudahan dengan pengecualian kenaikan tarif 125% terhadap sejumlah produk yang diimpor dari AS. Jumat pekan lalu sejumlah pebisnis mendapat notifikasi perubahan kebijakan China tersebut dan diminta untuk mengajukan daftar produk yang mendapat pengecualian tersebut. Meskipun sudah ada pengecualian, namun investor masih menunggu kejelasan akan ketegangan perang dagang antara 2 negara dengan ekonomi terbesar ini. Presiden Trump hari Jumat lalu mengatakan perundingan dengan China sedang berjalan dan sudah dihubungi oleh Presiden Xi Jinping. Namun pemerintah Beijing menyangkal ada perundingan yang menggambarkan adanya konflik yang belum terselesaikan di antara keduanya akibat perang dagang yang dilancarkan AS di awal bulan ini. Walaupun begitu, pasar betul-betul berharap akan terjadinya negosiasi dagang yang dapat menurunkan ketegangan perang dagang saat ini sehingga kekhawatiran akan terjadinya pelambatan ekonomi secara global dapat dihindari. Saat ini AS masih mengenakan kenaikan tarif impor sebanyak 245% sedangkan China masih dengan kenaikan tarif impor produk AS sebanyak 125%. Sementara negosiasi dagang antara AS dengan sekutunya yaitu Jepang dan Korea Selatan sudah mencapai kesepakatan. Fundamental ekonomi mulai sedikit pulih dengan data kepercayaan konsumen dari University of Michigan yang meningkat dari 50.8 menjadi 52.2 yang lebih baik dari perkiraan sedikit menurun 50.6. Sedangkan ekspektasi inflasi juga menurun dari 6.7% menjadi 6.5%. Pekan ini ada data penting berupa Non-Farm Payroll dan sebelum itu ada data di sektor tenaga kerja lainnya di antaranya data lowongan kerja dari JOLTS, data lapangan kerja ADP, data PHK Challenger dan laporan klaim pengangguran. Selain itu ada juga data Kepercayaan Kosumen dari CBI, Advance GDP dan Chicago PMI.  

Yen mengalami koreksi seiring dengan mata uang dolar yang rebound. Perundingan dagang dengan AS masih akan berlanjut pekan depan antara Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa dengan Menteri Keuangan – Scott Bessent. Sedangkan Menteri Keuangan Jepang setelah bertemuan Menkeu Bessent mengatakan tidak ada pembicaraan mengenai target mata uang. Sebelumnya Presiden Trump berkali-kali menuduh Jepang sengaja melemahkan mata uangnya untuk meningkatkan nilai ekspor mereka. Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) – Kazuo Ueda pekan lalu kembali menegaskan komitmen bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuan hingga mencapai target 2%, namun pengambil kebijakan perlu mengantisipasi kemungkinan dampak dari kenaikan tarif impor AS. Pertemuan moneter BOJ dijadwalkan pada hari Kamis ini atau 1 Mei dengan perkiraan BOJ masih akan mempertahankan suku bunga acuan untuk kali ini. Perdagangan kemungkinan akan terbatas karena esok hari perbankan dan bursa saham tutup libur merayakan Showa Day.

Euro juga mengalami koreksi terhadap dolar seiring dengan peluang Bank Sentral Eropa (ECB) akan kembali memangkas suku bunga acuan dengan nominal yang lebih kecil. Pejabat ECB tetap optimis pada pertemuan moneter mendatang, namun diperkirakan tidak akan memangkas suku bunga acuan secara agresif dengan pemangkasan jumbo seiring dengan ketidakpastian seputar kenaikan tarif impor AS. Kenaikan tarif impor AS terhadap Uni Eropa yang hanya sebanyak 20% semestinya tidak berdampak seburuk yang diperkirakan dan resiko perlawanan dapat dihindari dengan negosiasi masih terus dijalankan. Meski demikian akibat kenaikan tarif impor secara global tetap akan berdampak pada kenaikan inflasi sehingga pejabat ECB menepis kemungkinan pemangkasan suku bunga jumbo sebanyak 50 bps. Pekan ini ada data penting yaitu inflasi CPI dan proyeksi ekonomi dari ECB serta data preliminary pertumbuhan ekonomi GDP.  

Poundsterling juga terkoreksi terhadap dolar meskipun fundamental ekonomi di Inggris relatif membaik. Dengan data Retail Sales yang meningkat 0.4% yang jauh lebih baik dari perkiraan menurun -0.3% meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari 1.0% menjadi 0.7%. Polarisasi dua kubu negara ekonomi terbesar dunia antara AS dan China membuat goncangan ekonomi dunia sehingga pelaku pasar mengabaikan data tersebut. Meskipun demikian, pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) – Megan Green mengatakan kenaikan tarif impor AS justru akan menekan turun inflasi dan bukan sebaliknya sehingga suku bunga acuan berpeluang untuk diturunkan, namun adanya rencana kenaikan pajak pendapatan masih menimbulkan ketidakpastian lagi.  BOE sedang melakukan kajian lebih mendalam perihal tersebut dalam stress test. Pekan ini tidak ada data yang penting, hanya ada data realized sales dan data di sektor perumahan.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down