logo agrodana futures official
Buka Akun

Pasar Mulai Beranjak Dari Sentimen Kenaikan Tarif Impor AS

  -  21-Feb-2025
how to start forex trading 01

Dolar melemah terhadap mata uang lainnya seiring dengan agenda kenaikan tarif impor dari Presiden Trump yang tidak serta merta langsung efektif berjalan, namun masih memberi ruang untuk negosiasi sebelum mulai diberlakukan pada 2 April mendatang. Dalam wawancara sehari sebelumnya, Trump berencana akan menaikkan tarif impor produk kendaraan bermotor, semikonduktor dan juga produk farmasi. Dengan kenaikan setidaknya sebanyak 25% atau lebih, selain itu Trump juga masih menargetkan produk lain yaitu kayu mentah dan produk perhutanan lainnya, namun belum menentukan presentasenya. Namun seperti yang sudah dijalankan, kenaikan tarif impor ini lebih merupakan alat bagi pemerintahan Presiden Trump untuk melakukan negosiasi agar AS mendapatkan keuntungan untuk mengurangi defisit neraca perdagangan. Sehingga diharapkan akan dapat menghemat anggaran belanja yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur nantinya. Meski kenaikan tarif ini masih menjadi penggerak pasar, namun sebagian pelaku pasar mulai menunjukkan tanda-tanda lesu terhadap agenda ini dan lebih selektif bereaksi terhadap kenaikan tarif yang lebih krusial. Data ekonomi di sektor tenaga kerja berupa laporan mingguan klaim pengangguran di luar perkiraan mengalami peningkatan sebanyak 219K yang lebih banyak dari perkiraan hanya 215k dari periode sebelumnya 214K. Data lain berupa indeks manufaktur negara bagian Philadelphia juga turun drastis dari 44.3 menjadi hanya 18.1 yang lebih rendah dari perkiraan turun 19.4. Begitu pula dengan data Leading Index dari CBI mengalami penurunan -0.3% yang lebih jelek dari perkiraan hanya turun -0.1%, meskipun data periode sebelumnya direvisi membaik dari -0.1% menjadi +0.1%. Pasar juga mengkhawatirkan perundingan damai Ukraina yang malah terdistorsi dalam pertemuan perdana pihak Rusia dengan AS di Arab Saudi justru memanas setelah Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky mengatakan AS terpengaruh oleh Rusia dan menunda kepergian ke Riyadh. Sampai Presiden Trump menyebut Zelensky sebagai diktator yang memicu perseteruan antara kedua pemimpin negara ini. Meski akhirnya Zelensky menyatakan bersedia kooperatif dengan mengatakan Ukraina siap siaga dan bekerja cepat untuk membuat kesepakatan perihal investasi dan keamanan dengan AS. Zelensky mengatakan sudah berdiskusi secara konstruktif dengan Keith Kellog yang menjadi perantara perundingan antara Ukraina dan Rusia. Sementara itu Presiden Trump menyatakan sikap terbuka untuk bernegosiasi dagang dengan China dan berharap Presiden Xi Jinping sendiri yang akan berkunjung ke AS, meski belum ada agenda secara resmi. Hari ini akan dirilis data PMI sektor manufaktur dan jasa serta data dari University of Michigan berupa ekspektasi inflasi dan sentiment konsumen.

Yen semakin menguat terhadap dolar dan menguat hingga level tertinggi dalam 11 pekan terakhir. Seiring prospek Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk melanjutkan pengetatan langkah moneter dengan kenaikan suku bunga acuan tidak lama lagi. Terlebih setelah Gubernur BOJ – Kazuo Ueda melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri – Shigeru Ishiba yang diduga membicarakan kemungkinan langkah yang akan diambil tersebut. Pejabat BOJ – Hajime Takata mengatakan BOJ harus menaikkan suku bunga acuan karena jika mempertahankan suku bunga rendah akan sangat beresiko di tengah inflasi yang terus cenderung naik. Hal ini senada dengan pernyataan pejabat BOJ lainnya – Naoki Tamura pekan lalu. Kemungkinan kenaikan suku bunga acuan baru akan dilakukan setelah negosiasi upah di musim semi mendatang selesai dilakukan.

Euro rebound setelah sebelumnya turun 3 hari berturut-turut terhadap dolar, meski masih terus dibayangi oleh kenaikan tarif impor dari AS. Presiden Trump secara spesifik menyebutkan Uni Eropa sebagai target, meskipun belum ditentukan seperti Mexico, Kanada dan China yang sudah ditetapkan. Defisit neraca perdagangan AS terhadap Uni Eropa menjadi penyebab utama penargetan Presiden Trump. Dari data neraca perdagangan yang baru beberapa hari lalu dirilis menunjukkan ekspor ke AS meningkat dan sedangkan impor dari AS mengalami penurunan. Jadi sepertinya wajar bagi AS yang ingin menyeimbangkan neraca perdagangan tersebut. Meskipun bagi Uni Eropa ini merupakan beban berat karena kondisi ekonomi yang masih sulit pulih sejak pandemi berakhir beberapa tahun lalu. Data kepercayaan konsumen di Uni Eropa masih stagnan -14 sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Hari ini akan dirilis data PMI di sektor manufaktur dan jasa serta Proyeksi Ekonomi dari Komisi Eropa.

Poundsterling juga menguat terhadap dolar menjelang sejumlah data ekonomi yang akan dirilis malam ini. Mulai dari data Kepercayaan Konsumen, data Retail Sales, data PMI di sektor manufaktur dan jasa serta data Hutang Sektor Publik. Data-data ini akan menjadi pertimbangan bagi Bank Sentral Inggris (BOE) dalam memutuskan langkah yang akan diambil pada pertemuan moneter berikutnya. Ekspektasi BOE akan mempertahankan suku bunga acuan semakin kuat seiring dengan data inflasi CPI yang meningkat tajam dan data-data yang akan dirilis tersebut akan memvalidasi apakah ekspektasi tersebut cukup beralasan.

Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures:

https://agrodana-futures.com/

https://t.me/AGROdanaOFFICIAL

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down